Menikmati Pagi di Puncak Becici Yogyakarta


DiaryMahasiswa.com | Apa kabar sahabat diary. Aku baru bisa posting lagi di blog ini setelah beberapa hari sakit. Alhamdulilah sekarang sudah baikan. Semoga teman-teman sehat selalu, bisa berbagi dan menginspirasi terus lewat blog. Karena sudah sehat, aku mengawali udara pagi diluar. Tepatnya di puncak becici.

Ceritanya, Mas Isya. Teman satu kost sedang libur kerja. Setelah shalat Subuh mengajakku pergi main. Aku mengusulkan ke puncak becici. Selain belum pernah pergi kesana, katanya pemandangan pagi dan sore bagus. Banyak juga foto yang aku lihat di instagram. Pagi itu kami berangkat. Sebenarnya sudah lama aku ingin pergi ke puncak becici. Ketika aku gowes ke hutan pinus belum sempat karena waktu yang tidak memungkinkan.

Bisa dibaca : 



Dulu sepulang dari hutan pinus hari Jum'at. Sekarang kebalikannya, aku ke puncak becici dihari Jum'at. Lokasi puncak becici berada lebih jauh dari pada hutan pinus. Kurang lebih 2 KM lagi untuk sampai kesana. Dulu rencananya ketiga gowes ingin sekalian kesana. Tapi waktu tidak memungkinkan, ditambah jalannya yang naik membuatku agak kesusahan menaiki sepeda.

Oh, iya, lokasi puncak becici berada di Gunungcilik RT. 07 / RW. 02, Muntuk, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kalau teman-teman pernah ke hutan pinus atau sering mendengar namanya saja. Pasti tidak asing dengan puncak becici. Karena sebagian besar orang yang berkunjung, mereka pergi ke puncak becici terlebih dahulu, pulangnya baru ke hutan pinus. Sebenarnya nama Becici memiliki cerita sejarah tersendiri. Baik, aku ceritakan sejarah singkatnya ya.

Nama Becici berasal dari gabungan kata "ambeg" yang artinya berdiam diri dan kata suci, dua kata yang merujuk pada cerita turun temurun kepercayaan masyarakat setempat. Cerita tentang putra pendiri desa Muntuk yang bertapa di bukit di bagian barat hutan pinus. Kemudian ingin disemayamkan di bukit yang sama ketika meninggal dunia. Terlepas dari benar tidaknya cerita tutur ini, di puncak Bukit Becici memang ditemukan sebuah petilasan menyerupai makam.

Sesampainya di puncak becici, kurang lebih pukul 06.00. Meskipun sudah siang tapi aku berharap bisa mendapatkan pemandangan yang cukup indah. Tempat ini buka sekitar pukul 15.00 sampai 19.00. Jadi sangat cocok bagi para pengunjung untuk melihat sunrise ataupun sunset. Untuk tiket masuknya, semuanya Rp.6.000,- Parkir motor Rp.2.000,- tiket masuk untuk dua orang Rp.4.000,- Satu orangnya dua ribu.

Begitu sampai disana kami disambut dengan pemandangan yang luar biasa indah. Aku serasa berada di atas awan. Sudah lama aku tidak mendaki gunung, di puncak becici ini aku merasa sedikit terobat kangennya. Mas Isya pun langsung minta difoto.


Jum'at pagi, aku rasa sangat cocok waktunya untuk berkunjung ke puncak becici ini. Lebih bisa menikmati pemandangannya karena tidak terlalu ramai pengunjung.  Kami serasa bebas mau foto dimanapun tanpa perlu menunggu bergantian dengan para pengunjung lainnya. Memang ada dua kelompok pengunjung waktu itu. Kurang lebih satu kelompoknya ada yang 3 orang dan 4 orang.


Aku sempat mendengar pembicara kelompok yang tiga orang. Mereka perempuan semua. Ngomongnya lo, gua, lo, gua. Ternyata dia dari Jakarta. Dan dihari itu juga dia sedang membicarakan kepulangannya untuk naik kereta. Perlu disyukuri bagi yang berkunjung atau liburan ke Yogyakarta bisa menikmati keindahannya. Karena diakhir-akhir ini sering sekali terjadi hujan. Tapi hari itu terlihat cerat sekali.


Sedangkan kelompok yang satunya lagi yang berempat. Aku melihat mereka sempat mendorong motor ketika menuju puncak becici. Karena jalannya cukup menanjak. Mereka menggunakan motor matic tapi tidak kuat. Mungkin saja beban mereka cukup berat.hehe Tapi memang cukup tinggi jalannya. Dulu ke hutan pinus saja aku mendorong sepeda capek sekali.


Dari ketinggian puncak becici, kota Yogyakarta terlihat. Sembari bersyukur aku sangat senang sekali karena bisa melihat secara langsung indahnya puncak becici. Tapi sayang teman-teman gowesku belum semuanya kesini. Semoga dilain kesempatan bisa ke tempat ini lagi bersama teman-teman gowesku. Ingin nyoba sore hari, sepertinya lebih indah pemandangannya.

Jujur, awalnya aku kira tidak ada pohon pinus di sekitar puncak ini. Ternyata ada, jadi sebelum ke puncaknya kita melewati pohon pinus terlebih dahulu. Bahkan becici ini disebut juga puncak pinus becici. Udara dipagi hari sedikit membuatku kedinginan. Apalagi bagi mas Isya yang belum sempat mandi sedari berangkat. Dia juga membawa kayu putih, karena dingin.


Pohon pinus disekitar puncak becici juga diambil getahnya oleh warga sekitar. Katanya hingga saat ini puncak becici masih dikelola oleh warga sekitar juga. Dan puncak becici ini dijadikan salah satu destinasi wisata baru yang lagi hits.


Selain dikenal dengan panoramanya yang indah. Kita juga bisa melihat deretan pepohonan hijau dari ketinggian dengan latar pegunungan. Dijamin deh bagi siapa saja yang datang kesini sudah pasti mengabadikan fotonya. Baik selfi ataupun video. Jika teman-teman sudah berada di puncak becici ini jangan khawatir tidak bisa menikmati pemandangan yang lainnya.

