Kemit Forest Education - Wisata Kekinian di Sidareja, Cilacap


DiaryMahasiswa.com | Dear Diary, selain aku bisa silaturahmi sekaligus ikut reuni akbar pramuka di sekolah menengah atasku dulu. Aku juga sempat main ke beberapa tempat wisata. Salah satunya ke kemit fores ini. Yang lainnya nanti aku ceritakan di diary berikutnya ya :)

Salah satu tempat wisata yang ada di Sidareja Cilacap belakangan ini cukup ramai dibicarakan. Foto para pengunjung pun berseliweran di berbagai media sosial. Apalagi instagram banyak sekali, terlebih foto orang yang sedang bersepeda diatas itu.

Awal tahun 2018, aku bersama sahabatku, Bedi sempat mau kesana, hanya saja gagal karena libur kerja yang gak jadi.

Nyerah?

Oh, tidak. Kami masih tetap nunggu waktu, saking lamanya waktu luang itu datang, akhirnya setelah lebaran kemarin barulah sempat datang langsung ke Kemit Fores. Itupun melalui tahap kegagalan yang berulang-ulang.

Lah, kenapa?

Pertama gagal ya itu tadi diawal tahun, kedua berencana mau kesana lagi bersama Bedi, Dede dan Iin, tapi mereka tidak bisa, karena waktu kerja begitu cepat, terlebih Dede udah harus cus ke negeri tetangga.

Terus ?

Ya, terus kami berencana tetap berangkat aja berdua, aku dan Bedi aja. Padahal awalnya mau bareng Dwiky sahabatku juga, tapi dia keburu berangkat merantau lagi. Kalau jadi bakal ajak Budi, Supangat dan juga Agung. Makin banyak yang ikut makin seru tentunya.

Baca juga : Jurang Tembelan, Tempat Wisata Kekinian di Mangunan

Dan sebelumnya juga aku sempat survei, tanya-tanya mengenai tiket dan jalannya bagus atau tidak. Ya, memang harus gitu, persiapan diawal kan lebih baik. Sempat tanya Riswara teman sedari sekolah dasarku yang kebetulan udah pernah kesana. Tanya mengenai harga tiket, eh dia sempet lupa. Wajar dah tua, eh maksudnya dah lama :P

Sempat tanya saudaraku juga, Heni yang kebetulan udah kesana diawal tahun baru ini. Rombongan pula. Searching juga udah. Dan aku sama Bedi sempat menggagalkan ke Kemit.

Kenapa?

Karena teracuni untuk beralih ke tempat wisata ke Karang Resik Tasik. Apalagi setelah dapat info tiket dari teman yang udah kesana. Sekilas lebih bagus, ada yang bilang katanya lebih murah dan sebagainya.

Pengen banget kesana, tapi waktu mepet untuk segera otewe ke kota Gudeg lagi, jadi kami memutuskan untuk pergi ke Kemit aja. Fix!


Bukannya gak mau ke Karang Resik, hanya saja waktu belum pas. Semoga nantinya bisa explore semuanya :)

Yang awalnya berdua saja, eh ternyata Bedi ngajak teman juga, ada Zafik, Gina dan juga Wuri. Ditambah lagi sama Teguh yang kebetulan berangkat dari Purwokerto. Jadi ketemuan disana nantinya. Mereka semua ada yang berteman sedari duduk dibangku sekolah dasar denganku, ada juga yang sedari sekolah menengah pertama.

Satu hari sebelum otewe, aku iseng buka instagram, dan lihat teman posting foto liburan di Kemit. Ini pas banget untuk bisa ditanya harga dan yang lainnya. Dan fixlah, besoknya berangkat.

Oh, iya, sedikit informasi buat teman-teman yang baca ini ya. Kemit Forest memiliki lahan seluas setengah hektar milik perhutani. Memang ketinggianya hanya 200 mdpl, tapi viewnya dari sini cukub bagus.
Alamat lengkapnya ada di Jalan Srikaya Karanggedang, Karanggedang, Sidareja, Karanganyar, Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Ada banyak spot foto yang tak kalah keren seperti sky wings, kursi gantung, sky big. Spot spot disini bahkan gak kalah menarik sama The Lodge Maribaya di Bandung. Jadi buat warga Cilacap dan sekitarnya gak perlu jauh jauh ke Lembang cukup ke Kemit Forest Education Sidareja saja.

Kalau kalian pergi kesana pasti akan bertemu dengan pintu masuk yang terbagi dua ini. Tetap satu tujuan masuknya, hanya saja dipisah guna motor dan mobil.


Tempat untuk pembelian tiketnya pun berada di pintu masuk yang kedua. Kalau tadi pintu masuk ke tempat parkir sedangkan yang ini pintu masuk menuju tempat wisatanya langsung. Untuk harga tiket masuknya pengunjung cukup membayar Rp. 5.000,- per orangnya.

Baca juga : Pengen Merasakan Sensasi Naik Kuda Terbang? Ke Bukit Panguk Aja!

Sedangkan untuk menaiki atau foto di tempat wisata yang lainnya khususnya yang berbayar, pengunjung membayar lagi Rp. 15.000,- per orangnya.


Baru menginjakan kaki masuk, sudah terlihat spot wisata yang selama ini ramai bertebaran di media sosial. Banyak tempat duduk dan tempat sampah juga. Bagus sih, biar para pengunjung gak bingung buang sampahnya.


