Kemit Forest Education - Wisata Kekinian di Sidareja, Cilacap


DiaryMahasiswa.com | Dear Diary, selain aku bisa silaturahmi sekaligus ikut reuni akbar pramuka di sekolah menengah atasku dulu. Aku juga sempat main ke beberapa tempat wisata. Salah satunya ke kemit fores ini. Yang lainnya nanti aku ceritakan di diary berikutnya ya :)

Salah satu tempat wisata yang ada di Sidareja Cilacap belakangan ini cukup ramai dibicarakan. Foto para pengunjung pun berseliweran di berbagai media sosial. Apalagi instagram banyak sekali, terlebih foto orang yang sedang bersepeda diatas itu.

Awal tahun 2018, aku bersama sahabatku, Bedi sempat mau kesana, hanya saja gagal karena libur kerja yang gak jadi.

Nyerah?

Oh, tidak. Kami masih tetap nunggu waktu, saking lamanya waktu luang itu datang, akhirnya setelah lebaran kemarin barulah sempat datang langsung ke Kemit Fores. Itupun melalui tahap kegagalan yang berulang-ulang.

Lah, kenapa?

Pertama gagal ya itu tadi diawal tahun, kedua berencana mau kesana lagi bersama Bedi, Dede dan Iin, tapi mereka tidak bisa, karena waktu kerja begitu cepat, terlebih Dede udah harus cus ke negeri tetangga.

Terus ?

Ya, terus kami berencana tetap berangkat aja berdua, aku dan Bedi aja. Padahal awalnya mau bareng Dwiky sahabatku juga, tapi dia keburu berangkat merantau lagi. Kalau jadi bakal ajak Budi, Supangat dan juga Agung. Makin banyak yang ikut makin seru tentunya.

Baca juga : Jurang Tembelan, Tempat Wisata Kekinian di Mangunan

Dan sebelumnya juga aku sempat survei, tanya-tanya mengenai tiket dan jalannya bagus atau tidak. Ya, memang harus gitu, persiapan diawal kan lebih baik. Sempat tanya Riswara teman sedari sekolah dasarku yang kebetulan udah pernah kesana. Tanya mengenai harga tiket, eh dia sempet lupa. Wajar dah tua, eh maksudnya dah lama :P

Sempat tanya saudaraku juga, Heni yang kebetulan udah kesana diawal tahun baru ini. Rombongan pula. Searching juga udah. Dan aku sama Bedi sempat menggagalkan ke Kemit.

Kenapa?

Karena teracuni untuk beralih ke tempat wisata ke Karang Resik Tasik. Apalagi setelah dapat info tiket dari teman yang udah kesana. Sekilas lebih bagus, ada yang bilang katanya lebih murah dan sebagainya.

Pengen banget kesana, tapi waktu mepet untuk segera otewe ke kota Gudeg lagi, jadi kami memutuskan untuk pergi ke Kemit aja. Fix!


Bukannya gak mau ke Karang Resik, hanya saja waktu belum pas. Semoga nantinya bisa explore semuanya :)

Yang awalnya berdua saja, eh ternyata Bedi ngajak teman juga, ada Zafik, Gina dan juga Wuri. Ditambah lagi sama Teguh yang kebetulan berangkat dari Purwokerto. Jadi ketemuan disana nantinya. Mereka semua ada yang berteman sedari duduk dibangku sekolah dasar denganku, ada juga yang sedari sekolah menengah pertama.

Satu hari sebelum otewe, aku iseng buka instagram, dan lihat teman posting foto liburan di Kemit. Ini pas banget untuk bisa ditanya harga dan yang lainnya. Dan fixlah, besoknya berangkat.

Oh, iya, sedikit informasi buat teman-teman yang baca ini ya. Kemit Forest memiliki lahan seluas setengah hektar milik perhutani. Memang ketinggianya hanya 200 mdpl, tapi viewnya dari sini cukub bagus.
Alamat lengkapnya ada di Jalan Srikaya Karanggedang, Karanggedang, Sidareja, Karanganyar, Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Ada banyak spot foto yang tak kalah keren seperti sky wings, kursi gantung, sky big. Spot spot disini bahkan gak kalah menarik sama The Lodge Maribaya di Bandung. Jadi buat warga Cilacap dan sekitarnya gak perlu jauh jauh ke Lembang cukup ke Kemit Forest Education Sidareja saja.

Kalau kalian pergi kesana pasti akan bertemu dengan pintu masuk yang terbagi dua ini. Tetap satu tujuan masuknya, hanya saja dipisah guna motor dan mobil.


Tempat untuk pembelian tiketnya pun berada di pintu masuk yang kedua. Kalau tadi pintu masuk ke tempat parkir sedangkan yang ini pintu masuk menuju tempat wisatanya langsung. Untuk harga tiket masuknya pengunjung cukup membayar Rp. 5.000,- per orangnya.

Baca juga : Pengen Merasakan Sensasi Naik Kuda Terbang? Ke Bukit Panguk Aja!

Sedangkan untuk menaiki atau foto di tempat wisata yang lainnya khususnya yang berbayar, pengunjung membayar lagi Rp. 15.000,- per orangnya.


Baru menginjakan kaki masuk, sudah terlihat spot wisata yang selama ini ramai bertebaran di media sosial. Banyak tempat duduk dan tempat sampah juga. Bagus sih, biar para pengunjung gak bingung buang sampahnya.


