August 2, 2017

Liburan Keluarga - Mantai (Part 2)


Hai sadayana, seperti janjiku sebelumnya di postingan liburan keluarga part-1. Kali ini aku akan menceritakan liburan keluarga part ke-2nya. Semoga makin puas dan tahu pantai Pangandaran ya.

Bagi yang belum baca part ke-1, kalian baca dulu disini :

Liburan Keluarga - Mantai (Part 1)

LALAYARAN
Setelah puas jalan-jalan dipantai. Teteh dan bibi mengajak untuk naek perahu menuju pasir putih. Awalnya ibu menolak, karena masih trauma dulu ketika naik perahu ombaknya besar banget. Tapi, akhirnya tetap ikut naik perahu.


Sebenarnya ada 2 jalan untuk bisa sampai ke pasir putih. Pertama naik perahu seperti kami ini, kedua jalan kaki lewat pintu masuk dekat parkiran.

Tapi beda harga, jalan lewat pintu masuk bayarnya Rp.25.000,- sedangkan naik perahu Rp.15.000,- cepat sampai dan ditunggu juga setelah puas bermain di pasir putih. 

Kami bergegas naik perahu untuk bisa sampai ke pasir putih. Terakhir tahun 2015 aku ke Pangandaran, sama juga mampir ke pasir putih. Tapi ada satu perbedaan dengan sekarang. Dimana sekarang ada kapal besar yang katanya sempat di tenggelamkan menteri Susi.

Lanjut baca dulu ya, nanti aku ceritakan kenapa kapal itu di tenggelamkan. Kami naik perahu semua dengan jumlah 8 orang. Tapi dihitung 6 orang. Karena Danial, Bilqis dan Zahra masih kecil. Jadi dijadikan satu aja bayarnya.


Cukup panas cuaca siang itu, kebetulan aku duduk paling depan. Dimana tepat kepanasan, tapi aku senang karena bisa mengabadikan pemandangan lewat depan.


Selama di perahu, aku melihat ke dasar laut, begitu bening dasar lautnya. Andaikan lebih pelan lagi, ingin rasanya menangkap ikan kalau ada yang lewat..hehe..


Selama perjalanan sebenarnya aku penasaran dengan ucapan bapak pemilik perahu tadi. Beliau kasih tahu nanti bisa melihat dan foto puas dekat kapal yang ditenggelamkan mesteri Susi katanya. Sepanjang perjalanan di perahu sudah terlihat kapalnya. Dari jauh terlihat kecil dan seperti perahu biasa.


Semakin dekat semakin terlihat besarnya. Aku semakin penasaran ingin melihat dari dekat, bahkan sampe ingin bisa memegangnya.


Well, aku ceritakan singkatnya kapan ini ya.
Kapan ini bernama FV Viking. Selama ini FV Viking merupakan satu dari enam kapal yang digunakan untuk menangkap ikan toothfish Antartika dan tootfish Patagonia yang langka.
Dari informasi Interpol, kapal tersebut sudah 13 kali berganti nama, 12 kali berganti bendera dan 8 kali berganti call sign.
Pada akhir Februari 2016, ‎Kapal perang Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) KRI Sultan Thaha Saifudin-376 berhasil menangkap kapal FV Viking saat berada di perairan utara Berakit, Kepulauan Riau.
Selama ini kapal yang dinakhodai warga negara Chili itu dicari-cari oleh 13 negara, termasuk interpol Norwegia. Dicari karena diduga melanggarhukum internasional itu karena terlibat pencurian ikan.
13 negara bertahun-tahun memburu FV Viking, kapal pencuri ikan lintas negara. Dan Indonesia berhasil menangkapnya.
Dan saat ini kapal FV Viking dijadikan monumen melawan pencurian ikan (illegal fishing). di Pangandaran.



Sekilas memang atasnya terlihat seperti karat ya. Wajar sepertinya gitu, karena memang terkena air terus jadi karat. Tak lama sampai di pasir putih. Sebenarnya kapal viking itu juga ada di pasir putih, tepat di tepi pantainya.


Tak lama sampe, dan kami mendarat sampai. Tinggal puasin foto-foto dan bermain. Kalau sudah puas, tinggal telfon bapak pemilik perahu untuk menjemput kami.


Agar kami tetap ingat, aku sengaja abadikan dengan foto perahu yang kami tumpangi tadi. Kebetulan namanya aniversary 23. Dibacanya sih sama, penulisannya beda dengan anniversary. Pas banget lagi 23. Tepat di tanggal 16 kemarin bertambah.


Sesampainya disana aku langsung selfie...hehe.. Sedikit permeritahuan aja ya, di pasir putih ini memang banyak monyetnya. Kalau dari segi tempat aku sangat suka, selain teduh karena banyak pepohonan, kalau terkena angin itu semeliwir adem.


Selain ada monyet di pasir putih ini juga ada rusa. Kalau kalian ke Pangandaran, dan pergi ke pasir putih. Harus hati-hati, apalagi kalau bawa makanan, jangan sampe di masukan kantong keresek. Nanti di rebut sama monyet. Jangankan pake keresek, dibawa aja, di tenteng gitu aquanya pasti di rebut.


Selain ada monyet dan rusa, ada juga biawak. Tapi baru pertama kali aku liat biawak ini ada di pasir putih, beberapa tahun yang lalu ketika aku ke pasir putih belum ada.