Karena ada beberapa tempat atau lokasi yang jaraknya tidak jauh dari puncak becici yakni kebun buah mangunan, hutan pinus mangunan, gua cerme, dan air terjun lepo. Aku sarankan sebaiknya sebelum teman-teman kesini harus mempersiapkan dana yang utama, dan list lokasi yang mau dikunjungi.

Di puncak ini, kami mengelilingi tempat-tempat yang sengaja kami abadikan foto. Rasanya hampir semua kami kelilingi. Ketika aku menuju jembatan kayu ada papan, awalnya aku kira petunjuk arah atau tulisan lokasi. Tetapi bukan, tulisannya FOKUS PADA JALAN. HATI-HATI SAAT MAIN POKEMON GO.

Bagiku tak perlu diperingatkan, karena aku tidak bermain pokemon go, dan selalu fokus sama kamu, ehh, kamsudnya pada jalan...hehe. Lagi pula pokemon sudah lama tak terdengar lagi ya. Tapi siapa tahu ada yang kecanduan sama game pokemon go, jadi sangat penting papan peringatan itu.


Awalnya aku kira tidak kokoh jembatan kayu itu, setelah mas Isya berjalan dan bahkan duduk di pegangannya kuat. Tapi aku menyarankan lebih baik yang merasa berat badannya lebih berat lebih baik jangan duduk di atasnya. Cukup jalan dan berfoto saja. Tak terbayang kalau aku pergi ke puncak becici ini dihari Minggu. Sudah pasti ramai sekali yang berkunjung.


Tepat di depan mas Isya memandang, disitu juga ada semacam gapura, penyangganya dari pohon kelapa. Cukup tinggi, aku memikirkan bagaimana cara menancapkannya. Asli keren, karena belakangnya pemandangan yang keren. Secara berada digubug namun diketinggian.



Agak lama kami menunggu orang yang sedang duduk diatas gardu pandang. Rasanya ingin cepat menikmati pemandangan dari atas gardu pandang. Tapi harus sabar menunggu orang yang sedang diatas turun. Ada tiga orang sebenarnya mereka, yang satu naik gardu pandang, dan yang satunya lagi naik gardu pandang yang ada di sebelahnya. Sedangkan perempuan satu lagi duduk dibawah karena ketakutan naik.


Sempat aku melihatnya naik. Baru sampai tengah tidak jadi karena takut. Aku saranin bagi yang benar-benar takut ketinggian jangan berani coba-coba. Aku sendiri jujur takut juga dengan ketinggian. Tapi aku suka penasaran dan ingin mengabadikan foto diatas gardu pandang. Terlebih ingin melihat pemandangan dari atasnya. Tetap satu, harus hati-hati.

Kami melihat-lihat pemandangan sekitar sembari menunggu mba-mba itu turun. Sempat mengabadikan video juga. Setelah gardu pandang kosong kami berbegas naik karena takut ditempatin oleh orang lain. Tapi waktu itu kami berdua dalam satu gardu. Rencananya mau naik yang satu lagi. Tapi sudah ada orang yang menempati, kebetulan mereka baru datang juga.



Setelah itu kami turun dan ingin mencoba salah satu gardu pandang yang ada di bawah. Tapi kalau berada disana pemandangannya tak kalah keren juga. Karena terasa lebih dekat dengan pemandangan gunung. Sempat jenuh sebenarnya, tapi aku punya cara tersendiri untuk mengobati kejenuhan itu.


Setiap aku main, aku selalu membawa buku. Entah itu bukuku sendiri, buku guruku atau buku yang sebelumnya aku baca tapi belum selesai. Caraku ini bisa juga teman-teman coba. Asik lho baca buku ditempat terbuka, apalagi sembari menikmati pemandangan yang indah. Setelah gardu pandang yang berada dibawah kosong. Kami berbegas untuk naik.


Agak sedikit turun memang, tapi tetap indah pemandangannya. Setahuku pemandangan yang ada gardu pandang seperti ini banyak sekali. Salah satunya di kali biru. Dulu aku pernah kesana, ingin sekali naik di gardunya tapi belum bisa karena ramai sekali. Bahkan temanku, di kalibiru ingin berfoto antri dari pukul 09.00 sampai pukul 13.00 baru bisa foto.


Di gardu pandang ini, lebih sering aku yang difoto. Entah kenapa mas Isya tidak mau. Tapi alhamdulilah lah, sahabat yang baik pasti rela untuk mengabadikan foto sahabatnya, begitupun sebaliknya. Di gardu ini juga ada tulisan, RASA TAKUT JANGANLAH UNTUK DINIKMATI, TETAPI UNTUK DIHADAPI. Teman-teman setuju ?


Ketika aku ada di tempat ini, sebagian orang-orang langsung pulang. Tapi semakin siang beberapa orang datang ke tempat ini. Sepertinya sampai sore bakal ada terus yang berdatangan, tapi sepertinya tidak seramai dihari Minggu. Tapi bagi anak kuliah yang tidak ada jam dipagi itu bisa datang. Menurutku lebih baik dihari-hari sepi, jadi lebih leluasa untuk mengabadikan foto maupun video.

Sebelum ke puncak becici, aku sering melihat foto orang yang sudah ke becici sebelumnya. Baik di blog ataupun instagram. Beberapa kali aku melihat papan yang ada di pohon, yang tulisannya. DILARANG MELEMPAR MANTAN. Di puncak becici aku menemukannya, memang benar-benar ada tulisannya. Dan banyak orang juga yang menjadikan background untuk foto.


Tapi sedikit ada perbedaan, aku melihat di blog entah punya siapa lupa namanya. Papan bertuliskan dilarang melempar mantan itu berbeda dari yang sekarang. Mungkin saja itu dulu dan sekarang sudah diganti. Yang dulu terlihat banyak coretannya juga. Sepertinya banyak orang yang masih suka mencoret-coret ataupun menulis namanya gitu, baik dibatu ataupun dimana saja. Ahh, itu kan kurang baik, jangan ditiru ya.


Setelah puas, kami pun bergegas untuk pulang. Mudah-mudahan dilain kesempatan bisa ke puncak becici lagi. Di becici ini teman-teman jangan khawatir, kalau ada yang laper ataupun haus. Disini juga tersedia warung-warung yang siap membuat kenyang perut. Tersedia juga kamar mandi. Meskipun tempatnya tidak seperti di tempat-tempat makan pada umumnya, tapi disini juga terjaga kebersihannya.