Banyak juga payung berwarna warni yang bergantung di area tempat wisata Kemit Forest. Terdapat juga berbagai hammock di tempat ini. Jadi bagi kalian yang pengen bersantai sembari tiduran bisa tuh ongkang-ongkang..hehe


Karena siang itu sudah memasuki waktu duhur, kami bergegas mencari tempat wudhu sekaligus musholanya. Biar kalian tahu juga, itu tempat shalatnya yang bercat putih. Cukup sih, tapi kalau boleh jujur menurutku kurang besar dikit lah tempat shalatnya.


Setelah shalat barulah kami jalan-jalan untuk muter-muter di sekitaran tempat wisata. Termasuk ke tempat yang menjadi icon, rumah pohon yang terdapat jembatan ditengahnya.


Aku perhatikan rumputnya sekilas sama seperti rumput yang biasa aku gunakan futsal. Atau emang sama, aku gak tahu juga. Kebanyakan di lokasi ini yang bermain itu anak kecil, tapi emang cocok sih untuk anak kecil. Mungkin ini salah satu tempat educationnya.


Kami cukup melihat dari jauh pagar aja, mau masuk gak enak karena kebanyakan anak kecil. Kecuali bagi kalian yang sudah punya anak bisa nih diajak kesini, rekomen lah.


Sesekali Bedi ngajak selfie. Oke lah. Tapi ada juga yang gak ikut selfi nih, tapi ya emang gak mau gak apa-apa lah. Btw, kaos yang aku gunakan dari diary kaos lho :D


Ada juga tempat yang seperti ayunan, tapi kami gak naik. Karena waktu itu sempat hujan juga di kemit. Tapi aku ada foto dari berbagai sumber. Mungkin nanti kalian mau mencobanya.

Pict/explorewisata.com


Bisa foto sendirian ataupun banyakan. Mungkin ada kapasitasnya juga sih, seperti foto dibawah ini 4 orang aja sepertinya terlihat penuh ya. Tapi keren ya terlebih dengan background pemandangan gitu.

Pict/instagram.com/sheinashe91

Atau mau nyobain naik sepeda terbang gini. Biayanya setiap orang waktu itu Rp.15.000,- plus gratis file foto dari kamera DSLR juga. Jadi bakal keren lah hasilnya. Dan siap disebarkan di berbagai media sosial kalian. Atau cukup jadi kenagnan aja, dicetak mungkin dan disimpan deh.

Pict/instagram.com/hannaapriliana2


Ada juga tempat seperti halnya di ruang tamu tapi ini outdoor, untuk santai-santai nyaman juga nih. Dan waktu itu karena hujan tempat ini di tutup, dan aku belum sempat foto. Ini ada beberapa foto yang aku ambil dari instagram. Biar kalian tahu juga.

Pict/instagram.com/kemitforest_official

Pict/instagram.com/kemitforest_official

Suasana malamnya pun tak kalah kerennya lho pemandangannya, coba kalian lihat. Dengan udara dingin, camping di kemit fores pasti sangat menyenangkan. Cobain deh!

Pict/instagram.com/kemitforest_official

Pict/instagram.com/__alfiyahh

Pict/instagram.com/__alfiyahh

Kalau mau langsung upload tanpa punya quota juga bisa, karena di kemit fores ini tersedia wifi juga. Tapi waktu itu aku dan teman-teman gak menggunakan, karena kami fokus aja main, gak internetan. Paket data juga di matikan, kalaupun pegang gadget paling cuma buat foto aja.


Terdapat juga tempat foto yang gratis alias gak bayar. Tempat dibawah ini berkapasitas 3 orang maksimal. Makannya kalau rame bisa antri tuh orang yang mau foto aja.



Sayangnya cuaca waktu itu kurang mendukung, alias mendung. Apalagi fotoku ini habis hujan, jadi gak begitu cerah deh.


Ada juga spot foto yang bulet gini, aku dan Bedi aja sih yang foto-foto di spot gratis ini. Yang lainnya asik ngobrol, bosen atau memang gak mood karena cuaca gak cerah.



Waktu itu cukup rame juga yang datang, karena libur sekolah masih sih, jadi hari apapun bisa liburan. Terdapat banyak warung juga di sekitaran tempat wisata, jadi teman-teman yang mau datang tapi sampe sana laper jangan khawatir.


Sesekali Teguh sempatkan untuk eksis. Buat DP di whatsapp katanya. :P


Aku sempatkan foto di tengah keramaian juga, tepat disampingku itu ada orang yang sedang pacaran kalau gak salah. Lah berduaan terus. Eh, tapi gak tau juga sih, siapa tahu udah halal alias nikah. Kan siapa yang tahu ya..he


Kami mengunjungi Kemit Fores dua Minggu setelah lebaran. Oh, ya selain itu ada juga permainan panah, tembak-tembakan yang biasa disebut apa aku lupa. Gak sempat foto sih, tapi ada videonya, aku screensoot deh.


Terdapat juga permainan flying fox, waktu itu cukup antri yang mau naik. Mungkin penasaran jadi banyak yang mencoba wahana itu.


Untuk anak kecil bisa nih bermain sembari belajar nangkep ikan. Atau kalian ada yang waktu kecilnya dulu gini. Ciee, nostalgia..hehe


Atau gak naik kereta aja nih. Biasanya kan wahana kereta ini terdapat di alun-alun atau pasar malam. Nah sekarang udah ada nih di tempat wisata. Salah satunya di Kemit Fores ini.

Disaat kami mau pulang juga mendengar informasi bahwa tanggal 1 dan 2 Juli itu ada lauching teropong bintang. Sayang, aku dah otewe lagi ke Jogja jadi gak bisa lihat. Tunggu aja info selanjutnya dari Kemit ini!


