Menikmati Sore di Grhatama Pustaka Yogyakarta


DiaryMahasiswa.com | Cuaca sore di Yogyakarta saat ini sering sekali mendukung, alias cerah. Itu tandanya aku bisa memanfaatkannya dengan berbagai hal, misalnya bersepeda, bersantai ataupun melakukan berbagai hal yang lainnya. Sore itu aku diajak main sore ke perpustakaan oleh Maman.

Awalnya aku gak mau, karena waktu juga sudah sore. Kurang lebih tepat pukul lima sore aku berangkat ke perpustakaan. Niat awalnya bermain sembari membaca. Aku juga ada buku yang waktu itu belum rampung aku baca.

Untuk bisa melihat bagaimana dalamnya, silahkan baca ini juga : Berkunjung Ke Grhatama Pustaka, Perpustakaan Terbesar SeAsia Tenggara

Sesampainya di perpustakaan ternyata banyak juga para pengunjung yang berdatangan disaat sore. Tapi banyak dari mereka yang sengaja tidak masuk ke perpustakaan. Mereka hanya bersantai duduk diluar sembari menikmati pemandangan sembari mengabadikan foto.

Setelah menyimpan motor, kami keluar lagi untuk mengabadikan foto. Diatas rumput dengan background gedung Grhtama Pustaka Yogyakarta.


Meskipun diluar gedung, tapi aku masih bisa melanjutkan baca buku. Yang selalu nyelip di tas kesayanganku. Dan itu selalu berganti-ganti, tergantung buku yang belum selesai aku baca. Meskipun begitu, membaca diluar tidak selalu nyaman, dengan alasan tempatnya yang terlalu ramai, banyak orang.
Di tempat ini aku rasa tidak hanya sore, justru pagi hari akan lebih nyaman. Terutama cuaca yang cerah dan tempat yang nyaman. Apalagi bersantai di gasibu belakang gedung Grhatama Pustaka ini. Tapi sore itu aku belum sempat bersantai di gasibu, karena ramai, banyak orang yang sedang bersantai.



Aku meluangkan waktu untuk baca, sedangkan Maman sibuk beramain game COC (Clash of Clans). Semenjak punya android, Maman tak pernah telat untuk bermain game itu. Bahkan setiap malam selalu bermain bersama dengan adeknya. Meskipun adeknya berbeda tempat, Maman di Yogyakarta, sedangkan adeknya di Lombok. Malahan adeknya jauh lebih lama bermain game COC (Clash of Clans) dibandingkan dengan Maman. 


Disaat sore tidak hanya kami saja yang duduk. Tapi banyak yang lainnya juga. Satu yang paling aku tidak suka, banyak yang berdua-duaan gitu, yang bahasa kasarnya mah pacaran. Memang tempat ini bebas buat siapa saja. Namun, kurang suka aja liatnya kalau liat orang yang berdua-duaan gitu. Malahan niatnya kami pengen banget duduk di atas, tempat yang berumput juga tapi lokasinya sedikit lebih tinggi.

Kalau duduk disitu bisa lebih menikmati pemandangannya. Kami mencoba sabar untuk bisa bergantian duduk, tapi sampai sore, mereka tidak pidah. Kami berpindah tempat ke dekat gasibuk, dan aku baru tahu di Grhatama Pustaka ini ada tembok, dimana terdapat coretan yang menurut aku keren, apalagi buat background foto.


Kami mencoba mengabadikan foto dengan background tembok keren. Baru tahu juga ternyata tempat ini semakin sore semakin ramai. Terutama lokasi background tembok itu. Setelah aku bergantian fose dengan Maman. Ada bebrapa orang yang datang segnaja untuk mengabadika foto juga.




Disaat aku melihat ke arah gedung perpustakaan, aku melihat seorang perepuan yang sedang tertawa menutupi mulutnya dengan tangan. Aku rasa dia menertawani kami yang sedang berganti-ganti fose foto. 

Gedung Grhatama Pustaka ini, kalau dilihat sore hari serasa hotel yang berbintang-bintang. Tidak lagi seperti perpustakaan. Tapi perpustakaan saat ini memang dibuat senyaman mungkin untuk para pembaca yang datang.