Banyak juga payung berwarna warni yang bergantung di area tempat wisata Kemit Forest. Terdapat juga berbagai hammock di tempat ini. Jadi bagi kalian yang pengen bersantai sembari tiduran bisa tuh ongkang-ongkang..hehe


Karena siang itu sudah memasuki waktu duhur, kami bergegas mencari tempat wudhu sekaligus musholanya. Biar kalian tahu juga, itu tempat shalatnya yang bercat putih. Cukup sih, tapi kalau boleh jujur menurutku kurang besar dikit lah tempat shalatnya.


Setelah shalat barulah kami jalan-jalan untuk muter-muter di sekitaran tempat wisata. Termasuk ke tempat yang menjadi icon, rumah pohon yang terdapat jembatan ditengahnya.


Aku perhatikan rumputnya sekilas sama seperti rumput yang biasa aku gunakan futsal. Atau emang sama, aku gak tahu juga. Kebanyakan di lokasi ini yang bermain itu anak kecil, tapi emang cocok sih untuk anak kecil. Mungkin ini salah satu tempat educationnya.


Kami cukup melihat dari jauh pagar aja, mau masuk gak enak karena kebanyakan anak kecil. Kecuali bagi kalian yang sudah punya anak bisa nih diajak kesini, rekomen lah.


Sesekali Bedi ngajak selfie. Oke lah. Tapi ada juga yang gak ikut selfi nih, tapi ya emang gak mau gak apa-apa lah. Btw, kaos yang aku gunakan dari diary kaos lho :D


Ada juga tempat yang seperti ayunan, tapi kami gak naik. Karena waktu itu sempat hujan juga di kemit. Tapi aku ada foto dari berbagai sumber. Mungkin nanti kalian mau mencobanya.

Pict/explorewisata.com


Bisa foto sendirian ataupun banyakan. Mungkin ada kapasitasnya juga sih, seperti foto dibawah ini 4 orang aja sepertinya terlihat penuh ya. Tapi keren ya terlebih dengan background pemandangan gitu.

Pict/instagram.com/sheinashe91

Atau mau nyobain naik sepeda terbang gini. Biayanya setiap orang waktu itu Rp.15.000,- plus gratis file foto dari kamera DSLR juga. Jadi bakal keren lah hasilnya. Dan siap disebarkan di berbagai media sosial kalian. Atau cukup jadi kenagnan aja, dicetak mungkin dan disimpan deh.

Pict/instagram.com/hannaapriliana2


Ada juga tempat seperti halnya di ruang tamu tapi ini outdoor, untuk santai-santai nyaman juga nih. Dan waktu itu karena hujan tempat ini di tutup, dan aku belum sempat foto. Ini ada beberapa foto yang aku ambil dari instagram. Biar kalian tahu juga.

Pict/instagram.com/kemitforest_official

Pict/instagram.com/kemitforest_official

Suasana malamnya pun tak kalah kerennya lho pemandangannya, coba kalian lihat. Dengan udara dingin, camping di kemit fores pasti sangat menyenangkan. Cobain deh!

Pict/instagram.com/kemitforest_official

Pict/instagram.com/__alfiyahh

Pict/instagram.com/__alfiyahh

Kalau mau langsung upload tanpa punya quota juga bisa, karena di kemit fores ini tersedia wifi juga. Tapi waktu itu aku dan teman-teman gak menggunakan, karena kami fokus aja main, gak internetan. Paket data juga di matikan, kalaupun pegang gadget paling cuma buat foto aja.


Terdapat juga tempat foto yang gratis alias gak bayar. Tempat dibawah ini berkapasitas 3 orang maksimal. Makannya kalau rame bisa antri tuh orang yang mau foto aja.



Sayangnya cuaca waktu itu kurang mendukung, alias mendung. Apalagi fotoku ini habis hujan, jadi gak begitu cerah deh.


Ada juga spot foto yang bulet gini, aku dan Bedi aja sih yang foto-foto di spot gratis ini. Yang lainnya asik ngobrol, bosen atau memang gak mood karena cuaca gak cerah.



Waktu itu cukup rame juga yang datang, karena libur sekolah masih sih, jadi hari apapun bisa liburan. Terdapat banyak warung juga di sekitaran tempat wisata, jadi teman-teman yang mau datang tapi sampe sana laper jangan khawatir.


Sesekali Teguh sempatkan untuk eksis. Buat DP di whatsapp katanya. :P


Aku sempatkan foto di tengah keramaian juga, tepat disampingku itu ada orang yang sedang pacaran kalau gak salah. Lah berduaan terus. Eh, tapi gak tau juga sih, siapa tahu udah halal alias nikah. Kan siapa yang tahu ya..he


Kami mengunjungi Kemit Fores dua Minggu setelah lebaran. Oh, ya selain itu ada juga permainan panah, tembak-tembakan yang biasa disebut apa aku lupa. Gak sempat foto sih, tapi ada videonya, aku screensoot deh.


Terdapat juga permainan flying fox, waktu itu cukup antri yang mau naik. Mungkin penasaran jadi banyak yang mencoba wahana itu.


Untuk anak kecil bisa nih bermain sembari belajar nangkep ikan. Atau kalian ada yang waktu kecilnya dulu gini. Ciee, nostalgia..hehe


Atau gak naik kereta aja nih. Biasanya kan wahana kereta ini terdapat di alun-alun atau pasar malam. Nah sekarang udah ada nih di tempat wisata. Salah satunya di Kemit Fores ini.