Kalau kalian penasaran aku sempat dokumentasikan langsung dengan video. Bisa kalian cek dibawah ini kok. Dan aku rasa lebih lengkap, karena kalian jadi tahu suasana disana..he

Bantu  Diary Mahasiswa  juga yuk, untuk subscribe youtube channelnya, baru mulai mainan youtube nih.


Segitu dulu aja ya, next time aku tulis #DiaryTravelling lagi deh. Semoga bermanfaat dan jangan lupa berlibur :)

July 14, 2018 - 138 komentar

138 komentar untuk Kemit Forest Education - Wisata Kekinian di Sidareja, Cilacap.

Terima kasih sudah membaca diary kali ini. Jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya. Komentar dari sahabat diary mahasiswa merupakan sebuah apresiasi besar untuk penulis :)


Perlihatkan Semua Komentar Tutup Semua Komentar
.

wii, asyik juga. sama kayak daerah bukit peramun. belitung

Balas Hapus
.

poto potonya indah dan takjup, nggak kebayang gimana kalau waktu bisa diputar balik, pasti masa mudaku mungkin lebih indah lagi ....

itu poto paling atas paling top tiada duanya

Balas Hapus
.

perhatianku terfokus pada sipake kerudung coklat

Balas Hapus
.

Asik juga ya jalan2 di kemit Forest Education, Ndi :) Itu beneran foto melayang cuma bayar 15rb dan dapeti file foto DSLRnya? Lumayan mirah atuh :D Jadi mauuuuu euy! Buat dipamerin di IG pasti alus nyaaa :)

Balas Hapus
.

wwuuiihhh asyik banget bisa jalan-jalan. Jadi pengen jalan-jalan juga. Emang sih ya sekarang orang seringnya kalau jalan-jalan wajib foto2 untuk medsos gitu, makanya jadilah tempat2 yg bisa disebut instagramable. Kalau udah gitu, bertambah deh minat pengunjung untuk datang. Pantes ya foto-foto nya org di medsos kalau naik sepeda terbang gitu bagus-bagus, ternyata free jepret pake DSLR. Baru tau :D

Balas Hapus
.

Kemit Forest aku baru tahu sih mas...Ternyata wilayah Cilacap punya tempat Wisata yang menarik juga yaa!! Dan tak kalah dengan tempat wisata yang ada dijawa tengah lainya... Mantap 👍👍👍

Balas Hapus
.

sennag deh makin banyak wisata alam, kalau saya suka di bagian yg banyak payung warna-warninya.. sayang meletakkannya ngga beraturan..kalau tertata (segi warna) pasti lebih ciamik!

Balas Hapus
.

waduh lengkap banget
sampe ada tembak2an
sama ada wifinya
kpan2 coba ke sini ah mas
aku cuma lewat Stasiun Kroya klo ke Cilacap huhu

Balas Hapus
.

Indahnya seperti di daerah puisi
Bagai dalam mimpi
Naik dan jalan diatas pelangi
Mengendarai sepeda mini

Balas Hapus
.

Ayo jalan-jalan, Teh..he
Nah itu dia, selain medsos saya butuh juga buat update di blog.. :D
Nah itu, Teh. Makannya foto orang yang naik sepeda terbang gitu rata-rata keren, lah di fotoin, plus pake DSLR lagi..he

Cobain deh kapan-kapan ke tempat seperti ini, Teh. Atau di daerah teh Iva ada juga?

Balas Hapus
.

Oh gitu, tempat yang waktu itu di kunjungi mas Fajar ya?

Balas Hapus
.

Hehe..memang dulu waktu mudanya gak indah, Mas? He
Sekarang juga bisa kan lebih indah, menikmati keindahan ciptaan-Nya mah gak usah nunggu muda atau tua, kapan aja bisa..hehe

Asik, mau kenalan kah sama yang foto diatas? He

Balas Hapus
.

Hasyikk.. Siapa ya kira-kira, Mas?
Mau kalau diajak kenalan? He

Balas Hapus
.

Iya, Teh asik..he
Iya 15k, Teh. Dan udah dapet file foto dari kamera DSLR juga lho, hayo cobain, Teh. Sekalian ajak keluarga juga buat berlibur..hehe

Gak cuma di pamerin di IG lho, Teh. Di blog, facebook, twitter dan akun media sosial lainnya..he

Balas Hapus
.

Oh yah, ini cukup buming sedari tahun 2017. Untungnya baca diary saya yang ini, jadi tahu kan, meskipun belum kesana..he

Betul, Mas. Bahkan kata salah satu orang di kemit forest kemarin akan terus di update, maksudnya akan terus ada perubahan ke lebih bagus. Tanggal 1 dan 2 Juli kemarin juga launching teropong bintang di Kemit Fores, Mas.

Balas Hapus
.

Nah itu, semoga kedepan bisa lebih ditata lagi ya, Teh. Biar gak cuma menyenangkan main ke Kemit itu, tapi kesannya juga dapet. Dan betul sih saya juga setuju kalau warna payungnya ditata dengan beraturan pasti lebih bagus terlihatnya.

Balas Hapus
.

Iya, Mas, yang panah gak saya foto sih soalnya..he
Harus, Mas. Iya tuh bisa sesekali mampir kalau lagi ke Cilacap..

Balas Hapus
.