Tak terasa hari mulai malam, kami bergegas untuk masuk ke dalam perpustakaan untuk melaksanaka shalat. Setelah itu baru pulang. Perjalanan ke dalam perpus tidak jauh, tapi kami mencoba memanfaatkan backgound gedung disaat menjelang Maghrib.



Setelah pulang, temanku, Sholeh namanya. Dia mau pergi ke kost Maman, katanya udah lama tidak kumpul. Aku juga tidak langsung pulang, sekalian kumpul dan kebetulan malam terakhir bertemu dengan Imam, sahabatku juga. Dia seharusnya wisuda tahun kemarin, tapi karena ada kendala jadi diundur tahun 2017 ini, in shaa Allah bareng denganku.

Tapi dia sudah selesai sidang diawal tahun, jadi tinggal nunggu wisudanya aja. Sebelum Imam memusutkan pulang alias pulang kampung, dia juga sudah cari-cari kerja di Yogyakarta. Tapi belum rezekinya, karena tidak mau membuang-buang waktu, dia memilih pulang untuk lebih dekat bersama keluarga.


Kami tidak hanya bertiga, kebetulan ada Bayu yang datang juga ke kost Maman, ada juga Tri yang satu kost dengan Maman dan Imam. Kami memutuskan untuk makan bareng bakso jumbo. Bakso yang sederhana, cukup dengan harga Rp. 10.000,- aja.

Baca juga : Bakso Klenger Ratu Sari Yogyakarta


Lagi-lagi diakhir tulisan, aku sering sekali mengakhirinya dengan sebuah makanan, entah itu apa. Yang jelas itu sering, dan kesekian kalinya ini bakso. Ya, semoga aja kalian tidak pengen, apalagi ngiler.

Itulah, caraku menikmati sore di Grhatama Pustaka Yogyakarta. Teman-teman biasanya kemana kalau menghabiskan waktu sorenya ?

April 25, 2017 - 122 komentar

122 comments:

Terima kasih sudah membaca diary kali ini. Jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya. Komentar dari sahabat diary mahasiswa merupakan sebuah apresiasi besar untuk penulis :)

  1. baksonya menggoda mas, kirim satu mas ke palembang. hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha.. nanti keburu basi dijalan kalau di kirim ke Palembang Mas ?

      Delete
    2. bang fajar malah minta kirim ke palembang ya kburu basi bener tuh..he

      Delete
    3. Iya tuh nasi basi, tapi aku penasaran harga bakso di Palembang berapa ya, Mas ?

      Delete
    4. setau gue sih antara 20-25an, tapi gue rasa setiap yg jual beda harga :)

      Delete
    5. Lumayan juga ya, Mas. Tapi aku percaya kalau setiap kota itu harganya beda-beda :)

      Delete
  2. Ngiri deh bisa baca buku di rerumputan hijau gitu, pengen. Wkwk :D

    Abis baca bukunya sampe tuntas bisa guling-gulingan sampe baju penuh rumput. Haha :D

    Tempatnya bagus tuh di, perpusnya, basonya juga bagus kok, tapi bagus diliat doang, gak bisa dirasain, duh duh, bikin laper, untung liat foto basonya bukan pas senin dan kamis, bahaya. Wkwk :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha.. gak guling-guling juga sih Mas..:D
      Kalau lihatnya senin dan kamis, diusahakan bacanya malam ya, Mas..hehe

      Delete
  3. ternyata ada tempat spt itu di jogja ya. bagus jg utk foto2. di dlamnya gak di foto sekalian?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di dalamnya ada di posting sebelumnya kok, coba lihat, udah aku kasih link tulisannya sekalian :)

      Delete
  4. mainnya ke perpustakaan terus ini mas andi, ngeri sekali
    saya yg mau mencoba berkunjung ke situ aja belum terealisasi hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga disegerakn Mas, biar nanti bisa ajak aku juga..hehe

      Delete
  5. Menikmati suasan sore hari di tempat ini rasanya memang sangat nyaman ya seperti yang dituliskan oleh sang admin, selalu membawa buku bacaan kemanapun pergi itu kebiasaan yang belum pernah aku praktekkan, yes maem bakso bareng sehanis jjs asik dong hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mba Maya, nyaman dan menyenangkan, apalagi cuaca yang mendukung..hehe
      Asik dan mantap Mba, so bakso so bakso.. haha

      Delete
  6. Saya penasaran dg dalam perpustakaan tp sayang gak fotonya.
    Wow sekali ya Indonesia punya perpus keren kayak gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada di postingan sebelumnya ko Mba, link tulisannya ada diatas, bisa dilihat :)

      Delete
    2. Gak fokus aku.
      coba aku cek link untuk liat dalam perpusnya..