Disaat kami mau pulang juga mendengar informasi bahwa tanggal 1 dan 2 Juli itu ada lauching teropong bintang. Sayang, aku dah otewe lagi ke Jogja jadi gak bisa lihat. Tunggu aja info selanjutnya dari Kemit ini!


Kalau kalian penasaran aku sempat dokumentasikan langsung dengan video. Bisa kalian cek dibawah ini kok. Dan aku rasa lebih lengkap, karena kalian jadi tahu suasana disana..he

Bantu  Diary Mahasiswa  juga yuk, untuk subscribe youtube channelnya, baru mulai mainan youtube nih.


Segitu dulu aja ya, next time aku tulis #DiaryTravelling lagi deh. Semoga bermanfaat dan jangan lupa berlibur :)

July 14, 2018 - 144 komentar

144 comments:

Terima kasih sudah membaca diary kali ini. Jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya. Komentar dari sahabat diary mahasiswa merupakan sebuah apresiasi besar untuk penulis :)

  1. wii, asyik juga. sama kayak daerah bukit peramun. belitung

    ReplyDelete
    Replies
    1. poto potonya indah dan takjup, nggak kebayang gimana kalau waktu bisa diputar balik, pasti masa mudaku mungkin lebih indah lagi ....

      itu poto paling atas paling top tiada duanya

      Delete
    2. perhatianku terfokus pada sipake kerudung coklat

      Delete
    3. Oh gitu, tempat yang waktu itu di kunjungi mas Fajar ya?

      Delete
    4. Hehe..memang dulu waktu mudanya gak indah, Mas? He
      Sekarang juga bisa kan lebih indah, menikmati keindahan ciptaan-Nya mah gak usah nunggu muda atau tua, kapan aja bisa..hehe

      Asik, mau kenalan kah sama yang foto diatas? He

      Delete
    5. Hasyikk.. Siapa ya kira-kira, Mas?
      Mau kalau diajak kenalan? He

      Delete
  2. Asik juga ya jalan2 di kemit Forest Education, Ndi :) Itu beneran foto melayang cuma bayar 15rb dan dapeti file foto DSLRnya? Lumayan mirah atuh :D Jadi mauuuuu euy! Buat dipamerin di IG pasti alus nyaaa :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Teh asik..he
      Iya 15k, Teh. Dan udah dapet file foto dari kamera DSLR juga lho, hayo cobain, Teh. Sekalian ajak keluarga juga buat berlibur..hehe

      Gak cuma di pamerin di IG lho, Teh. Di blog, facebook, twitter dan akun media sosial lainnya..he

      Delete
  3. wwuuiihhh asyik banget bisa jalan-jalan. Jadi pengen jalan-jalan juga. Emang sih ya sekarang orang seringnya kalau jalan-jalan wajib foto2 untuk medsos gitu, makanya jadilah tempat2 yg bisa disebut instagramable. Kalau udah gitu, bertambah deh minat pengunjung untuk datang. Pantes ya foto-foto nya org di medsos kalau naik sepeda terbang gitu bagus-bagus, ternyata free jepret pake DSLR. Baru tau :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo jalan-jalan, Teh..he
      Nah itu dia, selain medsos saya butuh juga buat update di blog.. :D
      Nah itu, Teh. Makannya foto orang yang naik sepeda terbang gitu rata-rata keren, lah di fotoin, plus pake DSLR lagi..he

      Cobain deh kapan-kapan ke tempat seperti ini, Teh. Atau di daerah teh Iva ada juga?

      Delete
    2. Disini gak ada sih yg sepeda terbang gitu, tapi kalau tempat2 yg dibuat instagramable gitu sih ada. Pengen sih sesekali mampir, tapi kebanyakan anak ABG suka malu juga mau foto-foto gegayaan apalgi kalau ketemu murid hahaha
      Btw mulai ngevlog juga ya sekarang?

      Delete
    3. Oh, gitu. Teh Iva ini guru tah? Sekalian ajak aja muridnya, Teh foto bareng..hehe

      Itu sekedar dokumentasi aja sih, Teh. Kalau ngevlog belum karena gadget saya kameranya kurang bagus yang depan, mau pake yang belakang susah :D

      Pengen belajar lah nanti kalau udah punya kamera mah..hehe

      Delete
    4. Hahaha sama kita ya,kendalanya di gadget kalau mau vlog. Tapi gak tau kenapa kalau aku tetap aja lebih suka ngeblog dr pada vlog

      Delete
    5. Iya sih, Teh. Makannya kalau saya bikin video palign ya video biasa, maksudnya sayanya gak ikut. Kalaupun sayanya ada itu nyuruh temen buat rekamin..hehe

      Delete
  4. Kemit Forest aku baru tahu sih mas...Ternyata wilayah Cilacap punya tempat Wisata yang menarik juga yaa!! Dan tak kalah dengan tempat wisata yang ada dijawa tengah lainya... Mantap 👍👍👍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh yah, ini cukup buming sedari tahun 2017. Untungnya baca diary saya yang ini, jadi tahu kan, meskipun belum kesana..he

      Betul, Mas. Bahkan kata salah satu orang di kemit forest kemarin akan terus di update, maksudnya akan terus ada perubahan ke lebih bagus. Tanggal 1 dan 2 Juli kemarin juga launching teropong bintang di Kemit Fores, Mas.