Asik, ah teh Anisa mah bisa aja, apa-apa bisa jadi puisi..
Gak kebayang kalau main ke Kemit langsung bakal banyak tuh tercipta puisi karena keindahan alamnya :)

Balas Hapus
.

wiii tempatnya lucu yaaa, jadi pengen naik kereta-keretaannya *eh* *ya mana muat* *tidak sadar bodi*

Balas Hapus
.

apa ndak capek mas
keliling terus dari wisata satu ke wisata lain?
Tapi menyenangkan

Balas Hapus
.

Kalau gua kesana, foto buat post di ig doang, keren banget tempatnya hehe

Balas Hapus
.

Sideraja Kawunganten, ora sida kebangeten...
Pernah liat sih temen ngpost, foto yang ada payung - payungnya gitu, dan sepertinya itu tempatnya emang di sideraja... karena mirip sama foto diatas...
mantap sekarang ada videonya juga, ntar ku subcribe lah.. :D

Balas Hapus
.

Apik banget objek wisatanya, bersih dan sejuk

Balas Hapus
.

Tempat wisata dengan konsep yang mulai digunakan untuk tempat wisata baru. berwisata yang digabungkan dengan edukasi di alam terbuka. Pasti tempat ini bakal selalu ramai untuk dikunjungi. Penyediaan sarana edukasi juga mesti dikembangkan biar pengunjung tidak bosan. :D

Balas Hapus
.

Wah Cilacap ya, nggak begitu jauh sih dari rumah aku. Kapan kapan bisa main ke sana. Sekarang wisata alam ciamik dan instgramable macam ni emang lagi booming ya, Di. Banyak kali yang berkiblat sama macam tu di mana mana, di daerah Jogja juga ada. Sebut saja Hutan Pinus Pengger. Hampir hampir sma juga kayak gitu.

Balas Hapus
.

wew keren gan tempatnya tapi sayang nya kalo dari jakarta ke sana jauh bgt hehe

Balas Hapus
.

wuih kang Andy,, spot fotonya banyak sekali yang keren2 yaa! Jadi banyak pilihan ga kesatu titik buat foto selfie aja.. huhuhu tapi jauh juga ya tempatnya..

Balas Hapus
.

Widih, rakyat Cilacap dan sekitarnya udah punya obyek wisata kekinian nih.

Balas Hapus
.

wah mantap, sepertinya baru tempa wisata ini jadi pengen juga mampir juga kesana

Balas Hapus
.

Wah, tempat wisatanya paket lengkap banget yaa. Mau foto-foto ada. Mau main2, ada wahananya. Kerennn

Balas Hapus
.

seru banget kak!
tempatnya asyik, instagramable banget hihi
bisa-bisa aku betah kalau main ke sana, bisa seharian gak pulang haha
terima kasih buat info lengkapnya kak :)

Balas Hapus
.

lihat thumbnail keingetan omah kayu di Batu

asik bat disediain kamera bagus, ga kayak tempat lain. Lebih asik lagi kalau yang tembak2an bisa multiplayer gitu macam permainan apa sih itu kalau kena warna mati wkwk

Balas Hapus
.

Wajib bawa kamera kalau berwisata ke sini. Banyak spot instagramable

Balas Hapus
.

Saya kalau ke tempat wisata juga nggak butuh wifi, sih. Niatnya, kan, emang buat main, menghilangkan penat, serta keluar dari dunia keseharian. Pegang ponsel buat motret, sebab kamera digitalnya belum ada. Saya rasa kurang tepat ketika di tempat wisata masih butuh wifi dan main medsos. Itu sama aja kayak lagi santai di rumah yang cuma bisa jalan-jalan di internet.

Tempatnya asyik~ Lebih-lebih buat yang udah berkeluarga, anaknya pasti senang sekali diajak main ke sini. Ehe.

Balas Hapus
.

cantik nian bang kekinian banget kalau yang 4orang foto itu aku cukup 2 karena aku dihitung 2 overweight nanti talinya putus

Balas Hapus
.

kalau dengar Cilacap tuh rasanya gimana yaa..
puluhan purnama dan rencana mo menyambangi kota ini ko ya gagal terus sih.
belum rezeki main ke kota ini.
Padahal banyak tempat keren seperti Kemit forest ini yaa..
hiks.. hiks.. hiks..

Balas Hapus
.

Haha..mana muat lah..hehe
Tapi kalau mau naik malah bagus lho, nanti jadi viral :D

Balas Hapus
.

Capek mah wajar, Mas..hehe
Yang penting kewajibannya gak sampe lupa bahkan ditinggalkan.

Memang menyenangkan, Mas. Terlebih bisa aku ceritakan juga. Jadi mas juga tahu..he

Balas Hapus
.

Pertanyaannya cuma satu, Mas.
Kapan ke Kemit Forest Educationnya? Hee

Balas Hapus
.

Haha..bisaan ah si amang ieu :D
Mungkin memang di Sidareja, Mang. Sedang hits juga akhir-akhir ini tempat wisata itu. Harus, Mang. Biar membantu terkenal ya..hehe

Hatur nuhun sebelumnya :)

Balas Hapus
.

Betul, Mas. Kapan maen ke Kemit Forest, Mas? hehe

Balas Hapus
.

Betul, Mas. Terlebih tempatnya yang selalu update, waktu kesana juga saya dapet kabar tanggal 1 dan 2 Juli juga launching teropong bulan. Keren, dan tak kalah kerennya seperti yang ada di Lembang Bandung juga.

Cocok buat anak-anak, Mas..he

Balas Hapus
.