Karena kami melewati hutan pinus pulangnya, jadi sekalian mampir. Aku juga ingin merasakan perbedaannya sama Oktober 2016 dulu aku ke hutan pinus. Mas Isya juga kebetulan belum pernah masuk jadi sekalian jalan-jalan terlebih dahulu sebelum pulang.


Pertama yang aku rasakan perbedaannya yaitu pintu masuk dan keluarnya. Saat ini sudah seperti pintu masuk di wisata-wisata pada umumnya. Dulu aku kesini masih gratis, sekarang bayar Rp.2.000,- Dan untuk parkir motornya juga Rp.2.000,- Untuk harga segitu bagi mahasiswa masih terjangkau. Perbedaan lainnya disini bertambah warung makan.

Baca juga : Suka Duka Bermalam Di Hutan Pinus

Dulu warung di hutan pinus belum begitu banyak seperti sekarang ini. Tempat parkirnya juga khusus, mobil dan motor dipisah. Untuk keluar dari tempat parkir saat ini sudah tidak melalui pintu yang sama. Sempat foto daftar harga makanan dan minuman. Siapa tahu bisa jadi referensi teman-teman yang mau ke hutan pinus.


Di hutan pinus ini kami tidak lama, tidak keliling ke hutan pinus duanya juga. Cuma ditempat yang utama saja, yang pernah dulu aku singgahi. Tapi ramainya luar biasa. Meskipun bukan dihari libur tapi tetap ramai. 


Ada yang baru datang rombongan, entah dari daerah Jogja juga ataupun dari luar Jogja. Begitu dia melihat ayunan langsung mainan seperti orang yang sudah lama tidak naik ayunan, dan itu bergantian dengan teman-temannya. Meskipun sebelumnya aku mainan ayunan tapi tak begitu juga, sewajarnya.


Pusing juga lihat yang main ayunan, aku sempatkan baca buku saja. Sedangkan mas Isya membawa handphoneku, katanya mau keliling lihat-lihat pemandangan. Ketika kami jalan, melihat ada seorang laki-laki yang sedang memohon-mohon sama perempuan. Aku rasa itu sedang berantem. Ucap mas Isya malah lagi shoting buat video gitu.

Kami sengaja mendekat, ternyata berantem lagi, bahkan si laki-laki sampe nangis mohon-mohon gitu. Duh, aku rasa jangan gitu ditempat umum lah, kan jadi pusat perhatian banyak orang yang sedang berkunjung. Tapi tak lama mereka pergi entah kemana. Mungkin pulalng.

Aku juga sempat mengabadikan video selama di puncak becici. Bagi yang mau lihat videonya dibawah ya.


Itulah perjalanku untuk menikmati pagi di puncak becici. Teman-teman sudah pergi ke puncak becici ? Yang belum semoga disegerakan bisa ke puncak ini ya.. aamiin..

March 04, 2017 - 160 komentar

160 comments:

Terima kasih sudah membaca diary kali ini. Jangan lupa tinggalkan komentar kalian ya. Komentar dari sahabat diary mahasiswa merupakan sebuah apresiasi besar untuk penulis :)

  1. Belum pernah ke puncak becici, mas. Pemandangannya indah sekali ya, apalagi kalau dilihat dari gardu pandang pasti bertambah indah. Tapi saya kayaknya nggak berani deh kalau naik gardu pandang, bisa-bisa langsung gemetaran hehe..

    Foto dengan latar belakan hutan pinus ternyata bagus juga ya, eksotik gitu, pohon-pohon pinus seperti pilar-pilar beton :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, dari gardu pandang terlihat lebih tinggi. Nah itu dia kalau mau naik harus hati-hati..hehe

      Hehe..iya, Mba Anjar. Semoga bisa ke Hutan Pinus dan Puncak Becici ya. Biar bisa merasakan langsung pemandangannya :)

      Delete
    2. Namanya terasa asing ditelingaku, Becici. Aku wong Jogja yang tidak pernah kelur rumah.

      Delete
    3. Hehe..ayo coba ke Becici, Mas :)

      Delete
  2. eleuh eleuh kalah ningalikeun nu pasea wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ssstttt,, sanes ningalikeun. Tapi emang katingal.hehe

      Delete
  3. Wah, baca tulisannya om andi yang panjang dan seru bikin jadi pengen jalan-jalan menikmati keindahan alam nech..

    Salam kenal ya om.. semoga kapan-kapan kita bisa kopdar.. haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo jalan-jalan, Mas. Ajak keluarga sekalian ngevlog tuh..hehe
      Salam kenal juga mas..
      aamiin.. Siapa tahu nanti bisa jalan-jalan bareng :)

      Delete
  4. aduh harus ke jogja lagi nih mas. ciyus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo lah, Mas Ikrom ke Jogja dan cekrek-cekrek..hehe

      Delete
  5. Ihhh tempatnya keran ! Besok ah kalo tugas ke jogja main ke situ !

    ReplyDelete
  6. semoga sehat selalu, dan sakitnya jadi penggugur dosa2 :)

    Btw, sayang juga gak cari pokemon disitu, ada peringatan hati2 berarti banyak tuh yg cari pokemon disana, pasti unik2 dan rame, sampe rambu2 khusus buat pokemonnya muncul

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin yaa Allah. Terimakasih, Mas Puput :)

      Haha..aku gak maenan pokemon soalnya mas..hehe
      Bisa jadi ya mas, soalnya ada peringatan gitu. Jangan-jangan sering nongol di gardu pandang ya itu pokemon..haha

      Delete
  7. Bagus banget tempatnya mas.Selain bisa menghirup udara segarr, juga bisa memanjakkan mata ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mba Relita Aprisa :)
      Nah itu dia, cocok banget dipagi hari berada di tempat seperti itu.

      Delete
  8. Bagus ya buat foto2.
    Wah habis sakit ya Mas? Alhamdulillah udah baikan, dah ngelog lagi, semangat!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Mba Wahyu.

