November 13, 2017

Masangin, Mitos Tutup Mata Lintasi Pohon Beringin di Alun-Alun Kidul Yogyakarta


Kota Yogyakarta merupakan ibu kota sekaligus pusat pemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia. Banyak sekali sebutan untuk kota ini, mulai dari kota kota wisata, kota gudeg, kota pelajar, kota seni dan budaya, kota buku, keraton, seniman, pasar tradisional, komunitas, batik dan yang sudah pasti kota ini istimewa.

Hayo, siapa yang ngaku kalau kamu istimewa. Jangan pernah bilang istimewa sebelum menginjakan kaki di Jogja. He, canda ding, lagipula kalau ditanya mau ke Jogja atau nggak, tentu semua orang mau. Namun, tergantung dari dana dan waktunya saja.

Semoga kalian semua yang ingin menginjakkan kakinya di Jogja. Disegerakan ya, yang udah ada agenda lagi. Semoga dipercepat. Bagi yang sudah merantau di Jogja, baik sedang bekerja ataupun menuntut ilmu. Semoga semuanya dilancarkan. Gak cuma yang ada di Jogja kok. Tapi bagi siapa saja yang membaca diaryku kali ini. Semoga kalian sehat selalu, sukses dunia akhirat ya. Aamiin..

Di diary kali ini, aku mau bercerita tentang salah satu tempat di Jogja, yang sudah tidak asing lagi buat para wisatawan, termasuk kamu, iya, kamu. Apa itu? Namanya ALKID, atau kepanjangan dari alun-alun kidul Yogyakarta. Kali ini aku meu bercerita dari sisi mitosnya.

Tapi sebelum itu izinkan aku bercerita sedikit sebelum masuk ke mitos dari alkid. Waktu itu aku kedatangan saudaraku dari Ciamis. Ade namanya. Selain hobinya jalan-jalan, dia juga suka banget sama yang namanya olahraga bola. Aku sengaja mengajaknya keliling Jogja selagi dia berlibur.

Mulai dari nol kilo meter Jogja, Malioboro, Tugu, Kali Code, Museum Benteng Vredeburg, dan tak lupa juga ke alun-alun selatan dan utara. Satu lagi, aku ajak ke keliling juga ke Jogja Street Sculpture Project 2017.

Kalau kalian belum tahu tentang Jogja Street Sculpture Project (JSSP) 2017 bisa dibaca dibawah ini :

Baca juga : Jogja Street Sculpture Project (JSSP) 2017

JSSP ini dilaksanakan dua tahun sekali lho, dan di tahun ini hanya sampai tanggal 10 Januari 2018. Kalau kalian penasaran, baca aja di tulisan JSSP yang aku tulis.

* * *

Pagi itu kurang lebih pukul 07.00-an aku ajak Ade ke nol kilometer Jogja. Sebenarnya aku manggilnya Aang, atau kakak gitu. Tapi karena sudah kebiasan, dan entah kenapa, kami saling panggil dengan sebutan "dun". Tidak hanya kami saja, beberapa teman yang lain juga gitu. Tapi, ya sudah lah. Lanjut!


Masih sepi kalau pagi, jadi buat kalian yang mau ke nol kilo meter Jogja, lebih baik dipagi hari. Selain sepi, kamu bisa bebas berfoto selfie.


Setelah puas di nol kilometer, aku ajak masuk ke Museum Benteng Vredeburg. Foto dibawah ini hanya perwakilan dari ratusan foto yang ada. Ya, memang begitu, aku suka mengabadikan foto banyak.

Berikut foto depan pintu masuk Musem Benteng Vredeburg Jogja. Kalian tentu tidak asing lagi kalau yang sudah masuk ke tempat ini.


Di dalam juga pagi itu masih sepi, hanya satu dua saja yang datang, mereka juga terlihat orang luar Jogja, sepertinya sekalian liburan ke Jogja, main ke museum vredeburg.


Suasana di dalam cukup luas, dan kalau ajak anak kecil sepertinya cukup capek jalan-jalannya. Tapi yang aku suka selain tertata rapih, tempatnya juga bersih.


Sebelum masuk ke ruangan juga terdapat beberapa patung tentara di depannya, salah satunya meriam ini.