      Delete
  5. sennag deh makin banyak wisata alam, kalau saya suka di bagian yg banyak payung warna-warninya.. sayang meletakkannya ngga beraturan..kalau tertata (segi warna) pasti lebih ciamik!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu, semoga kedepan bisa lebih ditata lagi ya, Teh. Biar gak cuma menyenangkan main ke Kemit itu, tapi kesannya juga dapet. Dan betul sih saya juga setuju kalau warna payungnya ditata dengan beraturan pasti lebih bagus terlihatnya.

      Delete
  6. waduh lengkap banget
    sampe ada tembak2an
    sama ada wifinya
    kpan2 coba ke sini ah mas
    aku cuma lewat Stasiun Kroya klo ke Cilacap huhu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mas, yang panah gak saya foto sih soalnya..he
      Harus, Mas. Iya tuh bisa sesekali mampir kalau lagi ke Cilacap..

      Delete
  7. Indahnya seperti di daerah puisi
    Bagai dalam mimpi
    Naik dan jalan diatas pelangi
    Mengendarai sepeda mini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asik, ah teh Anisa mah bisa aja, apa-apa bisa jadi puisi..
      Gak kebayang kalau main ke Kemit langsung bakal banyak tuh tercipta puisi karena keindahan alamnya :)

      Delete
  8. wiii tempatnya lucu yaaa, jadi pengen naik kereta-keretaannya *eh* *ya mana muat* *tidak sadar bodi*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha..mana muat lah..hehe
      Tapi kalau mau naik malah bagus lho, nanti jadi viral :D

      Delete
  9. apa ndak capek mas
    keliling terus dari wisata satu ke wisata lain?
    Tapi menyenangkan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Capek mah wajar, Mas..hehe
      Yang penting kewajibannya gak sampe lupa bahkan ditinggalkan.

      Memang menyenangkan, Mas. Terlebih bisa aku ceritakan juga. Jadi mas juga tahu..he

      Delete
  10. Kalau gua kesana, foto buat post di ig doang, keren banget tempatnya hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pertanyaannya cuma satu, Mas.
      Kapan ke Kemit Forest Educationnya? Hee

      Delete
  11. Sideraja Kawunganten, ora sida kebangeten...
    Pernah liat sih temen ngpost, foto yang ada payung - payungnya gitu, dan sepertinya itu tempatnya emang di sideraja... karena mirip sama foto diatas...
    mantap sekarang ada videonya juga, ntar ku subcribe lah.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha..bisaan ah si amang ieu :D
      Mungkin memang di Sidareja, Mang. Sedang hits juga akhir-akhir ini tempat wisata itu. Harus, Mang. Biar membantu terkenal ya..hehe

      Hatur nuhun sebelumnya :)

      Delete
  12. Apik banget objek wisatanya, bersih dan sejuk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Mas. Kapan maen ke Kemit Forest, Mas? hehe

      Delete
  13. Tempat wisata dengan konsep yang mulai digunakan untuk tempat wisata baru. berwisata yang digabungkan dengan edukasi di alam terbuka. Pasti tempat ini bakal selalu ramai untuk dikunjungi. Penyediaan sarana edukasi juga mesti dikembangkan biar pengunjung tidak bosan. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Mas. Terlebih tempatnya yang selalu update, waktu kesana juga saya dapet kabar tanggal 1 dan 2 Juli juga launching teropong bulan. Keren, dan tak kalah kerennya seperti yang ada di Lembang Bandung juga.

      Cocok buat anak-anak, Mas..he

      Delete
  14. Wah Cilacap ya, nggak begitu jauh sih dari rumah aku. Kapan kapan bisa main ke sana. Sekarang wisata alam ciamik dan instgramable macam ni emang lagi booming ya, Di. Banyak kali yang berkiblat sama macam tu di mana mana, di daerah Jogja juga ada. Sebut saja Hutan Pinus Pengger. Hampir hampir sma juga kayak gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Btw, rumah teh Mey itu dimana kah?
      Bisa tuh kalau dekat mah, ajak suami lebih seru, Teh..he
      Betul, booming banget, Teh. Terlebih tempatnya memang bermanfaat bagi orang yang berkunjung..

      Betul, Teh. Ke hutan pinus dari bulan kemarin udah berapa kali ya, nganter tamu, maen sama adek sampe bosen tapi tetap menyenangkan..he

      Delete
    2. rumahku di Ambarawa nih, tau nggak? hahaha..

      Iya pinginnya sih begitu tapi apa daya suami lagi jauh mencari kitab suci. Hahaha..kapan kapanlah nanti kita traveling gitu... :D

      iya, hutan Pinus kayaknya dimana mana ada ya di

      Delete
    3. Nggak tau eung, Teh. Kasih tahu dong..hehe

      Haha..nanti juga pulang, nunggu pulang aja dulu, Teh..he
      Apalagi nanti kalau udah ada dedek bayinya keluar ya, Teh. Pasti lebih seru dan menyenangkan..he

      SHiap. Iya hampir setiap daerah aku rasa ada, hanya saja tingkat kebumingannya berbeda, terlebih yang ada di Jogja..hehe

      Delete
  15. wew keren gan tempatnya tapi sayang nya kalo dari jakarta ke sana jauh bgt hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asal ada niat pasti bisa kesana, Mas..hehe
      Tapi ajak teman lebih seru dan agendakan ke lebih satu tempat wisata biar sekalian main gak ke satu tempat aja :D

      Delete
  16. wuih kang Andy,, spot fotonya banyak sekali yang keren2 yaa! Jadi banyak pilihan ga kesatu titik buat foto selfie aja.. huhuhu tapi jauh juga ya tempatnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Teh. Ayo ke Kemit Forest Education, Teh.
      Ajak keluarga pasti lebih seru mainnya..hehe

      Iya jauh, Teh. Kalau di daerah teh Vika sendiri gak ada kah?