      Delete
    3. Harus fokus atuh, coba cek aja, ada ko judul dan linknya diatas untuk bisa lihat dalam perpusnya :)

      Delete
  7. Habis baca-baca buku,,, maem baso.. mantap jiwa klo kata orang-orang Mas...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jiwanya yang mantap ya, Mas..hehe
      Makan, makan..he

      Delete
  8. Di gazebo selalu ramai orang berdua. Tapi belum tentu juga pacarnya. Siapa tau temennya, ataupun selingkuhnya, eh.

    Wah! Bakso. Duh, jadi pengen!! Mana murah lagi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sih, tapi ramai banget Mba..he
      Di tempat itu bakso jumbo atau pun biasa sama aja harganya 10rb..he

      Delete
  9. Hi..hi, toss!
    Klo abis pergi2 finishingnya aku juga seringnya bkso, mie ayam ato klo lapernya agak berat..njajan ke warung padang😀😀

    Btw..perpustnya jam operasional mpe mlm ndi? Katroknya diriku..sekali aja blm pernah masuk ke grhatama.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..iya kalau gak bakso ya mie ayam.he

      Kalau hari Senin sampai Jum'at operasi sampai jam 10 malam, kalau Sabtu Minggu itu sampai jam 4 sore Mba..

      Delete
  10. saya pengen banget kesini mas...lihat" koleksi di dlmnya....dulu awal dibangunnya sempat tanya" bangunannya kayak gor gt...ternyata dibangun perpustakaan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba kapan-kapan ke Grhatama Pustaka Mas, asiknya pagi atau tidak sore, pemadangannya bisa lebih bagus dan gak panas dijalan..hehe

      Delete
  11. mantep nya kaks tempat nya.. :O cozy banget apalagi dikelilingi rumput hijau gitu.. ada gravity nya lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mantep, apalagi dalemnya, coba cek di post sebelumnya :)

      Delete
  12. membaca dgn beralaskan rumput seperti itu memang enak ya, apalagi di bawah pohon rindang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak apa lagi ada yg nemenin mbak dewi di samping

      Delete
    2. Kalau dibawah pohon rindang itu asik Mba, semeliwir angin lagi .. hehe

      Delete
  13. Untung baca ini habis makan, jadi gak terlalu ngiler sama baksonya. Walaupun harinya sedang hujan yang bikin ada niat buat beli bakso juga :v

    Wah kalau selama merantau di deket ibukota mah waktu soreku biasanya ya sekitaran sini aja, kalau enggak sedemi di kamar kos ya jalan ke keramaian kayak mall atau ngajakin tempat makan. Pengen sih ke tempat yang asri gitu sayangnya di sini jarang banget ada begituan. Taman ada sih di mall, hihihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. tapi kalau ngiler juga gak apa-apa ko, Mas. Kan makannya gak pake bakso juga ya..hihi

      Hehe.. tapi kalau daerah-daerah pedesaan gitu ada gak Mas ?
      Sebenarnya kalau ke daerah pedesaan gitu asik tuh, Mas. Bisa lebih merasakan kedamaian..hehe

      Delete
  14. Punya hobi membaca bagius tuh, bisa menjadi seorang blogger yg suskes krn banyak pengetahuan yang di dapat dari membaca

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin.. terima kasih, Bu Ida :)
      Sukses juga buat Ibu Ida Farida S.Pd.I :)

      Delete
  15. Baguusss bangeet mas perpustakaannya dari luar :" nyaman jugaa diluar baca" sambil menikmati angin semilir hehee. .

    bisa jd tempat metime lihat bintang jugaa. . wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..iya Mba Lucky, di dalem juga lebih adem, apalagi di waktu siang. Sebih terasa sejuk dan adem :)