      Semangat, semangat ngeblognya :)

      Delete
  9. Pemandangannya keren banget, kalau hari libur gitu suka rame ya mas ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Keren memang, lagi hits juga sekarang. Rame banget, apalagi di hutan pinus kemarin, dihari biasa aja rame. Apalagi Minggu..

      Delete
  10. Wah, asyik juga puncak becici tapi kalau misalnya saya ke sana pasti takut naik gardu pandang itu, saya orangnya penakut soalnya. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..aku juga takut, Mba Lisa. Tapi tetap hati-hati aja..hehe
      Kalau ada ditempatnya langsung bisa dicoba ya :)

      Delete
  11. Amiin.. Aku belum pernah ke sini. Padahal wong jogja. Cakep ya Ndi viewnya..bikin betah mata☺

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh yah, Jogjanya dimana, Mba ?
      Ayo sempatkan, biar tahu langsung..hehe

      Delete
  12. wih ada peringatan hati2 saat main pokemon go, haha brarti di sana ada banyak pokemon bagus nih... eh tp udh ga main ni :D

    emg surga makanan klo jogja tu, di tmpat wisata saja msh murah apalagi di tmpt biasa...

    sedih pas nnton videonya, saya ga ngerti artinya.. wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi, Mas Citra Pradipta Hudoyo. Mungkin saja di gardu pandang banyak..hehe

      Nah itu dia, salah satu aku betah di Jogja karena itu..

      Hehe.. Itu aku pake bahasa sunda, Mas.

      Delete
  13. Duh indahnya pemandangannya.. Itu tidak ada pengamannya gardu pandangnya ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak ada, Mas Dede. Tapi aman ko, asalkan kita hati-hati dan selalu baca doa :)

      Delete
  14. ngebayangin suasana segar di pagi hari. Pasti berasa sehat 10x lipat. Jadi kepengen naik gunung biar dapet feel seperti ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Mas. Selama aku di tempat ini juga merasa kangen naik gunung. Tapi dengan maen main ke puncak becici sedikit terobat.he

      Delete
  15. Dilihat gambar yang banyak membaca buku kakak ini seorang kutu buku, sama seperti saya kemana-mana buku bacaan tetap dalam tas. :)

    Itu gapuranya bagus sekali, tapi sayangnya saya tinggal di Surabaya, jadi jauh mau wisata ke Jogja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. Wah sama ya, aku sendiri punya cara tersendiri kalau lagi main. Ya contohnya aja waktu nunggu orang turun dari gardu pandang..hehe

      Hehe.. Mudah-mudah bisa berkunjung ke Puncak Becici ya, Mba Wulandari. Semoga disegerakan..

      Aku juga pengen exsplor di Surabaya. Kira-kira kemana harusnya ya, maksudnya wisata mana aja yang bagus, Mba di Surabaya ?

      Delete
  16. waaa asik banget liat ijo2nya, jadi pengen jalan2 ke sana juga...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo agendakan aja ya. Nanti kalau ada waktu baru deh jalan-jalan. Semoga bisa ke puncak becici ya :)

      Delete
  17. pemandangannya sangat indah dan subhanalloh menarik hati kecil untuk mengucapkan nikmat syukur kalau melihat pemandangan yang begitu indah, artikelnya sangat bagus gan, sangat ciamik dan rapih pula good kang beda dari yang lain

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih, Kang Komar :)

      Betul, semoga kita bisa menjaga ciptaan-Nya dengan baik.

      Delete
  18. Tempatnya keren ya ndi 😀
    Seperti diatas awan,
    Btw plangnya ngeri kali dilarang melempar pacar haha😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Mas Septian Dwi Cahyo. Nah itu dia yang membuatku kangen mendaki gunung. Tapi dengan aku ke Puncak becici ini, serasa terobati..hehe

      Eittts, bukan pacar tapi mantan (alumni hati).. hehe

      Delete
  19. Bagus yaa emang lagi hits ini tempat di Ig banyak fotonya bersliweran.. Beruntunglah kalau deket bisa kesana kapanpun, jumat pun bisa.

    Kalau saya mah paling ya kesana sabtu minggu kalau gamau ambil cuti hahaa.

    Btw kok masih ada aja ya peringatan pokemon go.
    Emangnya masih ada yang main gak sih ? :D

    Eh eh yang kamu foto sambil bawa buku itu tempatnya mirip mirip sama yang spot foto di kalibiru ya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, aku aja penasaran dan baru Jum'at minggu lagu bisa kesini. Alhamdulilah, bersyukur banget :)

      Hehe..Jum'at sampai Minggu pasti jalan-jalan terus ya, Mba..hehe

      Nah, aku malah gak tau. Soalnya memang bukan pemain pokemon go..hehe
      Tapi sepertinya banyak pokemon disitu, ada peringatannya.he

      Iya betul, bedanya kalau spot di kalibiru lebih tinggi, ada pengamannya dan untuk bisa difoto sama penjaganya kalau tidak salah bayar berapa gitu lupa.

      Soalnya dulu waktu ke kalibiru aku gak sempet foto. Rame terus soalnya..

      Delete
  20. Kalau main ke tempat itu, bisa sekalian ke hutan pinus juga berarti ya mas ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes, tentu bisa. Soalnya Hutan Pinus berada sebelum Puncak Becici. Kurang lebih 2KM jaraknya.

      Delete
  21. tiket masuk + parkirnya murah bener mas, wajib coba kalau pas main ke Jogja ini...

    itu mas mas sama mbak-mbaknya yg lagi marahan tolong dikondisikan mas...hahaha. bikin ngga nyaman buat baca buku + nikmatai pemandangan hutan pinus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wajib itu..hehe
      Iya murah, terjangkau banget buat mahasiswa..wkwk

      Haha.. nanti aku di semport kalau ikut campur, Mas. Nah itu dia gimana ya di tempat gitu lihat yang lagi gak akur..hehe
      Semoga gak ada lagi, Mas.

      Delete
  22. wah keren banget pemandangan di puncak becici ini mas,sebelum sampai puncak sudah mulai bisa menikmati keindahan hutan pinusnya jg.

    jadi pengen kesana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jgan lupa bawa nasi bungkus mas....