Btw, rumah teh Mey itu dimana kah?
Bisa tuh kalau dekat mah, ajak suami lebih seru, Teh..he
Betul, booming banget, Teh. Terlebih tempatnya memang bermanfaat bagi orang yang berkunjung..

Betul, Teh. Ke hutan pinus dari bulan kemarin udah berapa kali ya, nganter tamu, maen sama adek sampe bosen tapi tetap menyenangkan..he

Balas Hapus
.

Asal ada niat pasti bisa kesana, Mas..hehe
Tapi ajak teman lebih seru dan agendakan ke lebih satu tempat wisata biar sekalian main gak ke satu tempat aja :D

Balas Hapus
.

Betul, Teh. Ayo ke Kemit Forest Education, Teh.
Ajak keluarga pasti lebih seru mainnya..hehe

Iya jauh, Teh. Kalau di daerah teh Vika sendiri gak ada kah?

Balas Hapus
.

Iya nih, Mas. Udah makin kekinian aja ya.

Balas Hapus
.

Cus mampir aja, Mas.
Memang belum lama banget sih, jadi masih rame dan booming di internet juga fotonya..he

Balas Hapus
.

Betul, mau foto-foto bisa dan mau mainan juga bisa.
Iya keren, semoga sekeren fasilitas dan update akan terus perkembangannya.

Balas Hapus
.

Iya, Teh betul..
Pasti betah, coba aja main kesana, Teh..
Sama-sama, semoga bisa main ke Kemit Forest juga ya..

Balas Hapus
.

Waaah jadi mupeng ke sini juga.. Tapi lumayan jauh ya klo dari Tangerang. InsyaAllah kesampaian lah ya.. Aamiin..
Makasih kak infonya, dan salam kenal :)

Balas Hapus
.

Tempatnya kece abis, komplit dan kaya menikmati beberapa objek wisata di satu tempat.. sekilas kaya ada di lodge maribaya. haha... yang penting mah tetep tempatnya instagramable kalo sekarang mah.. Pasti ramenya... :-D

Balas Hapus
.

Wih banyak banget spot-spot cantik buat foto-foto. Lha kirain yang dipagari itu bukan semua umur. Ternyata buat anak-anak. Hihi. Jadi kalau mau masuk bawa anak gitu ya biar enggak malu. Okelah okelah.

Balas Hapus
.

anjir keren nih tempatnya, instagramable juga :D

Balas Hapus
.

tempatnya komplit iya semua wahananya keren-keren dan warna warni di hutan keren lah.

ajak aku ndi kesana, haha

Balas Hapus
.

siap siap!
kalo gak mau pulang bisa berabe nih kak hihi

Balas Hapus
.

Ih baguus yaaa. Perwahana nya kena biaya 15ribu? Wow lumayan yaa. Tempatnya ramai ya disanaaa kebanyakan yang datang keluarga dengan anak-anaknya ya? Dari wahananya memang lebih dominan untuk anak-anak kecil ya? Paling kalau untuk yang dewasa ya hanya sekedar bersantai, jalan-jalan, terlebih foto-foto di spot yang menarik. Jadi pingin kesanaaa heheee. Di daerah cikupa bisa mungkin suatu hari aku kesana, amin hehehe.

Balas Hapus
.

Hampir sama ya, Teh sama yang di Batu?

Wkwk,, iya sih seru juga ya :D
Tapi itu yang tembak-tembakan juga harus beli pelurunya, kalau habis ya beli lagi kalau tetap mau main, kalau tidak ya udah..he

Balas Hapus
.

Betul, tapi kalau gak ada gadget juga cukup.
Kan kalau mau foto di sepeda terbang itu udah dikasih file dari kamera DSLR. Jadi keren hasilnya..he

Balas Hapus
.

Setuju, Mas. Sama sih karena aku juga belum punya kamera DSLR jadi cukup manfaatin gadget aja mengabadikan fotonya..he

Hehe..Tapi bener sih kalau bawa anak bagi yang udah berkeluarga cocok banget. Aku kasih tahu ke tetehku juga langsung tertarik untuk main ke Kemit Forest.

Balas Hapus
.

Hehe..mau dicobain kah, Mas?
Main coba ke Kemit, nanti fotonya berdua aja..he

Balas Hapus
.

Betul, Teh. Semoga rencana berikutnya berhasil ya, Teh. Gak cuma bisa jalan-jalan misalnya ke Kemit saja, tapi bisa kulineran juga ya.

Balas Hapus
.

Aamiin, semoga ya, Teh.
Sama-sama, salam kenal juga Teh Rodhiyatum Mardhiyah

Balas Hapus
.

Sepertinya memang kerja sama dengan yang di Bandung, Mas. Terakhir dapet kabar juga gitu, dan sempat launching teropong bintang juga.
Rame, instagramable dan kekinian, rame banget emang. Waktu saya kesana aja ada sepertinya 1k motor yang parkir..he

Balas Hapus
.

Nah betul, bawa anak kecil bisa jadi alasan utama untuk bisa eksis di situ..he
Tapi kalau mau sekedar foto bilang aja ke petugasnya..hehe

Balas Hapus
.

Cobain main kesana, Mas. Biar bisa eksis juga..he

Balas Hapus
.

Iya jadi nyala gitu ya di hutan tapi terlihat warna warni..he
Boleh, ayo kapan..hehe

Itu aja waktu aku di rumah, Mas. Sekarang udah di Jogja lagi, kalau dari Jogja jaraknya lumayan, dari rumah sekitar satu jam-an lah..he

Balas Hapus
.

wahh fotonya keren-keren banget mas. tempatnya cantik-cantik semua...