      Delete
  17. Widih, rakyat Cilacap dan sekitarnya udah punya obyek wisata kekinian nih.

    ReplyDelete
  18. wah mantap, sepertinya baru tempa wisata ini jadi pengen juga mampir juga kesana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cus mampir aja, Mas.
      Memang belum lama banget sih, jadi masih rame dan booming di internet juga fotonya..he

      Delete
  19. Wah, tempat wisatanya paket lengkap banget yaa. Mau foto-foto ada. Mau main2, ada wahananya. Kerennn

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, mau foto-foto bisa dan mau mainan juga bisa.
      Iya keren, semoga sekeren fasilitas dan update akan terus perkembangannya.

      Delete
  20. seru banget kak!
    tempatnya asyik, instagramable banget hihi
    bisa-bisa aku betah kalau main ke sana, bisa seharian gak pulang haha
    terima kasih buat info lengkapnya kak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Teh betul..
      Pasti betah, coba aja main kesana, Teh..
      Sama-sama, semoga bisa main ke Kemit Forest juga ya..

      Delete
    2. siap siap!
      kalo gak mau pulang bisa berabe nih kak hihi

      Delete
    3. Kan bisa nginep, ngecamp juga bisa tuh :D
      Asli bakal betah kayaknya kalau kesana..hihi

      Delete
    4. duh seru juga nih kak kalau bisa nge-camp di sana.
      jadi banyak bahan tulisan nanti :D

      Delete
    5. Nah itu selain banyak tulisan pasti banyak kenangan juga, Teh..hehe

      Apalagi ngecampnya sambil bakar jagung atau apa gitu, pasti lebih seru :D

      Ah, kayaknya jadi betah gak mau pulang..haha

      Delete
    6. mantap idenya kak Andi.
      eh, bakar jagung apa bakar kenangan? :'(

      Delete
    7. Haha..kenangan mah gak usah dibakar, biarkan kenangan itu hilang seiring bertambahnya umur kita :D

      Toh para alumni hatinya juga udah melupakan..haha #Jadicurhat

      Yaelah para alumni, kaya banyak aja :D

      Jadi pengen kan bakar jagung ini..ha

      Delete
  21. lihat thumbnail keingetan omah kayu di Batu

    asik bat disediain kamera bagus, ga kayak tempat lain. Lebih asik lagi kalau yang tembak2an bisa multiplayer gitu macam permainan apa sih itu kalau kena warna mati wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hampir sama ya, Teh sama yang di Batu?

      Wkwk,, iya sih seru juga ya :D
      Tapi itu yang tembak-tembakan juga harus beli pelurunya, kalau habis ya beli lagi kalau tetap mau main, kalau tidak ya udah..he

      Delete
  22. Wajib bawa kamera kalau berwisata ke sini. Banyak spot instagramable

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, tapi kalau gak ada gadget juga cukup.
      Kan kalau mau foto di sepeda terbang itu udah dikasih file dari kamera DSLR. Jadi keren hasilnya..he

      Delete
  23. Saya kalau ke tempat wisata juga nggak butuh wifi, sih. Niatnya, kan, emang buat main, menghilangkan penat, serta keluar dari dunia keseharian. Pegang ponsel buat motret, sebab kamera digitalnya belum ada. Saya rasa kurang tepat ketika di tempat wisata masih butuh wifi dan main medsos. Itu sama aja kayak lagi santai di rumah yang cuma bisa jalan-jalan di internet.

    Tempatnya asyik~ Lebih-lebih buat yang udah berkeluarga, anaknya pasti senang sekali diajak main ke sini. Ehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju, Mas. Sama sih karena aku juga belum punya kamera DSLR jadi cukup manfaatin gadget aja mengabadikan fotonya..he

      Hehe..Tapi bener sih kalau bawa anak bagi yang udah berkeluarga cocok banget. Aku kasih tahu ke tetehku juga langsung tertarik untuk main ke Kemit Forest.

      Delete
  24. cantik nian bang kekinian banget kalau yang 4orang foto itu aku cukup 2 karena aku dihitung 2 overweight nanti talinya putus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..mau dicobain kah, Mas?
      Main coba ke Kemit, nanti fotonya berdua aja..he

      Delete
  25. kalau dengar Cilacap tuh rasanya gimana yaa..
    puluhan purnama dan rencana mo menyambangi kota ini ko ya gagal terus sih.
    belum rezeki main ke kota ini.
    Padahal banyak tempat keren seperti Kemit forest ini yaa..
    hiks.. hiks.. hiks..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Teh. Semoga rencana berikutnya berhasil ya, Teh. Gak cuma bisa jalan-jalan misalnya ke Kemit saja, tapi bisa kulineran juga ya.