Setelah foto biawak, kami mencari tempat yang teduh untuk istirahat. Tapi selalu gak tenang, bukan karena tempatnya yang gak nyaman. Tapi banyak gangguan dari monyet-monyetnya. Ngedeketin, terus lari-lari ngeganggu para wisatawan yang sedang istirahat.

Sedangkan Bilqis dan Zahra sudah di air aja, sedang asik berenang. Pokoknya mereka berdua sejak pertama datang, udah betah banget mainan air. Gak ada bosan-bosannya, meskipun panas tapi tetap bermain.


Bagi yang mau berenang dengan sewa kacamata selam atau pelampung juga bisa. Tapi gak tahu harganya berapa, soalnya waktu itu aku gak berenang sama sekali. Gak bawa salin pakaian.



Aku mengajak teteh dan bibi untuk foto dengan background kapal viking. Semakin dekat ternyata baru tahu kalau kapal ini cukup besar, dan semua orang yang datang tentu mengabadikan foto dengan background kapal.


Karena semakin penasaran, aku lebih mendekat dann naik ke atas. Kalau dari foto terlihat pendek naiknya. Padahal aku sendiri waktu naik itu susah, selain tinggi, licin juga sendal yang aku gunakan.


Tak ketinggalan juga, teteh dan bibi ikut narsis. Semakin siang justru para pengunjung semakin banyak berdatangan.


Karena ini kapalnya cukup besar, dan ada ruang celah dimana bisa digunakan untuk berenang. Seperti yang dilakukan sebagian pengunjung yang sedang berenang.


Gimana, kalau kalian ke Pangandaran mau nyempetin berenang ?

Saking nakalnya itu monyet, sampe-sampe mengejar-ngejak para pengunjung yang sedang istirahat. Sampe ke dekat pantainya terus di kejak.

Tapi satu hal yang membuat monyet itu takut, kita takutin dengan mengepal batu, seakan-akan kita akan melempar batunya. Tapi tetep, meskipun gitu, monyetnya bandel.


Bahkan sampe ada yang berantem antar temannya sendiri. Rebutan makanan, rebutan gebetan juga ada. Soalnya aku lihat waktu itu monyet satu dan yang satu lagi berantem merebutkan satu monyet. Aku rasa itu gebetannya.

Waktu aku mau kembali ke tempat istirahat tak sengaja melihat monyet yang sedang ada di pantai. Monyet itu terdiam lama banget, entah kenapa, awalnya aku bingung. Tak lama ada seorang laki-laki yang mendekatinya terus memoto monyet itu.

Aku juga sempat mengabadikan foto laki-laki yang sedang foto monyet.


Karena aku penasaran aku dekati dan foto itu monyetnya. Ternyata kaki kirinya berlumuran darah. Terus, di mukanya juga berdarah. Aku rasa monyet itu habis berantem dengan monyet lainnya.


Aku lihatnya kasian, udah sendirian. Terkena ombak karena monyet itu cuma diem aja. Sepertinya jalan juga terasa sakit. Lihat aja bulunya, basah semua terkena ombak.

Setelah itu, aku bantu ibu ngumpulin batu dari pasir putih itu, rencana buat di pot di rumah. Di bantu juga sama Bilqis dan Zahra. Mereke berdua malah seneng nyarinya, sekalian berenang. Gak banyak sih, cuma dapet setengah kresek. Itu juga sembari menunggu yang lainnya selesai foto dan berenang.

Soalnya nunggu dekat pohon diganggu monyet terus. Jadi nunggu samping pantai. Setelah semuanya selesai, sebelum menelfon bapak pemilik perahunya, kami mengabadikan foto bersama. Minta tolong sama teteh-teteh yang sedang duduk di dekat pantai juga.

Setelah itu, aku bantu ibu nyariin batu dari pasir putih itu, rencana buat di pot di rumah. Di bantu juga sama Bilqis dan Zahra. Mereke berdua malah seneng nyarinya, sekalian berenang terus. Gak banyak sih, cuma dapet setengah kresek. Itu juga sembari menunggu yang lainnya selesai foto dan berenang.


Soalnya nunggu dekat pohon diganggu monyet terus. Jadi nunggu samping pantai. Setelah semuanya selesai, sebelum menelfon bapak pemilik perahunya, kami mengabadikan foto bersama. Minta tolong sama teteh-teteh yang sedang duduk di dekat pantai juga.

Sayang, Danial malah mainan mobil terus, jadi gak keliatan saat difoto. Tapi tetap hari itu hari yang sangat menyenangkan, bisa berlibur bersama keluarga. Bersenang-senang meskipun sederhana tapi bahagia. Alhamdulilah..

* * *

Setelah merasa puas, kami mempersiapkan untuk bergegas pulang. Sempat menunggu perahunya karena masih nganterin penumpang yang lain.


Ketika udah di perahu, tiba-tiba ada perahu yang datang dan baru sampai ke pasir putih. Perahu MINA CIAMIS 434 itu sempat menabrak perahu yang kami tunggangi. Para ibu-ibu penumpangnya rame jerik menjerik. Bikin panik saja.


Ketika di perahu, bapak yang punya perahu menawari kami untuk melihat ke sarang walet, tidak sampe turun lihat dari dekat, sih. Tapi cuma lewat saja, dan lokasinya semakin jauh dari pasir putih.

Yang jelas ombak saat itu cukup besar, aku rasanya seperti naik mobil di jalanan renjul atau bebatuan berlubang. Begitu kenceng ombaknya, tapi perahu terus saja menerjangnya. Zahra juga sampe nangis ketakutan. Alhasil pindah duduknya bersama ibu.