      Hehe.. iya tuh asik :)

      Delete
  16. duh, tempat fotonya instagramable jadi pas buat berbagai macam pose, belum lagi itu makanannya enak enak dan baksonya itu lhooooo... ngiler abis

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe.. iya bisa sambil guling-guling juga fotonya :D
      Baksonya masih anget ini Mas..hehe

      Delete
  17. Suka banget sama orang yang suka baca. Aku kapan ya bisa kayak gitu..? haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. ayo baca juga Mba, lebih asik baca buku diluar, lebih bisa menikmati keindahan angin yang semeliwir..he

      Delete
    2. Aku baca kalo lagi ada mood aja sih.. Dan aku kalau baca kudu tenang.. Gak boleh diganggu.. Kapan2 bagi tips membaca bagi pemula dong. hahaha

      Delete
    3. Ah, Mba Jasmi. Aku juga pemula kok. Jadi mau kasih tips apa coba..hehe
      Aku sendiri lagi pengen rutin aja baca, misalnya sehari harus ada yang dibaca, apapun itu, terutama buku :)

      Aku rasa soal keinginannya untuk membacanya yang harus dipaksa..hehe

      Delete
  18. kayaknya tempatnya asik ya? rumputnya bagus buat main bola sama pacar. haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Main bola sama pacar. Lebih asik buat bersantai sembari ngopi Mas..hehe

      Delete
  19. Wah ternyata ada perpus segede itu di yogya ya bang.. Sayangnya orang datang kesitu bukannya membaca malah foto2 gak salah sih tapi agak gimana gitu. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada Mas, coba kalau main ke Jogja bisa main ke Grhatama Pustaka, nanti guling-guling di rumput..hehe

      Delete
  20. gak sukanya karna emang mas Andi jomblo ya? hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebenarnya bukan karena itu sih. Kalau jomblo memang iya, tapi itu pilihanku sendiri, karena dalam Islam tidak ada pacaran..hehe
      Pengennya langsung nikah aja nanti, tapi bukan berarti belum pernah, dulu sempat terjerumus gitu, tapi alhamdulilah udah hijrah :)

      Delete
  21. Gapapa pak, tebal muka aja wkwkkww. Blogger mah emang kudu tahan malu kalo buat konten /?

    Kapan hari ke Jogja disuruh mampir kesini juga sm temen. Tapi krn sendirian saya gamau. Ngeri kalo sepanjang jalan ngobrol sm diri sndiri wkwkw. Tapi gara" baca ini saya ada niatan kuat utk berkunjung suatu saat nanti ehehhe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. demi sebuah foto harus tahan malu.. :D

      Hehe.. enaknya memang sama teman, jadi bisa ada teman selama di perpus.
      Bagus itu, semoga dilain kesempatan ada temannya :)

      Delete
  22. muralnya asyik
    lampu2nya so sweet
    tapi tetep mas, aku fokus sama makanan
    10 ewu pek...
    duh gak sabar nunggu juli :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha.. murah ya 10k mah.
      Emang Juli mau kemana Mas, Jogja kah ?

      Delete
  23. Pelanggaran untuk admin jika tidak maketin baksonya ke Tangerang 😂

    Tempat yang asyik untuk membaca buku, lihat background tadi keren-keren juga pasti yang buat tangan-tangan kreatif.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha.. Btw, di Tangerang berapa harga bakso sekarang Mas

      Hehe..asik dan menyenangkan, makannya betah kalau ke perpus ini :)

      Delete
  24. Seru sih emang baca buku sore sore apalagi kalo pulangnya makan baso haha

    -M.
    http://www.inklocita.com/2017/04/one-day-trip-to-shirakawa-go.html/

    ReplyDelete
  25. jadi mana yang namanya bayu??? hahahah
    nggk kurniawan juga kan nama kepanjangannya?? heheh

    baca novel di kala sore hari itu emng maknyuss.. apalagi yang romance.. wwkwkwkw hawanya bikin melankolis...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu yang pake kacamata namanya Bayu, Mas.
      Haha.. beda, itu Bayu Ari, dan yang ini Bayu Kurniawan..hehe