Setelah puas, dilanjut pergi ke Jembatan Sayidan Jogja. Kalau kalian penikmat lagu Shagy Dog, tentu tahu tempat ini dari salah satu lagunya.


Tak lama di jembatan sayidan karena panas dan banyak kendaraan juga, karena tempatnya dekat jalan raya. Aku lanjutkan ke patung-patung Jogja Street Sculpture Project 2017. Tidak semuanya sih, dan tidak dipublish disini juga, Namun, kalau kalian mau lihat silahkan lihat dibawah ini.

Puluhan Patung Karya Seni Jogja Street Sculpture Project 2017

Setelah cukup puas, dilanjut ke Malioboro lagi, katanya Ade pengen banget mengabadikan foto di depan tulisan Jl. Malioboro.


Sebenarnya setelah dari Malioboro aku ajak ke Tugu Jogja. Tapi karena rame dan cukup panas. Alhasil gak jadi foto di tugu. Ade sendiri tak masalah, asalkan bisa mengabadikan foto di Jl. Malioboro.

Oh, ya di tengah hiruk pikutnya kota Yogyakarta yang saat ini semakin tersentuh modernisasi, ternyata masih banyak juga lho mitos-mitos yang tetap dipercaya sekalipun oleh masyarakat modern. Salah satu mitos yang selalu membuat penasaran para wisatawan di Yogyakarta yaitu mitos dari si beringin kembar di Alun-alun kidul Yogyakarta. Makannya aku ajak Ade ke alun-alun kidul Jogja, biar gak penasaran. Dan aku suruh mainan masangin.


Masangin. Mitos ini semakin kuat dengan adanya kepercayaan bahwa di tengah pohon tersebut terdapat jimat tolak bala untuk mengusir musuh. Konon, ketika tentara koloni melewati tengah pohon, maka kekuatan mereka langsung sirna. Karena itu muncul juga kepercayaan siapapun yang berhasil menyebrangi kedua beringin tersebut, ia mampu menolak bala.

Masangin itu mudah kok, cukup menutup kedua mata dengan slayer dan berjalan untuk menembus area di antara dua pohon beringin yang berada di tengah Alun alun Kidul. Mitosnya barang siapa yang mampu melewatinya, segala keinginan akan terwujud!

Meskipun mitosnya segala keinginan akan terwujud jika bisa melewatinya. Itu semua tergantung kalian mau percaya atau nggak. Aku pribadi buat seru-seruan aja sih, kalau gak bisa syirik. Bisa juga olahraga pagi di alkid, kalau capek mau sarapan bisa sekalian. Karena di sekitar alun-alun banyak orang jualan makanan.

Masangin memang terdengar mudah, tapi banyak juga yang gagal lho. Tidak sedikit juga banyak yang sudah berkali-kali mencoba dan berhasil, namun ketika kembali ke Alkid, tetap saja penasaran untuk mencobanya kembali.

Tradisi Masangin sendiri sudah ada sejak zaman dulu saat Kesultanan Yogyakarta masih Berjaya. Pasalnya Masangin dilakukan saat tradisi topo bisu yang dilakukan setiap malam 1 suro. Tradisi Topo Bisu dilakukan oleh para prajurit dan abdi dalem dengan mengelilingi benteng tanpa mengucap satu katapun.

Kalian mau tahu gimana aksi ade waktu Masangin. Apakah dia berhasil atau nggak. Simak videonya langsung aja, kuy dibawah ini.


Gimana, aku udah kaya tour guide aja ya. Tapi hal ini gak cuma sekali atau dua kali, tapi sering ketika teman-temanku maen ke Jogja. Dan, perjalanan nganter saudaraku ini foto-fotonya gak aku publish semua. Pasalnya kalau aku post banyak diatas 100 foto lebih. Yang penting ini foto mewakili selama jalan-jalan.

So, itu aja dulu ya, next time aku sambung lagi dengan diary yang tak kalah seru.

Sahabatmu,
Andi Nugraha

November 6, 2017

Bingung Cara Sewa Apartemen di Jakarta? Jendela360 Sulusinya!