      Delete
    2. Betul, Mas Yanto Cungkup. Betul juga tuh harus bawa nasi bungkus sekalian botram. Jadi kan tidak usah beli makan disana..hehe

      Delete
    3. Kalau gak bawa bekal makanan juga bisa beli, Mas. In shaa Allah harganya terjangkau kok :)

      Delete
  23. Keren pemandangannya, rasanya kayak lagi di puncak gunung ya mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, bedanya perjuanganya aja. Kalau mendaki kan butuh berjam-jam untuk samapai. Kalau ke puncak becici ini cukup dengan waktu yang tidak begitu lama, dan jalannya juga mulus..hehe

      Delete
  24. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  25. semoga sehat selalu mas.
    tempatya luar biasa kangen pada tempat - tempat seperti ini. itu ada penringatan dilarang mlempar mantann. emang sering kejadian mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, terimakasih, Mangs Abdul :)

      Nah, kalau itu aku kurang tahu. Tapi bisa aja, dengan rencana baik terlebih dahulu sama mantap kemudian sampai disana dilempar. Ahh, abaikan, fokus saja menikmati pemandangan dan mensyukurinya :)

      Delete
    2. bener bner fokus aja keindahan ah ya.

      Delete
    3. Fokus dan mulai syukuri. Semoga bisa berfose di Puncak Becici, Mangs Abdul :)

      Delete
  26. Oh, ini toh tempat yang sering nongol di feed IG beberapa temenku. Hutan pinus dan yang papan di pohon itu. XD

    Merhatiin amat cewek-cewek yang ngomong "lo-gue" itu dan tau mereka anak Jakarta. :p

    Eh, emang banyak pokemon di situ, yak? Sampai papannya bertuliskan begitu. Wahaha. Dapet sinyal gak ya providerku. Lagian percuma juga, aku gak maen Pokemon GO. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Mas Yoga Akbar Sholihin :)

      Kebetulan waktu itu memang jaraknya tidak jauh, jadi kedengeran aja, dan itu tidak nguping lho..wkwk

      Sama, Mas. Aku juga gak main pokemon. Ada atau tidaknya kurang tahu. Yang jelas papan itu peringatannya..hehe

      Delete
  27. Wah pemandangannya amazing banget mas, suasana segar dan pedesaannya dapat banget tuh. Kalo aku udh foto OOTD kali disana sini xixixi, udah ga konsen pasti kalau diminta baca buku wkwkwk ceritanya keren detail banget,harus nunggu yang lagi di ketinggian, jembatan pandang, ayunan bahkan ada yang berantem. Nice post. Baru pertama kali mampir, salam kenal ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha.. Iya sih, tapi waktu itu memang serasa lama nunggu orang turun dari gardu pandang, jadi aku sempatkan baca aja. Kebetulan, Mas Isya sendiri berkeliling di sekitar membawa handphoneku untuk mengabadikan pemandangan..

      Memang cukup lama itu orang-orang yang ada di gardu pandang, ada yang ngobrol-ngobrol yang lama, ngerokok dan yang lainnya. Jadi capek nunggu..hehe

      Terimakasih, Mba Febrianty Rachma :)
      Semoga sering kesini ya, Mba..he

      Delete
  28. pemandangannya keren, itu murah tenan mas tiketnya
    betah pasti klo ke situ, bisa pesen makan sambil santai

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, terjangkau banget pokoknya..
      Betah banget, bersantai sembari makan dan bisa menikmati pemandangan ya indah itu :)

      Delete
    2. Setuju, selain ada temen. Bisa gantian untuk fotoin ya, Mas :)

      Delete
  29. HAi maas Andy. pemandangan hutan pinusnya keren banget . PAs pagi gitu kabut tebel pasti dingin. Hihih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Mba Rach Alida Bahaweres. Memang dingin apalagi sehabis subuh gitu. Beuh bisa menggigil.hehe

      Delete
  30. Waahh udah makin bagus aja tuh puncak becici. Dulu aku kesitu belum terkenal jaman kkn tiket masuk belum ada. Disitu belum ada apa apa.

    Baca postinganmu jadi rindu pingin kesitu.

    Cowok memohon ke ceweknya, lagi berantem.. seru pasti itu. Hehee..

    ReplyDelete
    Replies

    1. Oh gitu ya. Semakin kesini semakin ada perubahan, Mas Van Di. Apalagi sekarang ini, hist pula Puncak Becici ini. Pasti perlu juga untuk mempercanti, dari situlah bisa jadi tiket masuknya untuk memperbagus fasilitasnya..

      Ayo ke puncak becici lagi, pasti berbeda sama dulu ya.hehe

      Iya itu seru, tapi kalau aku jadi mereka malu lah. Soalnya waktu itu rame banget..

      Delete
  31. Wah wah, kok sempat-sempatnya di tempat umum bertengkar kaya gitu? dasar anak muda wkwk (lah emang lu udah tua dit? -_-)
    Uasli keren banget ya puncak becici nih, kalau di Malang ada sih yang hampir sama kaya puncak becici (tapi minus pohon pinus) namanya Paralayang Batu. sebenernya sih bukan itu nama aslinya tapi, Gunung Banyak (eits, bukan jumlah gunungnya banyak ya. Tapi emang gitu namanya)._.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Meskipun belum tua, setidaknya kami-kami ini sebagai blogger keceh tahu. Tahu dimana tempatnya untuk berlibur dan dimana tempatnya untuk bertengkar. Ehh, aku gak bakal seperti itu lah, kalau pun iya masih ada tempat untuk diselesaikan..hehe

      Bentar, bentar, sepertinya aku sempat denger deh itu nama. Coba nanti aku serching lagiParalayang Batu. Siapa tahu kalau ke Malang bisa main kesana :)

      Nanti coba cari tahu deh, semoga dilain kesempatan bisa exsplor Malang ya :)

      Delete
  32. Subhanallah... itu posisinya di atas awan??
    Soalnya keliatan gunung di atas awan..

    Terus itu ada Pokemon GO nya, sepertinya wabah sampe juga kesana.. hahaha
    Salam kenal. Ku follow ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Mas Abraham Yusuf Indrayana :)
      Kalau tidak salah gunung Merapi dan Merbabu itu yang terlihat..