      Haha..romance nanti endingnya guling-guling ya, Mas..wkwk

      Delete
  26. bakso nya tu... kalau dtg indonesia wajib makan bakso..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. kalau bisa makan bakso Klenger. Sekalian puas.. :D

      Delete
  27. duh maman,, orang lain baca buku ini malah men COC,,,
    Kalau dilihat dari muka2 pemuda yang jajan di warung ini pada mengkhawatirkan,,, kayak jones XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mereka memang memilih untuk tidak kenal perempuan dulu, Mas. Dalam artian pacaran gitu lah. Mereka semua lebih dekat sama komputer dibanding dengan manusia.. haha

      Padahal gak lagi buming ya COC sekarang..hehe

      Delete
    2. bro ahmad sangat dalam itu bilang jonesnya.. haha

      Delete
    3. Haha..biarlah Mas, nanti aku kasih tahu ke teman-temanku langsung..wkwk

      Delete
  28. Di saat Mas Andi baca buku, temennya malah maen hape Wqwqwq. Beda banget, ya. Sampai sekarang, belum pernah main COC. Gak tertarik aja gitu. :D

    Alhamdulillah bacanya pas saya udah menyarap, Mas. Jadi gak laper. :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mas, aku juga gak suka maen COC..hehe
      Haha..emang kalau belum nyarap suka laper ya, Mas :D

      Delete
  29. Menikmati sore yang mantap dengan memanfaatkan waktu untuk membaca di perpus, Perlu di contoh nih. Lihat bakso malah lapar, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan Mas. Kalau laper makan ya, Mas. Kalau mau bakso bisa diambil..hehe

      Delete
  30. Waaahhhh, cantik sekali perpustakaannya ya! Tapi teringin juga sih mahu melihat ruangan dalamnya, nanti share please! Hehe.. Iya, kalau tahu sering saja mengakhiri entry dengan foto makanan, saya pasti nggak scroll hingga penghabisan! Haiihhh bakso di malaysia nyata nggak sama rasanya dengan bakso di sana (tempat asalnya) 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ruangannya udah ada di postingan sebelumnya kok, udah aku kasih link juga diatas, dengan judul tulisan : Berkunjung Ke Grhatama Pustaka, Perpustakaan Terbesar SeAsia Tenggara
      Silahkan di klik aja..hehe

      Oh gitu, kalau di Malaysia harga aslinya berapa bakso ?

      Delete
    2. Wah ada orang Malaysia juga. Penasaran kalau di Malaysia berapa ya harganya ?

      Delete
    3. Aku juga penasaran sama harga bakso disana, tapi tar aku coba tanya si mbah google..he

      Delete
  31. Cantik Grahanya keren. bukunya keren keren gak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. coba lihat di dalamnya, pasti lebih keren lagi.

      Link judul tulisannya ada di post diatas :)

      Delete
  32. Asyek banget dah bisa santai-santai diatas rumput dengan background gedung Grhtama Pustaka Yogyakarta. Bisa dapat inspirasi banyak buat bahan posting blog ya, mas.

    Selebihnya sukses terus dengan travelingnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mas Maman..he
      Aamiin, terima kasih :)

      Sukses juga buat Mas Maman :)

      Delete
  33. gedung grhatama pustaka itu perpustakaan maz?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya perpustakaan. Perpustakaan terbesar seAsia tenggara :)

      Delete
  34. Biar urut, aku coba liat yg ini dlu, diluar. nanti bru lihat dalemnya.. kalau suasna pagi gmana ya, asik spertinya.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan, jangan bayangin tidur di dalam perpus ya..haha

      Delete
  35. gambar2 di temboknya bagus bagus itu mas, keren. Kreatif bgt :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kreatif, jadi bisa buat background foto kan..hehe

      Delete
  36. bakso di jogja masih murah ya, segitu bs knyang kalau buatku.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya murah, masih terjangkau buat mahasiswa..hehe

      Delete
    2. kalau ke jogja bisa nih buat makan bakso murah..hehe

      Delete
    3. Ide bagus tuh, tapi gak cuma bisa menikmati bakso, bisa sekalian jalan-jalan juga dan menikmati kuliner lainnya :)

      Delete
  37. perpisahan sama teman, makan2 bakso jg..asik banget ya..
    tmannya ko mudik, udh gk kuliah ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Temenku udah selesai, dia kebetulan D3. Tinggal nunggu wisuda aja..