      Delete
  26. Waaah jadi mupeng ke sini juga.. Tapi lumayan jauh ya klo dari Tangerang. InsyaAllah kesampaian lah ya.. Aamiin..
    Makasih kak infonya, dan salam kenal :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, semoga ya, Teh.
      Sama-sama, salam kenal juga Teh Rodhiyatum Mardhiyah

      Delete
  27. Tempatnya kece abis, komplit dan kaya menikmati beberapa objek wisata di satu tempat.. sekilas kaya ada di lodge maribaya. haha... yang penting mah tetep tempatnya instagramable kalo sekarang mah.. Pasti ramenya... :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya memang kerja sama dengan yang di Bandung, Mas. Terakhir dapet kabar juga gitu, dan sempat launching teropong bintang juga.
      Rame, instagramable dan kekinian, rame banget emang. Waktu saya kesana aja ada sepertinya 1k motor yang parkir..he

      Delete
  28. Wih banyak banget spot-spot cantik buat foto-foto. Lha kirain yang dipagari itu bukan semua umur. Ternyata buat anak-anak. Hihi. Jadi kalau mau masuk bawa anak gitu ya biar enggak malu. Okelah okelah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah betul, bawa anak kecil bisa jadi alasan utama untuk bisa eksis di situ..he
      Tapi kalau mau sekedar foto bilang aja ke petugasnya..hehe

      Delete
  29. anjir keren nih tempatnya, instagramable juga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cobain main kesana, Mas. Biar bisa eksis juga..he

      Delete
  30. tempatnya komplit iya semua wahananya keren-keren dan warna warni di hutan keren lah.

    ajak aku ndi kesana, haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya jadi nyala gitu ya di hutan tapi terlihat warna warni..he
      Boleh, ayo kapan..hehe

      Itu aja waktu aku di rumah, Mas. Sekarang udah di Jogja lagi, kalau dari Jogja jaraknya lumayan, dari rumah sekitar satu jam-an lah..he

      Delete
  31. Ih baguus yaaa. Perwahana nya kena biaya 15ribu? Wow lumayan yaa. Tempatnya ramai ya disanaaa kebanyakan yang datang keluarga dengan anak-anaknya ya? Dari wahananya memang lebih dominan untuk anak-anak kecil ya? Paling kalau untuk yang dewasa ya hanya sekedar bersantai, jalan-jalan, terlebih foto-foto di spot yang menarik. Jadi pingin kesanaaa heheee. Di daerah cikupa bisa mungkin suatu hari aku kesana, amin hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Teh. Dan itu gak semua wahana atau tempat foto bayar kok, ada yang gratis juga. Ramai karena terbilang masih baru lah wisata Kemit Forest ini.

      Betul, mungkin itu salah satu educationnya juga. Ayo cobain kesana, biar bisa eksis sekalian ngumpulin foto untuk di publish..hehe

      Aamiin..

      Delete
  32. wahh fotonya keren-keren banget mas. tempatnya cantik-cantik semua...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Teh. Kalau ada waktu coba main kesana, Teh..he

      Delete
  33. wah keren banget mas, muali banyak tempat wisata yang berkonsep dan menyediakan ayunan di ketinggian kayak gitu ya mas.

    Disini juga ada tapi masih kerenan di Kemit Forest hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu, betul banget. Hampir banyak saat ini tempat wisata yang bernuansa seperti itu..

      Disitu namanya apa, Mas?

      Delete
  34. Dari Ciamis ke Cilacap enggak jauh to mas? Udah beda provinsi ini *buta daerah Jawa Barat--hahaha

    Iya, itu rumputnya rumput sintetis ya. Malah pas pertama lihat di foto sampul blogpost ini, sepintas kayak rumput yang ada di alun-alun Bandung. Cocoknya buat duduk santai bareng anak-anak memang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku bukan di daerah kotanya sih, Mas. Waktu itu naik motor 1 jam.an itu pun karena lewat penyebrangan pake perahu, kalau lewat daerah Manganti sepertinya bakal lebih lama ditambah lagi memang jalannya belum bagus juga :D

      Kalau ke daerah Jabar udah kemana aja nih, Mas Wisnu?

      Nah itu, aku aja gitu kok mikirnya sama seperti rumput yang buat futsal juga deh kayaknya..hehe. Betul, seperti halnya mas Wisnu momong ponakan..hihi

      Delete
  35. Wah keren juga ni tempat mas...
    Cocok nih buat berduaan dengan doi sambil melepas stress hhe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, apalagi doi yang udah halal. Dah ah dunia seperti milik berdua..wkwk
      Kapan berkunjung ke Kemit, Mas? he

      Delete
  36. Wah mas Andi ini scouter ternyata, anak pramuka. Keren. Sempet nyesel dulu kenapa ngga ikutan pramuka sampe abis, cuman pas diwajibin ikut aja, wkwk padahal banyak banget ilmunya.

    Dan, ditambah, itu keren banget si instagramable :D boleh dan di save ntar kesono bang. Sip.

    Salam kenal juga..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..iya, coba dulu ikutan aja :D
      Tapi ya mau gimana, waktu udah berjalan ya, setiap perjalanan hidup kan harus di syukuri apapun itu..he

      Siap, Btw, Mas Rizki ini orang mana tah?