      Tapi sampe sekarang masih ada aja ya, padahal pokemon sekarang sudah tidak keliatan lagi..hehe

      Salam kenal juga, terimakasih, Mas.

      Delete
  33. Mengapamoh mengapa mataku malah tertuju sama gambar pikachu en baso tusuk kuahnya ndi hahah #fans fanatik baso tusuk eyke

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha.. Mba Nita ini ko fokus ya ke bakso tusuk. Awalnya aku juga bingung, perasaan aku gak post makanan deh, ehh ternyata jeli banget ya..:D

      Masalah kuliner mah gak ketinggalan ya, Mba.

      Delete
  34. mas, kapan kapan. kalau saya kesana sama istri saya. temani ya . jadi tour guide . hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. In shaa Allah, Mas Fajar. Semoga ada waktu dan kesempatan ya :)

      Delete
  35. Ini di jogja ? kok aku baru tahu puncak becici, sebagai mahasiswa yang suka jalan - jalan aku merasa gagal karena tidak tahu ada tempat yang sekeren ini, itu hutan pinus juga keren banget.

    harus kesini pokoknya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul di Jogja, Mas. Semoga bisa pergi ke puncak becici ya, Mas.
      Di tunggu posting jalan-jalannya ya..hehe

      Delete
  36. Panorama alamnya sungguh menyejukkan jiwa ya mas,.cocok buat berkamping dgn sidia....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Si dia yang sudah halal tentunya ya, Mas..hehe
      Keren memang pemandangannya :)

      Delete
  37. Pemandangannya bagus banget! Libur pebaran nanti rencananya mau ke Jogja, kalo memungkinkan kayaknya harus nyoba kesini nih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul tuh, Mas. Semoga bisa kesana ya. Di list saja dulu, takut lupa..hehe

      Delete
  38. Replies
    1. Bukan kelihatannya, Mas.
      Memang asyik dan menyenangkan :)

      Delete
  39. Indah ya,
    aku tadi nggk salah bacakan ada yang mohon-mohon gitu hehe
    ya tempat indah gitu masih sempat berantem juga ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak ko, Mba Maya.
      Memang seperti itu kejadiannya..hehe
      Semoga tidak terjadi lagi ya..

      Delete
  40. Ini sepertinya sebuah laporan perjalanan yaah. Baru denger nih puncak becici kayanya belom banyak yg tau backpaker2 jkt. Tempatnya juga lumayan bagus buat jalan2 unyu. Btw itu menunya murah2 bgt yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Mas Alvino Pandu Maulana. Wisata Puncak Becici juga sedang buming akhir-akhir ini. Apalagi dihari libur pasti sangat ramai sekali para pengunjungnya..

      Cocok tuh, capek jalan-jalan terus makan.hehe

      Delete
  41. Dari namanya kirain tenpatnya ada di Jawa Barat, eh ternyata di Jogja to. Wah, baru tahu nih sama tempat ini. Keren banget pemandangannya dari atas sana ya? Jogja emang punya surga yang tersembunyi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, selain tempatnya para pelajar dan mahasiswa menuntun ilmu. Di Jogja juga tempatnya wisata, banyak yang belum tahu. Sekali kesana pemandangannya indah dan bikin betah :)

      Delete
  42. Tempat yang indah..
    Wah harus mampir ke bantul nih, biar bisa dapat inspirasi baru he..he

    ReplyDelete
    Replies
    1. Indah sekali memang, semoga kita semua bisa menjaganya agar tetap asri :)
      Ide yang bagus, Mas Indra Hidayat. Terkadang dengan mengunjungi tempat seperti ini ide akan bermunculan :)

      Delete
  43. Aku orang mbantul malah belum pernah ke Becici

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo sempatkan, Mas. Nanti di post di blog..hehe

      Delete
  44. gagal fokus sama peringatan Dilarang Melempar Mantan, manggis kali pak dilempar terus janda kudapat haha. Btw jogja wisata lokalnya lagi rame-rame nya ya.

    follback ya mas, salam kenal hehe http://vakansee.blogspot.com/

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha..kenapa pada kesitu ya. Itu salah satu yang membuat unik ini tempat. Harus hati-hati kalau bawa mantan, nanti dilempar.hehe

      Betul, Mas Satya Bhakti Nugraha. Keren-keren memang.

      Siap, Mas.

      Delete
  45. sampean pergi ke puncak becici kok enggak ngomong-ngomong tho mas.., kalau tahu sampean mau pergi ke sana (Puncak Becici) mumgkin aku ikut.., ikut nebeng maksudnya.., hehe


    Setelah lihat post poto sampean di puncak, jadi kepikiran kapan aku bisa pergi ke Puncak Becici ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha..Lha, kalau aku ngomong bilangnya lewat apa, Mas Jeni Show ?

      Semoga disegerakan, Mas. Biar bisa jadi post terbaru di blognya :)

      Delete
  46. Wow, keren ya kalau lokasi wisata pegunungan ada pokestopnya. Bisa betah berlama-lama di situ dong aku. hahaha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..pasti, Mas. Udah murah masuknya, beli makanan terus duduk santai sembari menikmati pemandangan :)

      Delete
  47. Pernah ngalamin sekali ke hutan pinus, pas KKN dulu. Di Ciamis. Memang mantep sih, udaranya sejuk. Mantep buat foto-foto..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, lama juga ya.
      Kok di Ciamis, Mas?
      Tempat seperti itu memang sejuk dan bikin betah ya..he

      Delete
  48. Ajakin aku kesni dong biar bisa poto keren kayak di atas awan

    ReplyDelete
  49. Wah....ternyata kk sangat suka hunting iya. Seperti kk leon, aku pengen bener naik kepuncak gitu tapi apa daya di bandar lampung nggk ada tempat memuncak......huhuhu

    Btw.......makanannya disana murah banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. Santai, di Indonesia ini kan banyak. Semoga suatu saat nanti ada kesempatan untuk menjelajah dan menikmati indahnya ciptaan-Nya..aamiin..