Ini beberapa foto saja sebenarnya. Yang lainnya aku gak sempet foto. Ini aja sampe basah smartphoneku. Karena gak pake pelindung air, jadi aku gak berani foto lagi. Setidaknya ini ada dokumentasinya lah..he


Setelah mau pulang, kami melewati pasir putih dan tempat perahu dimana menjemput para penumpang. Rasanya masih kangen, tapi karena waktu sudah sore. Kami memutuskan untuk pulang.


Seperti biasanya, disaat pulang waktu terasa semakin cepat. Dan sampai kurang lebih pukul 16.30. Setelah beres-beres dan shalat ashar. Kami backup foto.

Kalian tahu berapa foto yang dihasilkan dari handphoneku. Ya, 499 foto. Belum lagi dari smartphone teteh. Ya, gitulah. Ada beberapa foto yang sama, tapi nanti disleksi satu persatu mana yang bagus.

Sahabatmu,
Andi Nugraha

Artikel Terkait

Founder DiaryMahasiswa.Com Hobinya Jalan-jalan, makan, bersepeda dan membaca | Penulis 5 Judul Buku | Bisa dihubungi : PIN : D097B234 | SMS/WA 085723741831

158 Komentar dari sahabat Andi Nugraha

Wwiiihh... ngeri juga ya lihat kapal segede itu miring kayak gitu.

Perjalanan liburan keluarga yang komplit. Apalagi dengan foto-fotonya yang maknyus dan lengkap. Biasanya saya malah fotonya saya bagi dengan cerita yang bisa kita kupas dari sisi yang unik kang. Biartidak terlalu berat dan yang penting dapat hasilkan konten tulisan yang berbeda dan banyak nantinya. Jadikita bisa memiliki banyak konten dari hasil jepretan foto perjalanan di blog yang sudah ada GA nya seperti ini mas. he,,he,, he,,,

Wah hehe itu monyet agresif banget ya. Awalnya aku pikir takut juga datang ke sana ya takut ama monyetnya, tapi setelah tahu cara membuat takut si monyet aman deh, jadi ingin menikmati indahnya pasir putih dengan semilir anginnya

Assiik nih masnya jalan-jalan terus.. udah muter nusantara belum mas ?

wahhh beneran itu ya kapal viking? wah kayak legend film film skuel hehe

Pemandangan didasar lautnya bisa di lihat ya mas, berarti jernih juga airnya., beneran tadi aku mengira itu pemandangan dari aquarium.

Nah mantai ini aku blm pernah lagi karena anak2 masih kecil. Pangandaran... Dulu tmn aku orang asli sana, dan cakep pantainyaa.
Semilir angin tapi aku ngeri sama monyet2 di sekitarnya hihiii

Kapal FV Viking ada disana sejak 2016, ya? Soalnya terakhir kali ke Pasir Putih tahun 2015 kayaknya aku gak lihat. Minggu kemarin juga habis dari Pangandaran lagi cuman nggak naik perahu, bawa balita masih kecil, huhuhu..

Kalo ada monyetnya, ngeri juga, takut tiba2 monyetnya nemplok di badan haha.

Wow...keren abis deh...kalau baca tulisannya mas Adi jadi jelas karena ceritanya disajikan secara detail dan lengkap bahkan gambar2 alias foto2 pendukungnya keren banget bikin takjub

Wah banyak juga foto liburannya. Tentara disana ad kapal FV viking yang ditenggelamkan kan ya oleh menteri susie. Memang kalo udah keseringan nyolong ikan mending ditenggelamkan saja tuh. 😃

Aku belum kesampaian liburan ke Pangandaran loh. Itu lengkap banget cerita dan foto2nya 😊 Kepengen ikutan lalayaran cuma ngeti terbalik perahunya hihihi...kecepatannya brp tuh?

Waaah, asyik juga nih jalan-jalannya, Mas Andi. Foto-fotonya bagus-bagus, apalagi yang berlatar belakang kapal yang tenggelam dan miring separuh itu. Hiks, kasihan ya, Mas, monyet yang basah, berdarah, dan sendirian itu; dah gitu, jangan-jangan ia patah hati lagi karena kalah rebutan gebetan. Kasihan....

Enak banget, panas2 mantai. hawanya pengen basah2an terus....

Waaa... pangandaran. Aku punya temen dari pangandaran, Ria namanya. Belum sempet kesana sampai lulus. Bagus bagus pantainya.

BTW selamat ulang tahun ke 23 Andi. Semoga umurnya semakin berkah dan di lancarkan rizki serta urusannya..

Kapalnya dari deket kelihatan besar ya.. udah berkarat. Kena air asin.

Hmm. Maaf itu nulis ceritanya sekitar bagian ngumpulin batu, ada yang dua kali itu sengaja lah??

uwaaahhh kwueeerenn
gelak pantainya bersih, jadi pen naik keatas kapalnya

Indah sekali... tertarik sama vikingna hehehe. Bahasanya lalayaran?

wilih surasik gituh bisa liat ada kapal miring tapi nggak terbalik, ketika kita beradadiatas kapal tersebut ya?
padahal saya teh pengen ngebayangin dunia terbalik yang sesungguhnya teh bisa nggak disitu teh ya?