      Delete
    2. Iya meskipun ada si di kuliahan juga UKM pramuka, tapi kan kudu punya pengalaman dulu mungkin minimal laksana eh bantara :D

      Iya disyukuri aja lah yah
      Sip. Gue jawa barat > sukabumi kak, abang? wkwk

      Delete
    3. Hehe..iya sih, tapi kalau gak ada pengalaman bisa aja kan, Mas ikutan?

      Kalau di kuliah gitu sih tingkatannya seperti apa pramukanya, Mas? Aku penasaran pengen tahu..

      Owalah Sukabumi tah, aku Ciamis, tapi sekarang domisili di Jogja. Kalau ke Jogja berkabar aja, kalau ada waktu bisa silaturahmi nanti.

      Delete
    4. Wkwk udah semester 3.
      buat jadi pembina keknya, ke tingkatan garuda yang paling tinggi kalo ngga salah wkwk, temen aku juga pada ngebimbing anak sd, smp, kek gitu.

      Oh ciamis, dulu aku juga mondok di ciamis, Darussalam tau? Siap emailin contactnya aja mas. hihi

      Delete
    5. Oh iya, iya paham-paham. Jadi membina adik tingkat gitu ya, yang khususnya masih sekolah seperti SD, SMP.

      Oh, yah. Iya tahu-tahu. Berapa lama mondok disitu?

      Gak usah di emil, tuh cek aja di kolom contact ..he

      Delete
    6. Iya bang, persis begitu.
      Cuma 3 tahun SMA doang, oh ok ok sip.
      Btw abang ini kuliah udah semester akhir? :D

      Delete
    7. Lumayan lah 3 tahun mah, setidaknya punya bekal dulu sebelum melanglang buana kan..he

      Aku udah kelar malah tahun lalu..he
      Coba aja kepoin diary mahasiswa :D

      Tapi saat ini aku masih jadi mahasiswa ko di UK (Universitas Kehidupan) :P

      Delete
    8. wah ini komentar makin mengerucut wkwk. Iya mas Alhamdulillah, hehe.

      Oh udah kelar toh, wkwk :D gimana rasanya bebas dari kuliah?

      Cielah wkwk

      Delete
    9. Gak apa-apa, mengerucut, yang penting masih bisa dibaca..hehe

      Rasanya biasa aja sih..wkwk
      Bebas aja dari dosen. Tapi tanggung jawab justru bertambah, Mas.

      Delete
  37. Wah... Asyik sekali sepertinya. Tempatnya asri, cocok untuk refreshing.. Tfs... 👍👍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Teh. Udah gitu cocok juga untuk wisata keluarga ya.

      Delete
  38. keren, kalo kesana pengen naik speda gantung

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ide bagus tuh, Mas. Udah ada yang fotoin juga kok. Cukup bayar 15k udah dapet file foto dari kaemra DSLR juga.

      Delete
  39. Wwh tempat wisatanya bagus ya. Sayangnya jauh dari tempat tinggal saya. Tapi semoga bisa ke sana juga jalan2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, keliling Indonesia siyap ya Bun..
      Jadi asik kalau mau eksis ya, terlebih bawa anak kecil pasti seneng tuh.

      Delete
  40. Kemit Forest Cilacap emang top banget. Ini salah satu wisata di Cilacap yang bukan pantai tapi berhasil dan mampu menarik wisatawan yang banyak. Lokasinya juga epik pisaan oey

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Teh.
      Btw, Teh Eri udah pernah kesana kah? Atau memang udah tahu aja? Hee

      Delete
  41. ini lucu banget tempatnya, makin banyak aja ya tempat wisata selfie dengan konsep kaya gini, tapi menurutku ini cukup tertata rapih dan nyaman...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya emang makin sini makin banyak. Tapi asal bisa merawat dan mengelolanya, pasti pengunjung senang dan betah. Cobain deh kalau ada waktu main ke Kemit Fores.

      Delete
  42. wuahhhhhhh asyik banget ihhh...

    udah lama rasanya enggak jalan jalan sama temen temen,nyari spot yg instagramable gitu. kalo di kuningan ada namanya Tenjo Laut. view nya dari ketinggian gitu. hampir mirip.

    semoga gue juga bisa segera jalan jalan gitu haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hayo mau kapan, Mas nyari spot bagusnya. Udah ajak temannya dan cari tempat yang instagramable. Nanti aku tunggu ceritanya di blog, Mas..he

      Aamiin, jalan-jalan secepatnya, Mas :D

      Delete
  43. Wah kayaknya tempatnya seru ya mas?

    Untuk sepada terbang itu, di tempat saya tinggal ada juga. Tapi ya gitu, belum pernah nyobain. Hihi.. belum eekmap juga sih! Hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya seru dan menyenangkan, terlebih disaat pagi hari, Mas. Sayangnya sore itu pernah hujan juga waktu aku kesana..he

      Cobain kapan-kapan ya, Mas. Nanti bagi ceritanya di banyolanesia ya :)

      Delete
  44. Wah, ijo pohonnya campur warna cerah payungnya, juga aneka permainan anak...Cocok banget nih buat wisata keluarga...:)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Teh. Kalau ada waktu cobain deh, Teh main kesana..he

      Delete
  45. Ikut senang karena rencana untuk jalan-jalan akhirnya terlaksana, bukan sekedar wacana saja hahaha
    Sekarang emang lagi trend ya wana wisata semacam ini, di tempatku juga ada. Tapi aku belum sempat kesana hehehe.
    Semoga pengunjungnya juga ikut menjaga alam, dengan membuang sampah di tempat yang seharusnya misalnya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Teh. Alhamdulilah..he

      Oh yah, teh Retno ini rumahnya di mana ya, jadi penasarna kan tempat wisata yang katanya sama seperti di Kemit Forest.