Balas Hapus
.

wah keren banget mas, muali banyak tempat wisata yang berkonsep dan menyediakan ayunan di ketinggian kayak gitu ya mas.

Disini juga ada tapi masih kerenan di Kemit Forest hehe.

Balas Hapus
.

Disini gak ada sih yg sepeda terbang gitu, tapi kalau tempat2 yg dibuat instagramable gitu sih ada. Pengen sih sesekali mampir, tapi kebanyakan anak ABG suka malu juga mau foto-foto gegayaan apalgi kalau ketemu murid hahaha
Btw mulai ngevlog juga ya sekarang?

Balas Hapus
.

Iya, Teh. Kalau ada waktu coba main kesana, Teh..he

Balas Hapus
.

Nah itu, betul banget. Hampir banyak saat ini tempat wisata yang bernuansa seperti itu..

Disitu namanya apa, Mas?

Balas Hapus
.

Iya, Teh. Dan itu gak semua wahana atau tempat foto bayar kok, ada yang gratis juga. Ramai karena terbilang masih baru lah wisata Kemit Forest ini.

Betul, mungkin itu salah satu educationnya juga. Ayo cobain kesana, biar bisa eksis sekalian ngumpulin foto untuk di publish..hehe

Aamiin..

Balas Hapus
.

Kan bisa nginep, ngecamp juga bisa tuh :D
Asli bakal betah kayaknya kalau kesana..hihi

Balas Hapus
.

Dari Ciamis ke Cilacap enggak jauh to mas? Udah beda provinsi ini *buta daerah Jawa Barat--hahaha

Iya, itu rumputnya rumput sintetis ya. Malah pas pertama lihat di foto sampul blogpost ini, sepintas kayak rumput yang ada di alun-alun Bandung. Cocoknya buat duduk santai bareng anak-anak memang.

Balas Hapus
.

Wah keren juga ni tempat mas...
Cocok nih buat berduaan dengan doi sambil melepas stress hhe :)

Balas Hapus
.

Oh, gitu. Teh Iva ini guru tah? Sekalian ajak aja muridnya, Teh foto bareng..hehe

Itu sekedar dokumentasi aja sih, Teh. Kalau ngevlog belum karena gadget saya kameranya kurang bagus yang depan, mau pake yang belakang susah :D

Pengen belajar lah nanti kalau udah punya kamera mah..hehe

Balas Hapus
.

Wah mas Andi ini scouter ternyata, anak pramuka. Keren. Sempet nyesel dulu kenapa ngga ikutan pramuka sampe abis, cuman pas diwajibin ikut aja, wkwk padahal banyak banget ilmunya.

Dan, ditambah, itu keren banget si instagramable :D boleh dan di save ntar kesono bang. Sip.

Salam kenal juga..

Balas Hapus
.

Hehe..iya, coba dulu ikutan aja :D
Tapi ya mau gimana, waktu udah berjalan ya, setiap perjalanan hidup kan harus di syukuri apapun itu..he

Siap, Btw, Mas Rizki ini orang mana tah?

Balas Hapus
.

Wah... Asyik sekali sepertinya. Tempatnya asri, cocok untuk refreshing.. Tfs... 👍👍

Balas Hapus
.

Betul, apalagi doi yang udah halal. Dah ah dunia seperti milik berdua..wkwk
Kapan berkunjung ke Kemit, Mas? he

Balas Hapus
.

Aku bukan di daerah kotanya sih, Mas. Waktu itu naik motor 1 jam.an itu pun karena lewat penyebrangan pake perahu, kalau lewat daerah Manganti sepertinya bakal lebih lama ditambah lagi memang jalannya belum bagus juga :D

Kalau ke daerah Jabar udah kemana aja nih, Mas Wisnu?

Nah itu, aku aja gitu kok mikirnya sama seperti rumput yang buat futsal juga deh kayaknya..hehe. Betul, seperti halnya mas Wisnu momong ponakan..hihi

Balas Hapus
.

Betul, Teh. Udah gitu cocok juga untuk wisata keluarga ya.

Balas Hapus
.

Iya meskipun ada si di kuliahan juga UKM pramuka, tapi kan kudu punya pengalaman dulu mungkin minimal laksana eh bantara :D

Iya disyukuri aja lah yah
Sip. Gue jawa barat > sukabumi kak, abang? wkwk

Balas Hapus
.

Hehe..iya sih, tapi kalau gak ada pengalaman bisa aja kan, Mas ikutan?

Kalau di kuliah gitu sih tingkatannya seperti apa pramukanya, Mas? Aku penasaran pengen tahu..

Owalah Sukabumi tah, aku Ciamis, tapi sekarang domisili di Jogja. Kalau ke Jogja berkabar aja, kalau ada waktu bisa silaturahmi nanti.

Balas Hapus
.

keren, kalo kesana pengen naik speda gantung

Balas Hapus
.

Ide bagus tuh, Mas. Udah ada yang fotoin juga kok. Cukup bayar 15k udah dapet file foto dari kaemra DSLR juga.

Balas Hapus
.

Wkwk udah semester 3.
buat jadi pembina keknya, ke tingkatan garuda yang paling tinggi kalo ngga salah wkwk, temen aku juga pada ngebimbing anak sd, smp, kek gitu.

Oh ciamis, dulu aku juga mondok di ciamis, Darussalam tau? Siap emailin contactnya aja mas. hihi

Balas Hapus
.

rumahku di Ambarawa nih, tau nggak? hahaha..