Bentar....ini blognya ganti nama ndi jd diary mahasiswa?
Wehhhhladalah, aku jd tau kapal klo ditenggelamin, tetep aja jadinya bangkenya muncul gitu yak ke permukaan. Tp cuma lumayan bertanya2, klo dah berkarat gitu mencemari air laut ga ya kira-kira?
Hmmm klo monyet aku pernah tu trauma ndi karena bawa kresek, tp pas di ubud sih
Btw itu kasihsn y yg seekor luka gitu

Wah sempet ada momen tabrakan yg bikin panik ibu ibu ya, tp aku juga pasti gitu sih maklum anaknya parnoan klo di aer wkkk

kasihan juga ya monyet itu sampai berdarah2.., bgmn ya nasibnya..
dan kapal tenggelam itu jadi pemandangan yg unik, tapi miris lihatnya he.. he..

Masih inget dulu pas main ke cagar alam,, deketin biyawak,, tapi biyawaknya tidak terlalu takut sama manusia,, mungkin dah biasa,,, Namun yang luar biasa itu monyetnya,, kayak kagak pernah dikasih makan,, jadi akibatnya gangguin orang,,

Kapal aku mikir bagus juga kapal viking ditenggelamkan sama Susi,, vi mengahalngi pemandangan juga,,, kenapa kapalnya gak dimanfaatin saja,,, atau jang ditenggelim kek gitu biar bisa ditumpangi,, bisa jadi objek wisata yang bisa dicoba ,, bukan hanya dilihat saja,, begitu pikirku,,, coba bayangkan saja,, itu di foto dikapal miring2 kayak gitu,, coba kalau kapalnya gak tenggelam,, pasti enak tuh difotonya,, bisa bergaya macam di film titanik

Pantainya kereeen, masih alami banget. Itu naik perahu 15rb bolak balik? Murah banget ya. Jadi pengen kesana :D

Udah bener itu naik perahu aja de.. hahaha. Lebih murah ya, cm 15rb. Btw, soal monyet... Mmg mereka satwa yg menarik utk diamati saat wisata sih, cm saya jg greget klo sudah harus berurusan dgn polahnya. Rebut hape atau kamera, minta makan, ngejar2, dll. Duh jdi krg nyaman jadinya. Liburanmu kyknya seru bgt ya sama kluarga. Nice lah pokoknya. Foto2nya jg bnyak jdi sy bisa menyimak ceritamu dgn baik. Ada dokumentasi foto yg mncukupi soalnya.

Kapal Viking itu sengaja diletakkan disana buat pembelajaran bagi kapal asing agar tak mencuri ikan dan melanggar hukum perairan internasional gitu kali ya :)

Ah, gak juga, Mas, kalau udah di dekat kapal itu pasti eksis juga lah :D

Terima kasih, Mas Indra.
Ini udah nangkring di draf soalnya, Mas, tinggal publish aja, hehe
Next time bisa lebih banyak part-nya..hehe

Semoga bisa ke Pangandaran ya, Teh, meskipun begitu. Tetap suka bikin kesel itu monyetnya. Ganggu para pengunjung yang datang. Sepertinya sih memang gak pernah di kasih makan, jadi suka ngerebutin makanan orang yang datang..

Kalau kelamaan nanti item tu, Mas..haha
Tapi memang asik berlama-lama di pantai, apalagi pagi dan sore, asik banget lah..

Hehe. Alhamdulilah :)
Belum nih, semoga kesampaian keliling nusantara ..aamiin..

Kok malah nggak suka aku lihat kapal karatan gitu. Hahaha. Tapi mungkin itu bisa jadi nilai seninya.

Nggak ngerti deh kenapa mereka (monyet-monyet itu) berantem berebutan gebetan sampai berdarah-darah. Apakah saking langkanya monyet perempuan? :|

Banyak juga sampai hampir 500, ehehe. Tiap jalan-jalan hapeku pasti back up foto dulu tuh, atau pindahin dulu ke laptop sebelum pergi biar nantinya muat. Soalnya cuma 8 GB. -__-

Aneh y bang katanya kapalnya ditenggelamkan, kok masih ada di darat
Harusnya tuh ya kalo tenggelam y tenggelam ke dasar laut
Saya jadi bingung deh
Kenapa y naik perahunya bayar kan cuma naik doang di atas perahu
Kita engga ngapa ngapain

wahhh. Sama kayak nama wisata di daerahku pantai pasir putih. Next time pelesiran ke bengkuku juga mas biar liat pantai pasir putih ala Bengkulu. Hheehe

Seru ya Liburannya. Salam kenal, Mas.

Klo ngomongin liburan ke pantai mah emang gak ada habisnya ya ahaha
kapan" harus liburan ke Bengkulu nih. Ada pantai panjang yang merupakan pantai terpanjang di Indonesia, garis pantainya aja 7 KM loh

wahh itu yg bagian foto kapal miring di pasirnya kece tuh bang hehe

untung siang ya, kalau malam kayaknya serem tuh kapal Viking :D

Mupeeeng. Pasti seru tuh naik perahu kaya gitu. Padahal aku penakut, tapi penasara juga gimana rasanya. Apalagi sampai miring2 gitu. :D

wah jernih banget airnya,hingga dasar lautnya aja kelihatan mas

Enakan naik kapalnya langsung. Lebih murah daripada lewat pintu masuk

Ini udah ada adsense-nya kang, blog lama atau baru..? selamat yah kang, semoga tambah semangat nulis...