      Betul, karena dengan kita gerak mau membuat sampah pada tempatnya itu merupakan hal yang baik dan luar biasa. Toh kalau sampahnya berantakan kita juga yang gak nyaman ya..

      Delete
  46. tempatnya asliii keren. Dan asri banget yaaa.. suka liatnya! Salam kenal dan cheers from NYC :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Teh. Menyenangkan juga kalau main kesana..he
      Salam kenal juga dari Diarymahasiswa ya :)

      Delete
  47. Wih kayaknya asik juga tuh.. Boleh lah kapn kapan maen ke sana.. hehhehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju, sekalian refresing dan jadi tahu.
      Dan jangan lupa abadikan banyak foto disana..hehe

      Delete
  48. Wah, seru sekali ya sepertinya di sini. Banyak spot-spot wisatanya. Kapan-kapan kalau main ke Jawa Tengah kayaknya bisa jadi salah satu pilihan nih. Sumpek sama ibukota :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju, Mas. Di list aja kalau pas ke Jateng. Jadi nanti bisa main ke tempat wisatanya, salah satunya Kemit Forest ini.

      Delete
  49. lokasinya bikin jeprat jepret terus itu mz... bagus banget apalagi pas di kursi gantung itu, pengen kesanaaaa :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kesana aja, Teh. Dan langsung abadikan momen bersama keluarga..he
      Biar bisa action cekrek-cekrek :)

      Delete
  50. Looh kok aq baru tau wisata ini di Cilacap. Wah kudu disamperin kalo pulang kampung nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Harus, Teh.
      Wah orang Cilacap tah? Harus dateng, biar tahu secara langsung. Dan sekaligus bisa jadi bahan cerita di blog juga..he

      Delete
  51. Well, selalu mupeng pengen foto di sepeda terbang kayak gitu. Tapi mungkin turun2 malah jadi mayat sangking takut nya ama tinggi =D. hahaha.. Btw, aku suka banget sama alamnya.. Seger gitu!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. Iya pemdangan alam seperti ini memang bagus dan sangat cocok bagi mereka yang jarang pergi ke alam.

      Delete
  52. Bagus banget ya tempatnya.

    terjangkau pula

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah datengin aja, Teh :D
      Ajak keluarga dan liburan deh..hehe

      Delete
  53. Wisata alam seperti ini menjamur dimana-mana, itu tandanya warga setempat mulai sadar wisata memaksimalkan potensi alam yang dimiliki.

    Aku baru kali ini loh lihat foto diri aak Andy secara jelas setelah baca petunjuk di artikel ' aku memakai kaos diary mahasiswa ', selama ini kesannya kan misterius yang mana sebenarnya 😁.
    Begitu juga foto profilnya gunain karikatur.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mas. Meskipun setiap daerah rata-rata hampir sama, tapi tiap lokasi wisata selalu punya kekhasan tersendiri.

      Lah nggak kok, Mas. Kalau mau lebih jelas cek aja di menu about, ada fotoku...he

      Kapan jalan-jalan bareng nih, Mas. Explore Jogja :)

      Delete
    2. waduh, sayang sekali saya sudah tidak di jogja lagi.. coba masih disana, ikut mas andi sama mas himawant jalan-jalan deh..
      hehe...
      spotnya menarik mas, banyak pilihan kegiatan ternyata di wisata ini. pengunjung pasti betah dan kalau mau main kesana memang butuh seharian.. biar puas...

      Delete
  54. Bagi yang hobinya foto-foto tempat kayak gini gak boleh ketinggalan ya. Cantik tempatnya:))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Teh. Yang gak hobi juga kalau ke tempat ini masa iya gak mau foto sekali dua kali..wkwk

      Delete
  55. Foto-fotonya bikin ngiler. Titik.

    ReplyDelete
  56. wah sampean sampe kampungku juga yaaaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..Iya, Mas. Tapi mas Alfan sepertinya pas gak di kampung halamannya ya :)

      Delete
  57. Kalau pas mau foto2 ada orang pacaran, suami paling bilang gini, "Udah berbaik sangka aja. udah nikah kali.Pengantin baru." Rasanya nggak banget sih kalau ngomongin ada orang pacaran di depan anak2. Hahah..
    Btw, tempatnya bagus. Puas main puas foto2 ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..Positifnya aja ya, Teh.
      Lah teh Nur kan udah nikah, kan secara gak langsung pacaran sesudah halal.
      Hanya saja udah bawa anak..hehe

      Nah itu, puas main puas foto-foto :D

      Delete
  58. Mau dong diajak kesana mas , nanti tak ajak eksplore Palembang

    ReplyDelete
  59. Tulisan yang sangat menarik, sayang pas ke Cilacap kemarin tidak sempat mampir.

    ReplyDelete
  60. Suasana Payung bergelantungan kayaknya sudah mulai menjamur di beberapa tempat wisata

    ReplyDelete