      Ya begitulah, Attar. Terjangkau untuk para pengunjung :)

      Delete
  50. Dulu pas masih baru2nya pernah mampir kesini tp cm sampe depan aja, blm masuk. hehee eh pas mau ksana uda rame bgt. males deh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang pasti sudah beda kalau mas Aji kesana. Apalagi bisa masuk, Mas. Keren pokoknya :)

      Delete
  51. Sungguh bagus tempatnya. Dari gambarnya saja idah keliatan segar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih bagus lagi kalau lihat secara langsung ya, Mas. Semoga bisa ke tempat ini ya :)

      Delete
  52. Weee, habis sakit ya, Mas Andi. Semoga sehat selalu ya, Mas. Ohya, ke Puncak Becici memang enaknya pagi-pagi betul ya, Mas :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Pak. Tapi sekarang sudah sehat, alhamdulilah.
      Aamiin,, Semoga sehat selalu juga ya, Pak :)
      Betul, jadi bisa merasakan udara pagi yang seger :)

      Delete
  53. ya ampun itu papan menu lucu banget..jadi tambah menarik perhatian pengujung ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe..lucu kah, Mba ?
      Menarik dan selalu rame warung makan di sekitaran Hutan Pinus.

      Delete
  54. untuk ukuran tempat wisata yang bisa menawarkan pemandangan indah dan sensasi yang menyenangkan, harga2 muai dari harga masuk dan parkirnya itu sangat murah ya bro... gak ketinggalan, pokemon go pun sempat menjamah tempat itu :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Bro iJeverson :)
      Tapi sayangnya sekarang sudah gak terlihat itu si pokemon..hehe

      Delete
  55. Keren euy...jadi beneran pengin pulang ke jogja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo pulang atuh, Mba. Biar bisa jalan-jalan di Jogja :)

      Delete
  56. Baguuussss... wahh hidupnya penuh dengan piknik.. seru yah.. seandainya bisa jalan2 juga... hyahahahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, Mas Bayu Kurniawan.
      Hehe..cuma meluangkan waktu saja, Mas.
      Ayo jalan-jalan, biar refres pikirannya..hehe

      Delete
  57. makasih y6a broo dah ngajak aku jalan2 ke puncak becici,, padahal waktu intu ngantuk banget. tapi gapapa lah liburanku tidak tidur di kost terus

    Next time. kita kemana lagi nih bro,, besok Minggu aku slow loh... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, Mas Isya :)
      Oke, besok kita otw lagi exsplor Jogja ya. Jangan lupa habis Shubuh siap-siap ya :)

      Delete
  58. ealaaah, dilarang membuang mantan, haha.. betewe, aku juga belum pernah ke Kalibiru, Mas.. males antrinya, haha.. kayaknya mending ke puncak becici aja ya? semoga ketemu pasangan yang lagi "syuting" itu juga, wkwkwk... *becandaaaa*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu, aku juga males. Bisa berjam-jam cuma nunggu pengen berfofo di gardu pandangnya. Pilihan yang cocok tuh, ke becici sama ada gardu pandangnya, aku rasa kalau dipagi hari dihari biasa sepi..he

      Haha..Bukan syuting itu, tapi berantem..:D

      Delete
  59. ena dingin2.
    orang surabaya takjub sama suasana dingin2 soalnya disini gada gituaaan, adanya hutan beton mah wkwk

    mayan bersih ya tempatnya, gak ada sampah2 plastik. apa fotonya sengaja yang bersih2 aja? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh gitu, kalau hutan beton itu memang sering dikunjungi atau gimana ya, Mas Rizal ?

      Haha.. memang bersih itu, nyaman dan terawat juga. Waktu aku kemarin disana, ada beberapa orang yang sedang bersih-bersih.

      Delete
  60. lah Pokemon Go masih jaman aja ya wkwk
    AKu baru tahu ada puncak becici.
    untungnya bang Adi kesananya pas sepi ya,
    kalo rame biasanya keindahanya berkurang,
    tw aku pengen banget foto di plat dilarang melempar mantan,
    haha sangata instagram able sekali :v

    ReplyDelete
  61. Gak tau tuh, sepertinya udah tak terdengar lagi. Perasaan pernah di post deh di blognya mas Khairul. Mungkin cuma review aja, gak kesana.

    Oh, iya, itu Andi mas, bukan Adi..hehe
    Gak tau kenapa disini juga kadang ada yang manggil Adi, padahal Andi. Nugroho juga, padahal Nugraha..hehe

    Haha..boleh tuh, tapi jangan bawa mantan ya, nanti dilempar..#Ehh :D

    ReplyDelete
  62. Di Jogja ya, kemarin rencana aku mau ke sini nih, puncak Becici tapi sampai sekarang belum kesampaian juga hehehe, mau foto di pohon yang ada tempat duduknya itu lho hehehe.

    Ternyata ada tulisan yang lucu juga ya, seperti dilarang lempar mantan, hati-hati saat main pokemon Go, pemandangannya juga sangat keren mas, semoga suatu saat bisa ke sini aku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya di Jogja, Mas.
      Oh itu, semoga disegerakan bisa kesana ya, biar bisa eksis gitu..hehe

      Kalau ke puncak becici, jangan lupa di ceritain di blog ya, Mas.

      Delete
  63. Replies
    1. Ayolah ke Puncak Becici, biar tahu secara langsung mas..hehe

      Delete
  64. Wah lengkap sekali, bisa nih buat panduan kalau mau kesana :D ga ajak-ajak ni mau kesana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh tuh, kemarin mau ajak tapi belum di Jogja kamunya. Tapi dengan baca ini jadi serasa diajak kan..hehe

      Delete
  65. Buset emg masih ada yang mainin Pokemon GO? Gua kira udah habis dimakan jaman tu game. Tapi bahaya juga kalo ada beneran yang main pokemon go disana, bahaya banget buat kehidupan wkwkkk
    Oh ini ternyata tempat yang sering di upload temen gua waktu ke jogja. Tempatnya eksis banget kayaknya dan tempat murah murah ternyata coyyy. Dan gua sampe sekarang masih belum sempet buat kesana, bisanya cuma baca review disini aja :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha.. aku juga kurang tahu, Mas. Setahuku juga udah gk ada itu game :D
      Mungkin saja di tempat itu banyak pokemonnya. Sampe-sampe di peringati..haha