itu memang terbalik atau mereng yang disengaja atau gimana ya mas,

Lebih seger uey sekarang blognya :D

Iya, Teh, kalau jalan lewat pintu masuknya 25k tapi jauh..he

Iya kalau udah gitu suka bikin gak nyaman, apalagi suka bikin anak-anak nagnis.. :D

Hehe, terima kasih, Teh Dipi liburan kemana aja lebaran tahun ini ?

lhoo judul blog dan domainya ganti ya mas...

artikel yang Mas tunggu sudah jadi mas...silahkan kunjungi

hanya ucapan selamat doang ...?

suasana libur panjang memang enaknya pergi ke pantai mas...apa lagi ada sidoi yang nemenin weeeah pasti liburanya greget ....

wa asik ya ms kalu berlibur dengan kluarga.
itu kapa nya gk takut tngkurep ya hehehhehe

Berarti kapal itu nggak ditenggelamkan bu susi dong tapi digulingkan tepatnya :))

Seriusan bening bet yak, bisa keliatan dasar nya coklat.. Waw bet ya indonesia, lah itu kapal karam jadi atraksi buat wisatawan.. Bisa aja yak wekekkekeke

Hehe..iya itu beneran, keren ya?

Hehe..sekilas seperti aqua rium ya, tapi itu memang di dasar laut, terlihat bening memang :)

Oh,gitu, nanti nunggu udah bisa jalan baru diajak lagi ya, Teh, biar bisa mainan air..hehe

Nah, itu, kadang ngeselin. Apalagi disaat nyantai, eh tiba-tiba datang monyet gitu, kan gak asik banget :(

Iya sejak 2016, Teh, aku juga terakhir kesana 2015 belum ada kapal viking itu. Kalau bawa balita mending lewat jalan kaki aja, Teh, tapi jauh sih.

Mending nanti nunggu balitanya udah bisa jalan, biar bisa maenan pasir..hehe

Nemplok mah gak, Teh, udah mendekat aja harus waspada. Jangan lupa siapin batu buat nakutin monyet itu..hehe

Kalau bisa jangan perbanyak partnya kang, namun pengembangan dari topik setiap foto bisa dijabarkan menjadi satu artikel. Dan kelebihannya kita bisa membangun internal link dari satu artikel lama dengan yang baru. Jadi banyak bahan untuk tulisan yang makjeb nantinya bila kita banyak waktu. he,, he,, he,

Terima kasih, Teh Sri :)
Tapi itu salah kecil lho, Teh, Andi bukan Adi..hehe

Dulu aku pernah ke sini juga.
kesimpulanyaa cuma satu, aku trauma wkwk.
jadi saking banyaknya monyet keliaran di Pantai aku pernah hampir ribut sama kerumunan monyet.
salah akunya juga sih sempet ngelempar makanan sambil nakut-nakutin monyet gitu,
eh ga taunya mereka nyerang balik wkwk

Hehe..iya, Mas, itu gak semua aku post juga. Nah itu, harusnya yang korupsi juga ditenggelemkan juga.. :D

Semoga dilain kesempatan bisa ke Pangandaran ya, Teh.
Terima kasih, Teh, untuk kecepatan sih standar, tapi kalau pas ke daerah sarang burugn waletnya agak cepat, aku aja takut. Takut terbalik gitu. Tapi sepertinya orang yang punya perahu sudah handal..he

Iya, Pak. Alhamdulilah. Iya kasihan seperti gak ada yang peduli, sendirian di pinggir pantai.
Bisa jadi itu, patah hati karena berebut pasangan..hehe

Oh, gitu, coba kesana, Teh, biar tahu dan bisa mainan air di pantai..hehe

Aamiin, terima kasih, Teh Arum..

Iya, berkarat, kabarnya malah mencemari air laut. Karena lama juga jadi berkarat.

Bentar, aku cek dulu ya..hehe

Hayo ke Pangandaran, biar biar berlayar di kapal viking, Mas..hehe

Hehe..itu bahasa kami aja, Teh, lalayaran. Kalau ke Pangandaran, jangan lupa foto sama kapal vikingnya.

Iya, Mang, asik, banyak dijadikan background foto sama setiap orang yang datang..

Haha..ada juga filmnya tuh di TV, kalau di pantai bisanya jungkir balik di cai, Mang :D

Cuma domainnya aja ko, Teh, dan ini domain sebenarnya sudah lama. Tapi aku pindahin ke blog ini, doamin andinugraha sedikit bermasalah soalnya..

Itu sebenarnya udah ada berita kalau itu kapalnya mencemari laut, karena karat dan udah lama juga.

Oh, gitu, bikin kesel memang tu monyetnya, suka gangguin juga. Iya kasihan sendirian di tepi pantai juga..

Padahal tabrakan dikit, eh, jadi rame gitu..haha

Aku juga gak tahu, waktu itu soalnya langsung pulang. Iya unik dan bisa dijadikan background foto..

Iya sih, kemarin juga gak takut itu biawaknya, Kang. Malahan monyetnya yang selalu bikin kesel para pengunjung. Iya, ketahuan banget gak di kasih makan, jadi rebutin makanan orang.

Nah, harusnya gitu. Mirisnya lagi itu kapalnya bisa mencemari air laut, karena sudah karat.