Kota Jakarta merupakan sebuah kota metropolitan di Indonesia yang sedang maju pesat dengan banyaknya perkembangan bisnis, industri, dan juga pembangunan. Banyak orang pergi berbondong-bondong ke Jakarta dengan berbagai tujuan, mulai dari mencari lapangan pekerjaan, berbisnis atau hanya sekedar liburan semata.

Di Jakarta sendiri entah itu mau menetap, mencari lapangan pekerjaan ataupun hanya sekedar liburan, itu semua tetap membutuhkan tempat tinggal. Sekalipun hanya satu atau dua hari saja tinggal di Jakarta. Makannya tak heran kalau banyak orang yang mencari hunian di kota Jakarta ini. Apalagi bisa tinggal di sebuah apartemen dekat perkantoran.

Kebayang gak sih, gimana enaknya?
Indikator utama orang mencari apartemen identik dengan lokasi yang strategis, fasilitas yang lengkap serta harga yang terjangkau. Namun tidak mudah juga untuk menemukan apartemen yang sesuai dengan yang kita inginkan. Di Internet sendiri begitu banyak agen properti yang menyewakan aparteman.

Dengan cara survei melalui internet bakal menghabiskan waktu, belum lagi data yang ada tidak valid atau sudah lama tidak di update. Hal ini membuat trauma untuk mencari agen penyewaan apartemen melalui online. Jika kamu berfikirnya demikian, itu salah. Karena Jendela360 hadir untuk memberikan solusi penyewaan apartemen di Jakarta.

Dengan sewa apartemen kita bisa tidur dengan nyaman. Terlebih dengan berbagai fasilitas yang ada. Selain spring bed untuk tidur, aparteman juga dilengkapi dengan sofa, kitchen set, dispenser, dan yang lainnya seperti halnya tinggal dalam rumah sendiri. Apalagi sistem keamanannya 24 jam.

Jendela360 merupakan sebuah perusahaan startup yang bergerak dalam bidang properti penyewaan apartemen di Jakarta, sekaligus situs penyewaan apartemen terbaik di Jakarta. Jendela360 hadir sebagai agen properti apartemen yang tepat bagi siapa pun yang menginginkan kecepatan dan kemudahan dalam proses pencarian sewa apartemen di Jakarta.

Di Jendela360, mulai dari harga sewa apartemen yang transparan, informasi unit yang lengkap, detail bahkan seluruh foto unit sudah dilengkapi dengan foto 360 derajat yang sangat representative. Jadi berbeda dengan agen properti pada umumnya (tradisional).


Calon penyewa juga dapat melakukan kunjunan virtual tour ke 2000+ unit apartemen sebelum sewa apartemen yang tersedia di Jendela360 secara online. Dengan begitu seolah akan seperti berada di unit apartemen yang sedang dikunjungi tersebut.

Dengan adanya Jendela360, penyewa apartemen tidak hanya bisa sewa apartemen Jakarta pusat saja, melainkan bisa di sewa apartemen Jakarta selatan, apartemen Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Jakarta Timur.


Dengan menggunakan Jendela360, penyewa apartemen Jakarta juga bisa menemukan apartemen di area favorit.




Sebagai startup di bidang penyewaan properti apartemen, Jendela360 dengan cerdas memanfaatkan VR 360 untuk memenuhi kebutuhan konsumen dalam memperoleh informasi dengan rinci tentang unit apartemen yang diminati. Gak sedikit juga apartemen yang sudah dilengkapi foto 360 derajat lho, lebih dari 1000 unit apartemen yang bisa kamu pilih berdasarkan lokasi, tipe serta biaya per bulannya.

Dengan adanya virtual tour 360 memudahkan calon penyewa apartemen melihat kamar apartemen, tidak hanya kamar, dapur, ruang tamu dan yang lainnya. Caranya cukup mudah, pertama masuk ke website Jendela360 kemudian pilih atau cari apartemen yang kamu inginkan. Cukup klik saja tulisan 360 photo, maka tampilan gambar ruangan dengan fitur 360 derajat.