      Betul, tempat yang sedang hits di Jogja. Semoga bisa disegerakan ke puncak becici mas, biar bisa eksis dan mencari pokemon..wkwk

      Delete
  66. waaah, gardu pandangnya seperti itu ya tangganya... aku tuh takut ketinggian tp nth kenapa main bungy jumping suka bgt mas... ato rollercoaster.. krn sbnrnya aku tau itu aman, dan aku pakai pengaman juga.. tp kalo naik2 ke tangga seperti itu, aku ga berani blasss :D... prnh dulu coba, yg ada aku stop di tengah jalan, dan ga berani naik, jg ga berani turun.. takut bgt liat kebawahnya, sampe hrs dibantu akhirnya..

    cakep ya pemandangan puncaknya.. ini ingetin ama puncak sikunir di dieng... kita kayak lg di atas awan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah berarti itu tidak takut, Mba. Untuk di gardu pandang puncak becici sepertinya harus dicoba biar tahu..hehe
      Kalau dikasih pengaman seperti aman, seperti di kali biru gitu.

      Iya, aku aja jadi kangen di atas awan :)

      Delete
  67. Whahaha ternyata kalo pagi pemandanganya jauh lebih agus ya mas adi, masih seger seger berawan gitu. Cakep banget.
    2015. Aktu aku ke jogja sempat ke sana, diajakin ke sa maksudnya, sama seseorang. Mash baru buka kayaknya dulu. Belum banyak yg jualan, tiketnya aja masih 3 ribu udah sama parkir. Jadi pengen kesana lagi, someday deh kalo berkesempatan ke jogja lagi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, kalau pagi terasa banget udara sejuknya :)
      Itu bukan Adi, tapi Andi..hehe

      Semoga bisa ke puncak becici lagi ya. Perbedaannya memang sudah berbeda banget, jauh lebih tertata sekarang.

      Delete
  68. tempatnya instagram-able banget ya mas? :))
    takut juga liat jembatan kayunya, kayak ringkih gitu :|

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mas Yoga. Terlihat seperti itu memang, tapi aku naikin kuat juga kok :)

      Delete
  69. Kayaknya ini deh tempat yang sering upload temen gue yang di jogja. Emang kece dan banyak spot nih. Hehe

    Beneran masuknya cuma segitu ya? Murah banget lah. Ntap deh!

    Kapan gue bisa liburan ke jogja ya. Pengen ah!

    ReplyDelete
    Replies

    1. Betul, Mas Rifqi. Lagi hits juga.
      Iya memang segitu, murah banget pokoknya..
      Semoga disegerakan ya, Mas. Biar bisa foto-foto di puncak becici :)

      Delete
  70. aku orang jogja tapi belum pernah kesana. Wah wah, pohon pinusnya ini sungguh menggoda, pemandangannya luar biasa. Ah kalau mantan, wajib dan layak untuk dilempar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo kesana mas, jalan-jalan sembari refresh.hehe
      Haha.. kasian mas, dulu kan sudah membahagian.. #Eaa..

      Delete
  71. wah keren keren ya mas andi tempatnya
    eh yang ada peringatannya itu kali aja disana banyak pokemon langka atau legend :v terus bnyk yg kesana nyari sampe sampe dibikinin papan peringatan kayak gitu :D

    papan melempar mantan, hahahha unik unik ya mas andi papan peringatannya :D
    kok aku ngerasa harga makanan dan minumannya murah yak :D
    kalo ditempat wisata dikotaku, begh harga bisa nyampe tiga kali lipat dari harga normal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, keren banget. Lebih keren bisa lihat kesana langsung mas..he
      Bisa jadi mas, langka dan banyak sepertinya..haha

      Wah, mahal banget ya, Mas. Tapi di Jogja memang terbilang murah gitu. Makannya aku betah..hehe

      Delete
  72. Aku juga di Yogya tapi belum pernah mampir ke sini nih. Sibuk revisian. Hahaha. Ternyata tulisan 'dilarang melempar mantan' sumbernya dari sini ya. Aku sering lihat di update2 temen, tapi have no idea itu di mana lokasinya hahaha.

    Kalo dibandingin sama hutan pinus Imogiri gimana tuh, Mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, habis revisi harus kesana, Mba. Wajib itu biar refresh pikirannya..he
      Iya betul, awalnya aku juga penasaran, foto dengan tulisan gitu di dapat dari mana, ternyata dari tempat yang lagi hits ini.he

      Menurutku sama bagus juga. Tapi di puncak becici itu lebih terasa segernya, soalnya lebih tinggi tempatnya. Kalau di hutan pinus enaknya teduh gitu, apalagi udara pagi.

      Aku pernah nginap dan habis subuh di hutan pinus, rasanya adem dan seger..he

      Btw, semoga lancar revisinya ya :)

      Delete
  73. Amazing banget pemandangannya mas. Di Yogyakarta enak ya banyak wisata, seperti pegunungan. Soalnya saya lebih suka ke Gunung daripada ke pantai, lebih adem... Sekarang pokemon go udah punah, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mas Hendra, banyak pemandangan dan bikin betah pokoknya..he
      Aku juga suka ke pegunungan mas, di puncak becici ini jadi kangen di atas awan.he

      Haha.. iya itu masih ada aja ya papan peringatannya, mungkin gak ada dan pindah di puncak becici..:D

      Delete
  74. Mantap bangan view pemandangannya Mas, terasa di atas awan. Keren banget sumpah. Pengen banget kesana, semoga kaki ini bisa menginjakkannya ke Puncak Becici

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mba, enaknya pagi-pagi itu dapat view seperti ini. Semoga disegerakan bisa ke Puncak Becici ya, Mba :)

      Delete
  75. Sekarang banyak wisata bermunculan dengan bernuansa rumah pohon gitu ya mas :-)
    btw pemandanganya Masya Allah.. seperti dilautan awan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul Mas, hampir di beberapa tempat wisata baru pasti ada rumah pohon gitu.. Iya mas, rasanya lagi mendaki itu..hehe

      Delete
  76. aku paling suka kalau tmpt wisata yg ada rmh pohon nya gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama mas, biar bisa menikmati pemandangannya dari ketinggian ya :)

      Delete