Betul, gaya foto seperti di kapal titanik, kan orang nyangkanya seperti dimana gitu..hehe

Iya, 15k itu bolak balik, Teh, makannya ke Pangandaran ayo..he

Betul, Teh. Selain itu bisa dimanfaatkan juga buat foto oleh para pengunjung :)

Sebenarnya bagus sih awalnya aku pikir gitu, tapi sempat baca artikel dari karatnya itu bisa mencemari air luat.

Haha, kurang tahu juga aku. Yang jelas seringnya ngerebutin makanan karena gak pernah dikasih makkan..

Hehe..aku juga biasanya langsung backup foto, pindah ke laptop. Aku juga tambahan micro SD yang 32GB tetap penuh..haha

Mungkin tadinya tenggelam, saat ini muncul lagi ke permukaan..haha
Bayar, karena dengan duduk aja diperahu bisa diantarkan sampai tempat tujuan :D

Hehe.. pengennya sih, gitu. Semoga aja kesampaian, dan bisa keliling Indonesia :)

Alhamdulilah seru dan menyenangkan, salam kenal juga, Mas Ahmad..

Hehe..betul, Teh.

Duh, baru kemarin aku dikasih tahu sama sahabatku, dia juga orang Bengkulu, mulai dari kotanya, sampai pantai di kasih tahu. Meskipun lewat video, tapi berhasil membuatku ingin kesana. Ingin rasanya bisa keliling Indonesia, semoga kesampaian..aamiin..

Makin penasaran aja, aku baru tahu kalau garis patnainya sampe 7KM..

Hehe..iya, aku pengen foto lagi disana. Belum puas kemarin keburu sore :D

Iya lah serem, sepertinya gak ada yang kesitu. Kecuali nelayan sepertinya..

Kalau naik kapal viking itu, terutama fotoku yang diatas, agak susah juga naiknya lho, Teh. Sekilas terlihat pendek, tapi itu tinggi..

Kalau ke pantai Pangandaran, jangan lupa untuk coba naik kapalnya nya, Teh..

Betul, paling asik memang berlibur bareng keluarga :)

Betul, Mas, jernih dan ingin rasanya berlama-lama dipatnai..he

Betul, Mas, tapi bagi yang trauma atau takut air, lebih baik jalan lewat pintu masuk..hehe

Semangat menulis in shaa Allah, terus semangat, Kang. Ini baru tes aja ko..he

Harusnya dikasih apa lagi nih, Mas? Selain ucapan..wkwk

Itu mereng ko, Mas. Gak tahu mereng gitu di sengaja atau tidaknya..hehe

Iya, nih, Mas. Ganti. Sebenarnya ini domain dah lama, cuma aku pasang disni sekarang..

Siap, Mas, nanti meluncur kesana..

Hehe..iya betul, bagusnya lagi si doinya udah halal. Gregret kuadrat dah :D

Gak ko, itu udah tahan dan gak bisa di gerakin kapalnya kecualis sama ahlinya..hehe

Alhamduliah, liburan sama keluarga itu asik dan menyenangkan..

Waktu baca di artikel sih di tenggelamkan, dan ini pas aku ke pantainya ternyata di gulingkan, atau mungkin tadinya di tenggelamkan kemudian muncul ke permukaan laut lagi..hehe

Iya, Mas, bening dan menyegarkan..Haha, emang minuman :D
Iya, bisa jadi. Yang jelas itu kapal jadi pusat perhatian saat ini yang berkunjung ke pantai Pangandaran, tepatnya di pasir putihnya..

Oh, gitu, kapan mas?

Pasti nyerang balik, jangankan dimainin gitu, gak juga deketin dan gangguin ko. Penyebabnya karena gak pernah dikasih makan..

In shaa Allah kedepannya, terima kasih ya atas masukannya :)

Wuih itu bangkai kapalnya besar banget yaa.... apa ngga kotor ya sekitarnya?

Yah, sedih dung ke pantai ga main air. Baru tahu bentuk kapal yang ditenggelamkan. Pantas kok buat belajaran. Btw: aku tadi bingung nyari add commentnya di mana.

1. domainnya ganti, aku kesasar, kayak transit Trans Jogja aja, hehe
2. eh itu kapal korban bu Susi ya mas, ih ngeri ya ibu itu
3. wah itu ketheknya asyik banget klo mandi
4. Duh seneng bisa liburan keluarga ya

Asyik banget liburannya,pengen juga ah udh lama

Jadi inget masa kecil dulu. Suka main di pantai. Kalau udah di pantai biasanya kalau nggak berenang, ya, nangkepin kepiting-kepiting kecil di tanah. Seru aja gitu. Hihihi. Trus nggak ketinggalan ngeliat matahari terbenam. Tapi sejak di Jakarta udah nggak bisa mantai lagi. Jauh. Paling kalau mau ke pantai mesti ke Ancol atau ke PIK dulu. Tempatnya jauh lagi.

Saya asli tasik dan bisa dibilang deket sama Pangandaran, tapi belum pernah ke sana lagi. Terakhir sekitar pertengahan 2015 dan masih belum ada kapal itu. Duh jadi pengin mantai dan liburan lagi lah ini mah

Wih keren keren gambar nya. Saya pengen sekali berlibur ke tempat itu.

seru banget liburannya gan.. harmonis ya

aku baca sampe abis namun part kapal Viking yang jd fokus aku kang andi hahaha buset deh stlh dicari2 bertahun2 akhirnya kena di indo y rasain dah 😂 btw domainnya ganti to?perasaan dulu nama y kang???