Iya pinginnya sih begitu tapi apa daya suami lagi jauh mencari kitab suci. Hahaha..kapan kapanlah nanti kita traveling gitu... :D

iya, hutan Pinus kayaknya dimana mana ada ya di

Balas Hapus
.

duh seru juga nih kak kalau bisa nge-camp di sana.
jadi banyak bahan tulisan nanti :D

Balas Hapus
.

Wwh tempat wisatanya bagus ya. Sayangnya jauh dari tempat tinggal saya. Tapi semoga bisa ke sana juga jalan2

Balas Hapus
.

Kemit Forest Cilacap emang top banget. Ini salah satu wisata di Cilacap yang bukan pantai tapi berhasil dan mampu menarik wisatawan yang banyak. Lokasinya juga epik pisaan oey

Balas Hapus
.

Nah itu selain banyak tulisan pasti banyak kenangan juga, Teh..hehe

Apalagi ngecampnya sambil bakar jagung atau apa gitu, pasti lebih seru :D

Ah, kayaknya jadi betah gak mau pulang..haha

Balas Hapus
.

Oh iya, iya paham-paham. Jadi membina adik tingkat gitu ya, yang khususnya masih sekolah seperti SD, SMP.

Oh, yah. Iya tahu-tahu. Berapa lama mondok disitu?

Gak usah di emil, tuh cek aja di kolom contact ..he

Balas Hapus
.

Aamiin, keliling Indonesia siyap ya Bun..
Jadi asik kalau mau eksis ya, terlebih bawa anak kecil pasti seneng tuh.

Balas Hapus
.

Betul, Teh.
Btw, Teh Eri udah pernah kesana kah? Atau memang udah tahu aja? Hee

Balas Hapus
.

Iya bang, persis begitu.
Cuma 3 tahun SMA doang, oh ok ok sip.
Btw abang ini kuliah udah semester akhir? :D

Balas Hapus
.

mantap idenya kak Andi.
eh, bakar jagung apa bakar kenangan? :'(

Balas Hapus
.

Haha..kenangan mah gak usah dibakar, biarkan kenangan itu hilang seiring bertambahnya umur kita :D

Toh para alumni hatinya juga udah melupakan..haha #Jadicurhat

Yaelah para alumni, kaya banyak aja :D

Jadi pengen kan bakar jagung ini..ha

Balas Hapus
.

ini lucu banget tempatnya, makin banyak aja ya tempat wisata selfie dengan konsep kaya gini, tapi menurutku ini cukup tertata rapih dan nyaman...

Balas Hapus
.

wuahhhhhhh asyik banget ihhh...

udah lama rasanya enggak jalan jalan sama temen temen,nyari spot yg instagramable gitu. kalo di kuningan ada namanya Tenjo Laut. view nya dari ketinggian gitu. hampir mirip.

semoga gue juga bisa segera jalan jalan gitu haha.

Balas Hapus
.

Iya emang makin sini makin banyak. Tapi asal bisa merawat dan mengelolanya, pasti pengunjung senang dan betah. Cobain deh kalau ada waktu main ke Kemit Fores.

Balas Hapus
.

Hayo mau kapan, Mas nyari spot bagusnya. Udah ajak temannya dan cari tempat yang instagramable. Nanti aku tunggu ceritanya di blog, Mas..he

Aamiin, jalan-jalan secepatnya, Mas :D

Balas Hapus
.

Lumayan lah 3 tahun mah, setidaknya punya bekal dulu sebelum melanglang buana kan..he

Aku udah kelar malah tahun lalu..he
Coba aja kepoin diary mahasiswa :D

Tapi saat ini aku masih jadi mahasiswa ko di UK (Universitas Kehidupan) :P

Balas Hapus
.

Nggak tau eung, Teh. Kasih tahu dong..hehe

Haha..nanti juga pulang, nunggu pulang aja dulu, Teh..he
Apalagi nanti kalau udah ada dedek bayinya keluar ya, Teh. Pasti lebih seru dan menyenangkan..he

SHiap. Iya hampir setiap daerah aku rasa ada, hanya saja tingkat kebumingannya berbeda, terlebih yang ada di Jogja..hehe

Balas Hapus
.

Wah kayaknya tempatnya seru ya mas?

Untuk sepada terbang itu, di tempat saya tinggal ada juga. Tapi ya gitu, belum pernah nyobain. Hihi.. belum eekmap juga sih! Hahaha

Balas Hapus
.

Wah, ijo pohonnya campur warna cerah payungnya, juga aneka permainan anak...Cocok banget nih buat wisata keluarga...:)

Balas Hapus
.

Ikut senang karena rencana untuk jalan-jalan akhirnya terlaksana, bukan sekedar wacana saja hahaha
Sekarang emang lagi trend ya wana wisata semacam ini, di tempatku juga ada. Tapi aku belum sempat kesana hehehe.
Semoga pengunjungnya juga ikut menjaga alam, dengan membuang sampah di tempat yang seharusnya misalnya....

Balas Hapus
.

tempatnya asliii keren. Dan asri banget yaaa.. suka liatnya! Salam kenal dan cheers from NYC :)

Balas Hapus
.

Iya seru dan menyenangkan, terlebih disaat pagi hari, Mas. Sayangnya sore itu pernah hujan juga waktu aku kesana..he

Cobain kapan-kapan ya, Mas. Nanti bagi ceritanya di banyolanesia ya :)

Balas Hapus
.

Betul, Teh. Kalau ada waktu cobain deh, Teh main kesana..he

Balas Hapus
.