Disinilah bedanya dengan yang lain. Adanya fitur andalan yaitu fitur virtual tour 360, dimana kamu bisa melihat calon unit aparteman secara online. Fitur ini membuat kamu bisa menjelajahi seluruh isi apartemen 360 derajat. Dapat berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, mulai dari atas, bawah. Sebagai contohnya seperti di apartemen Casablanca Mansion 2BR Tower 1.


Misalnya kita sudah cocok dengan apartemen yang kita cari, kita bisa lihat langsung juga harga di sebelah kanan seperti pada gambar ditas, bisa juga menghubungi nomer whatshapp yang tertera. Atau menjadwalkan kunjungan, agar lebih puas dan tahu. Caranya cukup klik saja tulisan "Jadwalkan Kunjungan", kemudian isi form seperti dibawah ini. Isi sesuai keinginanmu.


Setelah semuanya terisi, maka tinggal tunggu saja tim dari Jendela 360 untuk menghubungi atau mengkonfir jadwal yang sudah kamu tentukan.

Beberapa sewa apartemen pilihan di Jakarta, bisa kamu temukan dengan mudahnya berkat Jendela360. Baca dan klik saja daftar sewa apartemen dibawah ini.

Sewa Apartemen Kemang Village
Sewa Apartemen Thamrin Residence
Sewa Apartemen Tamansari Semanggi 
Sewa Apartemen Bellagio
Sewa Apartemen L’avenue 
Sewa Apartemen Season City
Sewa Apartemen Sudirman Park
Sewa Apartemen Batavia
Sewa Apartemen Gandaria Heights
Sewa Apartemen Green Bay
Sewa Apartemen Kalibata City
Sewa Apartemen CBD Pluit

Video dibawah ini bisa membantu kamu untuk tahu lebih tentang mekanisme pencarian apartemen di Jendela360.com


Dengan Jendela360 calon penyewa akan mudah mencari apartemen yang disewakan di Jakarta. Kamu bisa bertanya tentang keinginan atau kebutuhan seputar unit apartemen, misalnya dari segi fasilitas, keamanan dan yang lainnya. Baiknya kamu juga harus sudah menyiapkan pertanyaan yang ingin ditanyakan. Kalau belum ada, Jendela360 sudah menyiapkan.

10 Pertanyaan Yang Perlu Anda Tanyakan Sebelum Menyewa Apartemen

Jendela360 juga memudahkan calon penyewa cara bagaimana mudahnya mencari apartemen di Jakarta dalam bentuk video. Kalian bisa lihat videonya dibawah ini.


Gimana, kalian sudah tahu kan kalau saat ini ada startup Jendela360, tempatnya sewa apartemen Jakarta dengan mudah dan cepat. Tapi gak cuma disitu, Jendela360 juga memiliki kespesialan lho, apa saja yang spesial dari Jendela360? Berikut ulasannya!

Apa yang spesial dari Jendela360 ?


Foto yang disediakan Jendela360 merupakan foto yang representatif dan 360 virtual tour yang memastikan kamu tidak membuang waktu untuk yang tidak kamu sukai. Berbeda dengan sewa apartemen yang lainnya, tidak dengan foto seadanya, asal-asalan kualitasnya camera handphonenya.


Informasinya juga lengkap, semua unit yang ada di Jendela360 merupakan unit yang sudah diverifikasi, kamu juga bisa melihat detail semua kelengkapan dan informasi terkait unit tanpa harus ditutupi.


Yang spesialnya lagi bisa di booking secara online. Nanti tim dari Jendela360 langsung menemani penyewa apartemen dan melihat unit favorit tanpa kamu harus mengeluarkan biaya alias gratis.


Untuk biaya juga bisa dibayarkan per bulan. Kamu bisa gunakan kartu kredit untuk mengubah pembayaran menjadi cicilan per bulan dan cicilannya 0% lagi, sehingga kamu tidak perlu membayar dengan nominal yang besar di depan atau harus sewa aparteman 1 tahun terlebih dahulu.

Selain itu kita juga bisa pasang iklan di Jendela360. Startup Jendela360 tidak hanya memenuhi kebutuhan calon penyewa apartemen saja. Melainkan bagi kamu yang ingin menyewakan unit apartemen juga bisa, dan akan dibandtu oleh tim Jendela360.