Kayaknya aku harus belajar psikologi tentang jiwa monyet. akutuh ga ngerti ya dia maunya apa :(

Liburan lebaran teteh ya di rumah aja :D. Ngasuh anak yg masih usia 4 bulan waktu itu. Makanya asa seru baca pengalaman liburan org lain, serasa turut berbahagia :D

Bersih ko, Teh, tapi gak tahu kalau udah lama, kan berkarat kena air.

Kemarin gak bawa salin baju soalnya..hehe
Pengen botram aja di pantai.. :)
Ko bingung, gak muncul kah, Teh?

Mau banget ke Pangandaran, trus ke kapal Viking itu. Namanya aja udah keren, 'Viking' wkwkwkwk.

Bisa ga sih masuk-masuk ke dalamnya gitu?

Aku selalu mengganggap kalau aku belum pernah ke Pangandaran. Padahal pernah, tapi sudah lamaaaa sekali. Tahun 90'an. Blom kenal yang namanya ngebolang kaya sekarang.
Selalu bilang pengen ke Pangandaran berdua suami sambil mudik ke Ciamis. Semoga bakal bisa kesampaian.

He..he..
Rekreasi yang mantap 👍
Sampai dibuat part 2..

Jadi kepingin mampir ke pasir putih nih, biar gak' kalah eksis dengan sampean bisa foto2 keren di Pangandaran..😂

Pengandaran emang keren. Pasirnya yang ini putih, airnya bening bingit dan ada juga plus plusnya, kapal!! Itu bisa banget jadi attractive spot tersendiri buat tempatnya..mana bisa dinaikin lagi, kan jadi berasa kayak lagi main Titanic. hahahaha...kapan kapan harus ke sini nih, dan naik perahunya juga kayak kmu... seru ih, kenapa postingan hari ini jalan jalan terusss...

Lebih bahagia lagi kalau bisa jalan jalan bareng bersama Keluarga gitu ya, bisa buat kenang kenangan...maklum, gue jauh dari keluarga huhuhu..

kalau dilihat lihat kayaknya Andi ini orangnya melankolis. Sok tau yak, beener nggak sih? :D

Hehe.. pake google maps aja biar gak kesasar, Mas :D
Iya korban ditenggelamkan :D
Terakhir kapan, Mas Ikrom liburan bareng keluarga ?

Ayo atuh ajak keluarganya buat diajak liburan lah, Teh..he

heheh mantab gan bisa buat referensi nih kalo wisata

Entah kenapa, ketika lihat tuh kapal miring, ane jadi bangga punya Bu Susi. Orang yang apa adanya, namun tegas. Jangan macem-macem ama nenek ane loh ya (ngarep banget lo Mike :v)

Udah lama banget ga ke Pagandaraan. Tempatnya memang asyik. Penasaran lihat kapalnya secara langsung neh

widih asyik banget tuh. berarti kapal itu sengaja nongkrong disitu terus ya, lama-lama kan karatan apa nga ngaruh ke air laut yha

itu monyet nga perih apa ya kan lagi luka malah ke pantai yang penuh dengan garam kan perih

Haha.. belajar dimana kira-kira psikolog tentang jiwa monyet nih, Mas :D

Nostalgia gitu ya, Mas..hehe
Coba sekarang dekat ke pantai, pasti udah seperti dulu gitu ya, tapi kalau di ancol gitu bisa gak nangkepin kepiting ?

Ayo coba kesana lagi atuh, Kang. Ajak keluarga pasti lebih seru. Memang waktu tahun 2015 aku kesana juga belum ada kapal itu, sepertinya ada di tahun 2016..

Semoga bisa ke pantai Pangandaran ya, ajak keluarga kalau kesana, biar lebih seru dan menyenangkan :)

Iya nih ketemu dan semoga gak ada lagi pencurian ikan. Iya, Teh, betul ganti domain andinugraha.com lagi bermasalah soalnya..he

Ayo agendakan, Teh, ke Pangandarannya :)
Seperti viking persib ya..hehe

Sepertinya gak bisa, soalnya cuma di depannya aja kapal yang berada di darat, yang belakang udah di air, sepertinya kalau masuk harus ada yang jaga, misal seperti pengawas setempat gitu..hehe

Wah, tahun segitu mah dimana aku lahir, Teh,,hehe
Coba sekarang kalau mudik sempatkan ke Pangandaran lagi, biar tahu perubahannya seperti apa..hehe

Terima kasih, Mas..

Hehe,, ayo kalau ke pantia Pangandaran jangan lupa eksis di pasir putih sembari naik kapal nya, Mas..hehe

terciduk tuh mas, awas entar jadi DPO loh

Kok ngeri liatnya kapal Segede itu ya? Gue rasa klo kesana malam2 sendirian bakalan ketemu temen Spongebob si bajak laut hantu itu. Wkwkwk

Seru yak liburan sekeluarga, apalagi liburannya kepengndaran. Disana apa ga ada makanan kulinernya deket pantai gitu ya? bakalan bingung waktu laper kalau nggak ada kulinernya deket pantai. Itu kapalnya tenggeelam ala ala kapal titanic, kliatan keren.

Betul, Teh.
Boleh tuh, ajak suami n keluarga biar lebih seru kalau ke Pangandarannya, Teh.

Meskipun jauh, sekali bertemu yang penting bisa jalan-jalan bareng, Teh..
Melankonis ini apa artinya, Teh, belum tahu soalnya..hehe

Boleh banget, semoga bisa ke pantai Pangandaran ya, Mas..