Betul, Teh. Menyenangkan juga kalau main kesana..he
Salam kenal juga dari Diarymahasiswa ya :)

Balas Hapus
.

Betul, Teh. Alhamdulilah..he

Oh yah, teh Retno ini rumahnya di mana ya, jadi penasarna kan tempat wisata yang katanya sama seperti di Kemit Forest.

Betul, karena dengan kita gerak mau membuat sampah pada tempatnya itu merupakan hal yang baik dan luar biasa. Toh kalau sampahnya berantakan kita juga yang gak nyaman ya..

Balas Hapus
.

Hahaha sama kita ya,kendalanya di gadget kalau mau vlog. Tapi gak tau kenapa kalau aku tetap aja lebih suka ngeblog dr pada vlog

Balas Hapus
.

wah ini komentar makin mengerucut wkwk. Iya mas Alhamdulillah, hehe.

Oh udah kelar toh, wkwk :D gimana rasanya bebas dari kuliah?

Cielah wkwk

Balas Hapus
.

Wih kayaknya asik juga tuh.. Boleh lah kapn kapan maen ke sana.. hehhehe

Balas Hapus
.

Iya sih, Teh. Makannya kalau saya bikin video palign ya video biasa, maksudnya sayanya gak ikut. Kalaupun sayanya ada itu nyuruh temen buat rekamin..hehe

Balas Hapus
.

Wah, seru sekali ya sepertinya di sini. Banyak spot-spot wisatanya. Kapan-kapan kalau main ke Jawa Tengah kayaknya bisa jadi salah satu pilihan nih. Sumpek sama ibukota :(

Balas Hapus
.

lokasinya bikin jeprat jepret terus itu mz... bagus banget apalagi pas di kursi gantung itu, pengen kesanaaaa :(

Balas Hapus
.

Looh kok aq baru tau wisata ini di Cilacap. Wah kudu disamperin kalo pulang kampung nih

Balas Hapus
.

Well, selalu mupeng pengen foto di sepeda terbang kayak gitu. Tapi mungkin turun2 malah jadi mayat sangking takut nya ama tinggi =D. hahaha.. Btw, aku suka banget sama alamnya.. Seger gitu!!

Balas Hapus
.

Bagus banget ya tempatnya.

terjangkau pula

Balas Hapus
.

Wisata alam seperti ini menjamur dimana-mana, itu tandanya warga setempat mulai sadar wisata memaksimalkan potensi alam yang dimiliki.

Aku baru kali ini loh lihat foto diri aak Andy secara jelas setelah baca petunjuk di artikel ' aku memakai kaos diary mahasiswa ', selama ini kesannya kan misterius yang mana sebenarnya 😁.
Begitu juga foto profilnya gunain karikatur.

Balas Hapus
.

Bagi yang hobinya foto-foto tempat kayak gini gak boleh ketinggalan ya. Cantik tempatnya:))

Balas Hapus
.

Foto-fotonya bikin ngiler. Titik.

Balas Hapus
.

wah sampean sampe kampungku juga yaaaaa

Balas Hapus
.

Kalau pas mau foto2 ada orang pacaran, suami paling bilang gini, "Udah berbaik sangka aja. udah nikah kali.Pengantin baru." Rasanya nggak banget sih kalau ngomongin ada orang pacaran di depan anak2. Hahah..
Btw, tempatnya bagus. Puas main puas foto2 ya.

Balas Hapus
.

Setuju, sekalian refresing dan jadi tahu.
Dan jangan lupa abadikan banyak foto disana..hehe

Balas Hapus
.

Setuju, Mas. Di list aja kalau pas ke Jateng. Jadi nanti bisa main ke tempat wisatanya, salah satunya Kemit Forest ini.

Balas Hapus
.

Kesana aja, Teh. Dan langsung abadikan momen bersama keluarga..he
Biar bisa action cekrek-cekrek :)

Balas Hapus
.

Harus, Teh.
Wah orang Cilacap tah? Harus dateng, biar tahu secara langsung. Dan sekaligus bisa jadi bahan cerita di blog juga..he

Balas Hapus
.

Hehe.. Iya pemdangan alam seperti ini memang bagus dan sangat cocok bagi mereka yang jarang pergi ke alam.

Balas Hapus
.

Udah datengin aja, Teh :D
Ajak keluarga dan liburan deh..hehe

Balas Hapus
.

Iya, Mas. Meskipun setiap daerah rata-rata hampir sama, tapi tiap lokasi wisata selalu punya kekhasan tersendiri.

Lah nggak kok, Mas. Kalau mau lebih jelas cek aja di menu about, ada fotoku...he

Kapan jalan-jalan bareng nih, Mas. Explore Jogja :)

Balas Hapus
.

Betul, Teh. Yang gak hobi juga kalau ke tempat ini masa iya gak mau foto sekali dua kali..wkwk

Balas Hapus
.

Cus, otw kesana langsung aja, Teh..he

Balas Hapus
.

Hehe..Iya, Mas. Tapi mas Alfan sepertinya pas gak di kampung halamannya ya :)

Balas Hapus
.

Hehe..Positifnya aja ya, Teh.
Lah teh Nur kan udah nikah, kan secara gak langsung pacaran sesudah halal.
Hanya saja udah bawa anak..hehe

Nah itu, puas main puas foto-foto :D

Balas Hapus
.

Gak apa-apa, mengerucut, yang penting masih bisa dibaca..hehe

Rasanya biasa aja sih..wkwk
Bebas aja dari dosen. Tapi tanggung jawab justru bertambah, Mas.

Balas Hapus