      Delete
  38. Lain kali pas saya main ke jogja ajak2 keliling dong :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh Mas, kontak aja..hehe
      Sering ke Jogja ya, Mas ?

      Delete
  39. di Grhatama Pustaka Yogyakarta ada tiga menara yang bikin makin berwibawa tuh gedung ya, blogger mah emang kudu muka tembok sih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mang, muka tembok tapi dapet hasil yang diingkan :)

      Delete
  40. Saya komen apa lagi nih mas... Tapi di akhir cerita ada makan makan bakaso ya... We pasti lebih nikmat karna acara makanya ada banyak temen

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mas, teman diperantuan itu sudah seperti keluarga bagiku :)

      Delete
  41. Asik ya makan2 bareng gitu, shabt sejati mas..:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, diperantauan sahabat itu sudah seperti keluarga.he

      Delete
    2. Asik dong, aslinya dr mana gitu ?
      Udh lama di jogja mas ?

      Delete
    3. Dari Ciamis Mas, lumayan lah, dari 2013 akhir :)

      Delete
  42. kok saya baru denger gedung ini yah? keren juga sih perpustakaannya.kalau boleh nih mas, perpustakaannya bisa minjam buku gak? terus buat kartu perpustakaan gimana?
    asli muralnya keren banget, kreatiflah orang jogja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh pinjam ko mas, dan bisa juga bikin kartu perpustakaannya. Temanku udah bikin kemarin. Aku sendiri belum tahu karena belum sempat bikin Mas.

      Nanti kalau udah aku share in shaa Allah. Atau untuk lebih jelasnya bisa langsung datang ke Grhatama Pustakanya langsung :)

      Iya mas, jadi makin betah kalau tempatnya keren gini :)

      Delete
  43. Aku suka ke perpus ini. Tapi belum jadi jadi bikin kartu perpus nya. Suasana di luar kalo cuaca nya lg enak emang asik bgt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, kalau mendung atau hujan asiknya di dalem aja, baca sambil santai..hehe
      Aku juga belum ko, Mba. Next time kalau kesana lagi bikin :)

      Delete
  44. waaah, gue baru tahu kalau Jogja ternyata punya perpus terbesar se Asia Tenggara lho nggak tangggung tanggung. Khan keren!! Kapan kapan gue harus singgah di Jogja dan ke sana secara gue juga bisa membaca.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ide bagus tuh, sekalian liburn sekalian bisa sembari baca-baca ya, Mba :)

      Delete
  45. Gedung perpusnya selfie-able banget sih. Ini jadi lebih fokus selfie tibang baca buku deh, haha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha..selfie terus bacanya mah gak ya..:D
      Tapi di dalam juga enak buat selfi ko..hehe

      Delete
  46. Makasih buat tulisannya, Mas, membuatku kangen balik ke Jogja :) BTW, lokasi perpustakaannya di mana ya? Temat ini belum ada waktu aku kuliah di sana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo ke Jogja lagi :)
      Alamatnya ada disini : Jalan Janti no.344 Banguntapan Bantul Yogyakarta.

      Dulu kalau boleh tahu tahun berapa ya, Mas?
      Belum lama memang ini perpustakaannya..

      Delete
  47. jadi inge temen kerja, main coc ga kenal waktu. ga ingetumur dah kepala tiga. ahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha..bagi yang suka mah kapan dan dimana saja pasti pasti maen COC.. :D

      Delete
  48. usir aja yg pacarannya hihihi...

    ReplyDelete
  49. Nama perpustakaanya tanggung amat, kayak kurang huruf A di "Grhtama"
    Mantap juga perpustakaan ada taman, rumput buat tidur-tiduran.
    Antara bakso 10 ribu sama warteg 10 ribu, saya masih milih makan nasi. hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sih, nanggung. Tapi aku kadang bacanya ada huruf "a" nya..hehe

      Haha..nanti makannya kalau udah buka puasa, sekarang belum boleh.. :D

      Delete