Setuju, seperti ada perubahan yang gimana gitu ya..hehe
Jangan macem-macem kalau gak mau di tenggelamkan :D

Semoga segera bisa ke pantai Pangandaran lagi ya, Teh. Kalau udah kesana jangan lupa share ceritanya ..

Perjalanannya sungguh menyenangkan. Pantainya mirip dengan karangjahe

Aku rasa sih, ngaruh. Soalnya sempat baca juga dari karatnya itu memperngaruhi air laut.

Nah itu, sepertinya perih, di deketin juga diem aja. Kasihan sih, gak ada temannya..

Haha..ngapain malem-malem kesana ya. Kecuali ada keperluan dan atau tidak para nelayan, itupun lewat, aku rasa gak ke kapal itunya..hehe

Alhamduliah, seru dan menyenangkan. Banyak ko, Mas, kebetulan aku kemarin bawa bekal jadi gak beli. Soalnya udah ketebak kalau beli mahal, terutama diwaktu-waktu yang masih hangat suasana lebaran..

Iya, keren ya. Tak heran banyak orang yang mengabadikan foto dengan background kapal..

aduh, aku malah fokus ke monyet, kasian ya sampai berdarah gitu, apa krn lapar dan berebut wilayah, sampe ngira kantong kresek itu selalu berisi makanan. Liburan ke pantainya seru mas, sampe bisa lihat kapal karam begitu, pantainya juga bersih banget, bening

Mantai memang cara terbaik untuk melepas penat. Apalagi di semester akhir haha. Nice post bro! :D

Liburan yang cukup menyenangkan kang...
Dengan foto sebanyak 499 lebih itu, tentu ruang penyimpanan harus super lapang ya kang, pasti kudu ati-ati nyimpennya jangan sampe ada kerusakan pada direktori tempat nyimpen foto supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

lah, ganti nama sama warna template mas andi?
kok udah ngga andinugraha lagi sekarang? hehe

weee, di pangandaran ada pulau berpasir putih juga, jadi pengen berkunjung kesini. monyet-monyetnya apa ngga bahaya itu mas kalau ngejar-ngejar pengunjung, bisa-bisa di cakar i dan berdarah macam monyet yang sendirian di pantai itu, hehe

Viking, berarti Indonesia hebat ya ? mampu menangkapnya.

Iya mas, lihat dari foto aja udah seram... hahaha

Banyan juga ya fotomu ndi, karna pemandangannya yang Indah ya.

Jadi pengen ke pantai pangandaran.

OWh Ya BTW tu tentang kapal viking nya di tangkapnya di perairan berakit ya. Itu dekat dengan rumah aku lohh, berakit, pulau bintan, kepulauan riau :-)

kok, bangkai kapalnya , nggak diseret ke tengah laut, bisa jadi taman karang laut alami. hemm

seru sepertinya liburannya, sayang bgt gua jarang liburan:D

Tuh kan benerr ada monyetnya di Pangandaran. Tapi ada hewan lain selain monyet di kawasan pangandaran ini yakni kijang apa rusa gt.. dibiarkan aja lalu lalang di tempat aku nginep dulu.. berasa kek Safari alam 😁

Tapi blm sempet foto narsi di kapal yang terguling itu...

Hehehe tulisan di kapalnya anyfersary.
Bagus juga foto di kapal yg kebalik itu.

Seru ya liburannya...kapal yang ditenggelamkan itu bisa jadi rumah ikan ya..

Hallo kak kunjungan perdana nih wkwkwk 😂 seru banget ya aku udah baca yg part 1 juga ngehehe 😂 baca postinganmu aku jadi rindu mantai :( btw itu smartphone nya apa si? Bangus banget hasilnya jadi pengen wkwkwk 😂

Monyetnya pada kesenengan kayaknya karena banyak tamu yang dateng makanya mereka para monyet nyari-nyari ulah gak jelas alias cari perhatian (caper) hahahaha.

Oia btw ada beberapa kata yang masih typo loh hahaha tapi pantainya bagus, jadi pingin nyoba eksplor hehehe

Salam
willynana.blogspot.com

Monyetnya pada kesenengan kayaknya karena banyak tamu yang dateng makanya mereka para monyet nyari-nyari ulah gak jelas alias cari perhatian (caper) hahahaha.

Oia btw ada beberapa kata yang masih typo loh hahaha tapi pantainya bagus, jadi pingin nyoba eksplor hehehe

Saya baru aja follow blog ini, boleh minta followbacknya mas? Teyimakasih :D

Salam
willynana.blogspot.com

ANDIIIIIIIIIIIIIII...
mau mau mau
mau selpi juga sama kapal karam yang kandasnya :)
eh ini kamu ga rempong jalan2 bareng keluarga dan ada anak kecilnya?
soale aku gatau, biasanya ngeluyur sedirian soale pusing kalo rame2 apalagi sama keluarga dan ada anak kecilnya :(
ini aku keliatan banget yah selfishnya

Terima kasih sudah membaca. Silahkan tinggalkan komentar, karena komentar kalian semua sangat berarti bagiku. Sebuah komentar bisa memotivasi seorang blogger agar bisa terus berbagi dan menginspirasi malalui tulisan.

Berkomentarlah dengan sopan, karena itu bisa mencerminkan dirimu sendiri.
In shaa Allah aku sempatkan untuk membalas satu persatu.

Sahabatmu,
Andi Nugraha
EmoticonEmoticon