Kamu tidak perlu mengeluarkan biaya alias GRATISSS. Tidak sama seperti agen apartemen lainnya yang biasanya memasang tarif. Jendela360 berbeda, hanya saja akan mengambil komisi sebesar 5% dari nilai sewa, itupun kalau laku tersewa. Gimana, menguntungkan bukan?

Bagaimana Cara Bekerja Sama dengan Jendela360 ?


Langkah pertama kamu harus daftarkan unit apartemen kamu. Isi form yang terletak di halaman "sewakan apartemen", dan tim Jendela360 akan segera menghubungi.

Kemudian unit apartemen yang akan disewakan harus difoto terlebih dahulu guna calon penyewa lebih mudah untuk melihatnya. Hal ini dilakukan oleh fotografer profesional dari tim Jendela360.

Setelah itu kamu akan terdaftar di Jendela360.com, tidak hanya itu, unit apartemen kamu juga akan diiklankan di seluruh marketplace properti di Indonesia.


Nah setelah proses pertama dilakukan, selanjutnya jika ada calon penyewa apartemen, kamu tidak perlu repot-repot meluangkan waktu menemaninya untuk sekedar kunjungan unit apartemen yang kamu iklankan. Proses ini justru bisa dilakukan langsung dari Jendela360 yang bertugas untuk memastikan seluruh interaksi dengan para calon penyewa dengan baik.

Setelah itu barulah negosiasi, kamu tidak perlu khawatir dengan ini. Karena pihak dari Jendela360 akan menjembatani proses negosiasi dari calon penyewa.


Dan yang terakhir kamu akan menikmati passive income, hal ini terjadi setelah proses pelunasan dari calon penyewa. Proses ini juga dibantu oleh tim Jendela360, mereka akan membuatkan kontrak perjanjian sewa apartemen yang akan menjaga keamanan dan kenyamanan dari kedua belah pihak, antara pemilik dan calon penyewa.

Setelah itu selesai. Kamu bisa juga mendaftarkan lagi unit aparteman berikutnya. Atau bisa juga dikasih tahu sama saudara atau teman betapa mudahnya bekerja sama dengan Jendela360!



So, Jendela360 merupakan SOLUSI untuk menemukan dan menyewa apartemen terbaik di Jakarta. Dengan informasi yang lengkap dan transparan, foto yang representative serta virtual tour, membuat penyewa aparteman lebih mudan dan cepat.

Jendela360 
PT. Vidi Vici Digital
16th Floor APL Tower,
Podomoro City
Jl. Let Jend S. Parman Kav 28
Jakarta 11470, Indonesia

November 2, 2017

Wajah Baru 0 KM Jogja


Kota Yogyakarta merupakan salah satu tempat yang cocok untuk kamu jadikan tempat berlibur. Selain kulinernya yang murah, kota pelajar ini juga sangat banyak tempat wisatanya. Meskipun terlihat sederhana namun tetap istimewa.

Kalau sebelumnya kamu pernah ke tempat wisata di Jogja, atau pernah menetap di kota gudeg ini tentu akan merasakan kangennya luar biasa. Sudah tahu kan Jogja itu punya titik nol kilo meter?
Tempat itu terletak dekat Malioboro, kamu kapan ke Jogja lagi?

Masih seperti biasanya, aku selalu memanfaatkan waktu pagiku untuk bersepeda dan joging. Tak melulu harus melakukan kedua olahraga itu, terkadang sehari sepedahan aja, besoknya baru dibarengi dengan lari.

Baca juga : Masangin, Mitos Tutup Mata Lintasi Pohon Beringin di Alun-Alun Kidul Yogyakarta

Kamu udah tahu kan, sama fijo?
Dia selalu menemaniku setiap pagi untuk mengelilingi indahnya kota pelajar ini. Pagi itu aku sengaja gowes ke 0 kilo meter Jogja. Sebenarnya udah sering lewat, tapi waktu itu aku berusaha lebih pagi lagi, sepulang subuhan, aku lanjut mandi terus berangkat gowes.

Itu termasuk telat sih, biasanya aku mandi dulu, ke masjid terus langsung gowes. Biasanya ngajak mas Oji atau Maman. Tapi hari itu mereka belum bisa. Alias waktu aku kontak lewat pesan singkat, mereka gak bales. Alias belum bangun (sttt.. jangan kenceng-kenceng, nanti mereka tahu).

Ya sudah, berangkat berdua aja sama si fijo (fixie ijo). Dan, beginilah wajah baru nol kilo meter Jogja.


Suasananya terlihat masih sepi dan langit pun terlihat masih biru nan indah. Aku gak bisa foto disini, karena sendirian jadi cukup fijonya aja ya, yang difoto. Setidaknya bisa mejeng di 0 KM Jogja dengan wajah barunya.

Coba kalian lihat hiasan yang bentuknya bulat itu, hampir sama seperti di kota Bandung ya?


Yang beda dari titik 0 kilo meter Jogja ini yaitu terlihat lebih luas, lebih tertata dan saat ini tersedia juga bangku untuk duduk. Seperti halnya di sepanjang Malioboro. Jadi buat kalian yang jalan-jalan di kawasan 0 kilo meter Jogja bisa sembari duduk kalau lagi capek.

Tapi, biasanya kalau siang suka rame dan hampir penuh semua tempat duduknya. Ya, harus pintar-pintar cari celah aja. Begitu kosong langsung sikat... hehe

Rasanya begitu bebas pagi itu, bisa kesana-sini dengan sepinya. Lebih cocok lagi bisa jalan berdua nih, apalagi pagi hari, apalagi sama pasangannya. Yang udah halal tentunya ya.. Beuh, olmantis dah :D


Tak kalah juga dengan bapak tukang becak, yang sudah ada di daerah nol kilo meter Jogja. Udah siap menjemput rezekinya. Semakin siang, makin terlihat orang lari pagi, sepedahan atau sekedar jalan-jalan. Bahkan ada juga yang sudah tiduran di bangku sekitar kawasan nol kilo meter. Entah sedari kapan.



Terlihat bersih ya sekarang?
Makin nyaman lagi. Setelah dibenai kawasan ini, sekarang sudah bisa di nikmati. Selain pagi hari, biasanya sore sampai malam akan terus ramai kawasan ini.


Gak cuma itu, setiap Selasa Wage, di Malioboro khususnya, akan ada suasana yang berbeda. Karena dihari itu Malioboro bebas dengan pedagang kaki lila, pedagang asongan, dan andong, lho. Coba liaht foto dibawah ini.

@JogjaInfo

Sempat mengabadikan video juga, Boleh kalau mau lihat, klik aja dibawah ini ya.



Oh, ya, sebentar lagi ada Skaten lho di Jogja. Kalau kamu mau ke Jogja, buruan yang, karena skaten cuma sampe akhir November aja.

Btw, kalian tahu kan Skaten itu apa?

Well, Sekaten atau upacara Sekaten berasal dari kata Syahadatain atau dua kalimat syahadat) adalah acara peringatan ulang tahun nabi Muhammad SAW yang diadakan pada setiap tanggal 5 bulan Jawa Mulud (Rabiul Awal tahun Hijriah) di Alun-alun utara Surakarta dan Yogyakarta.
Di acara skaten ini banyak yang jualan, dan banyak juga permainan layaknya seperti pasar malam. Ada ombak banyu, kincir angin, kora-kora dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kuy, cek info lengkapnya disini : SKATEN YOGYAKARTA 2017

So, kapan kamu ke Jogja lagi?

Sahabatmu,
Andi Nugraha

October 18, 2017

Ada Yang Baru Dari Yogyakarta - Jogja Street Sculpture Project 2017


Jogja Street Sculpture Project 2017 - Hai sadayana, selamat pagi, siang, sore, malam. Gimana kabar kalian? Semoga sehat selalu dan ada dalam lindungan-Nya.

October 7, 2017

Malioboro Coffe Night - Ngopi Gratis di Sepanjang Jalan Malioboro


Malioboro Coffe Night - Hai sadayana, lagi-lagi aku bercerita tentang salah satu ikon Yogyakarta, yakni Malioboro. Ya, pada tanggal 2-3 Oktober lalu ada acara Malioboro Coffe Night, dimana masyarakat yang datang akan dimanjakan dengan menikmati kopi nusantara gratis di kawasan Malioboro.